Abstrak
Nilmaya Suci, NIM. 1830109038, Judul Skripsi: “Pengaruh Metode Bermain Peran Dan Konsep Diri Terhadap Keterampilan Menolong Diri Sendiri Anak Usia 4-5 Tahun Taman Kanak-Kanak Lenggogeni Dan SKB 2 Kecamatan Sungai Tarab”. Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar (2022). Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah keterampilan menolong diri sendiri anak masih rendah, anak belum mampu untuk menolong diri sendiri. Kemudian, guru juga belum memberikan stimulasi pada anak untuk dapat menolong dirinya sendiri. Masih terdapat beberapa anak sulit menggunakan sendok pada saat makan, serta anak juga tidak mau melakukan kegiatan sendiri sehingga anak masih memerlukan bantuan dari orang dewasa atau guru disekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran dan konsep diri terhadap keterampilan menolong diri sendiri anak usia 4-5 tahun di TK Lenggogeni dan SKB 2 Kecamatan Sungai Tarab. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen dengan desain treatmen by level 2 x 2. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak di TK Lenggogeni dan SKB 2 Kecamatan Sungai Tarab dengan teknik pengumpulan sampel menggunakan Multi Stage Random Sampling. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik deskriptif berupa deskripsi data hasil penelitian, sedangkan analisis statistik inferensial berupa uji ANAVA dua jalur dan uji tukey dengan taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh metode bermain peran dan konsep diri terhadap keterampilan menolong diri sendiri dengan uji ANAVA dua jalur sebesar fhitung = 8449,465 > f tabel = 4,26. Selain itu, F (OAB) = 6.116 > ftabel = 4,26. Terdapat interaksi antara metode bermain peran dan konsep diri terhadap keterampilan menolong diri sendiri dengan Fhitung = 48, 407 > ftabel = 4,26. Berdasarkan hasil uji tukey diperoleh Qhitung A1B1-A2B1 = 8,63 > Qtabel = 4,60. Hal ini menunjukkan bahwa pada kelompok anak yang menunjukkan konsep diri tinggi, keterampilan menolong diri sendiri anak yang diberikan metode bermain peran makro lebih tinggi dibandingkan kelompok anak yang diberikan metode bermain peran mikro. Hasil uji tukey yang diperoleh nilai Qhitung A1B2-A2B2 = 5,41 > Qtabel = 4,60. Hal ini menunjukkan bahwa kelompok anak yang yang menunjukkan konsep diri rendah, keterampilan meolong diri sendiri anak yang diberikan metode bermain peran mikro. Dengan demikian masing-masing H1 pada setiap hipotesis diterima.