Abstrak
ABSTRAK VALLY REFALDI/ NIM. 1730402082, Judul skripsi : “ Peran Program Kelompok Usaha Bersama dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Kelurahan Balai-Balai Kecamatan Padang Panjang Barat ”, Program Strata Satu (S1) Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2021. Penelitian ini dilatar belakangi oleh munculnya gagasan pemberdayaan masyarakat melalui program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebagai salah satu strategi pembangunan ekonomi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, akan tetapi dalam pelaksanaan di lapangan kinerja kelompok terhadap tugas dan kewajibannya untuk keberlanjutan program tersebut sangatlah rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran program kelompok usaha bersama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta untuk mengetahui apa saja faktor yang menjadi hambatan dan pendukung keberlangsungan program. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Peran KUBE dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah sebagai wadah bagi masyarakat dalam mengembangkan diri mereka, serta berperan sebagai solusi bagi masyarakat untuk mencapai kesejahteraan keluarganya. program KUBE ini diantaranya adalah kegiatan simpan pinjam, pembinaan usaha, dan pengembangan usaha. Dengan adanya program KUBE ini hampir seluruh anggota merasakan adanya peningkatan terhadap ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya, kemudian sebagian anggota merasakan pula adanya peningkatan terhadap kesejahteraan mereka yang ditandai dengan adanya peningkatan kesempatan kerja, meningkatnya pendapatan, terpenuhinya kebutuhan pangan, dan meningkatnya tingkat Pendidikan. Adapun Faktor pendukung diantaranya, adanya keaktifan pendamping KUBE dalam menjalani tugasnya, adanya motivasi beberapa anggota KUBE dalam mengembangkan usaha, dan anggota juga tidak terlalu dibebankan dalam pembayaran atas pinjaman dana bantuan, sedangkan Faktor penghambat diantaranya, adanya kesibukan lain dari beberapa anggota KUBE yang membuat anggota tersebut tidak aktif dalam kegiatan KUBE, kurangnya kesadaran dan antusias dari anggota terhadap tanggung jawabnya didalam KUBE,serta anggapan bahwa bantuan dana dari program KUBE merupakan bantuan lepas dan tak perlu dibayar cicilannya.