Abstrak
Agakhan Tofano, NIM 2130404004. Judul Skripsi ― Ánalisis Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah Chiwings Humaira di Kota Payakumbuh‖ Program Studi Manajamen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah ketatnya persaingan pada industri kuliner makanan cepat saji di Kota Payakumbuh. Chiwings Humaira menghadapi tantangan berupa penurunan tren penjualan dari bulan Januari hingga Agustus 2025 serta posisi pasar yang masih berada di bawah pesaing utama dalam hal jumlah penjualan dan penetrasi harga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal (kekuatan dan kelemahan) serta faktor eksternal (peluang dan ancaman) dalam menjalankan usaha guna merumuskan strategi pengembangan usaha yang tepat bagi Chiwings Humaira dalam mencapai visi sebagai market leader. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan dokumentasi berupa data penjualan,jenis produk dan beberapa sumber yang di dapat melalui dokumen usaha. Analisis yang dilakukan menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, peluang, kelemahan, dan ancaman yang di hadapi oleh usaha Chiwings Humaira di Kota Payakumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Chiwings Humaira terletak pada kualitas produk yang konsisten,unik dan bersertifikasi halal,pemasok terpercaya dan bahan baku berkualitas,pengawasan produksi yang ketat dan dukungan yang kuat dari keluarga dan masyarakat, Sementara kelemahan utamanya adalah keterbatasan modal, pemasaran yang monoton, dan kemasan produk yang belum optimal dan kurang menarik. Peluang besar tersedia melalui perubahan gaya hidup masyarakat yang menginginkan makanan praktis karena permintaan yang stabil dan potensi kerja sama, namun ancaman datang dari persaingan yang ketat dan fluktuasi harga bahan baku ayam dalam pembuatan chiwings. Berdasarkan analisis SWOT, strategi pengembangan yang direkomendasikan mencakup peningkatan efisiensi operasional melalui peningkatan produksi,, optimalisasi pemasaran digital melalui perbaikan desain kemasan (branding),mengakses bantuan UMKM untuk meningkatkan kapasitas modal, serta diversifikasi menu untuk mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan harga.