Abstrak
Kurikulum mandiri merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, kontennya akan dioptimalkan agar siswa memiliki waktu yang cukup untuk mendalami konsep dan memperkuat kompetensi. Perkembangan pembelajaran berbasis teknologi dan informasi dalam kurikulum mandiri harus diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk Pendidikan Agama Islam. Media yang digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam cenderung menggunakan papan tulis sebagai alat bantu untuk menyampaikan informasi materi ajar, hal ini berdampak pada minat dan kualitas belajar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan produk yang dikembangkan yaitu video pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implement, and Evaluation). Alat pengumpul data berupa lembar validasi dan angket. Subjek uji coba produk berlokasi di SMA Negeri 2 Lintau. Teknik analisis data untuk angket validasi dan respon menggunakan Formula Aiken. Berdasarkan hasil uji validitas video pembelajaran diperoleh nilai 0,82 dengan kriteria sangat valid dan uji praktikalitas video pembelajaran diperoleh nilai 0,81 dengan kriteria sangat praktis. Kesimpulannya adalah media video pembelajaran berbasis kurikulum mandiri menggunakan aplikasi KineMaster pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas layak digunakan dalam pembelajaran.