Abstrak
ABSTRAK INDAH KURNIATI, NIM:1930101077, Judul Skripsi “Problematika Pengelompokan Siswa Kelas Unggul Dan Kelas Reguler Pada Mata Pelajaran Pai Di Smp Negeri 2 Gunung Talang”. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, universitas Islam Negeri(UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah SMP Negeri 2 Gunung Talang yang menerapkan program pengelompokan siswa kelas unggul dan reguler yang bedampak pada guru dan siswa. Penelitian ini diangkat dengan tujuan untuk untuk melihat problematika pengelompokan siswa kelas unggul dan reguler pada mata pelajaran PAI dari aspek guru dan siswa di SMP Negeri 2 gunung Talang. Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan pengumpulan dokumentasi berupa dokumen-dokumen pendukung penelitian. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan berdasarkan permasalahan yang terjadi di lapangan dengan menggunakan kalimat yang efektif dan mudah dimengerti. Dalam hal ini peneliti mewawancarai informan dari guru PAI dan 6 orang siswa yang terdiri dari 3 orang siswa unggul dan 3 orang siswa reguler kelas VIII SMP Negeri 2 Gunung Talang. Hasil penelitian yang didapat adalah program pengelompokan siswa kelas unggul dan reguler pada mata pelajaran PAI di SMP Negeri 2 Gunung Talang terdapat problematika dari aspek guru dan juga siswa. 1) Aspek gur; sebelum melaksanakan proses pembelajajran tentunya seorang guru harus menyiapkan perangkat pembelajarannya. Salah satunya modul ajar, dalam hal ini guru menggunakan modul ajar yang saam untuk kelas unggul dan reguler. Hal ini tidak sesuai dengan prinsip yang ada dalam kurikulum merdeka, dalam perancangan kegiatan pembelajaran harus disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan siswa. Hal ini juga akan berdampak pada siswa yang berakibat tidak tercapainya tujuan pembelajaran secara maksimal. Seterusnya penyampaian materi tidak maksimal lagi oleh guru, penggunaan media dan kurangnya motivasi terhadap siswa yang ada dikela reguler sehingga terjadila deskriminasi dengan membanding-bandingkan siswa unggul dan reguler. 2) Aspek siswa: akibat salah satunya kelompok siswa diutamakan oleh guru membuatnya menjadi sombong. Ini merupakan karakter yang tidak disenangi dan dibenci dalam ajaran islam. Sehingga berdapak pada satu kelompok lainnya yang akan menjadi minder. Didukung lagi dengan perhatian tenaga pendidik yang kurang terhadap siswa reguler ini , dan interaksi sosial anatara kedua kelompok ini menjadi tidak baik begutu juga keterampilan komunikasinya.