Abstrak
NOVITA SARI 15300600045, “PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) PADA MATERI SISTEM GERAK DI KELAS XII IPA SMAN I LINTAU BUO”. Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2020. Penelitian ini dilatar belakangi karena Lembar Kerja Siswa (LKS) yang digunakan di SMAN I Lintau Buo tersebut, memuat materi yang banyak dan sedikit latihan soal. Sehingga, siswa menjadi tidak aktif dan belum mampu menyampaikan argumentasi atau pendapatnya dalam proses belajar mengajar. Sedangkan, dalam LKS yang sebenarnya adalah memuat materi yang sedikit dan banyak latihan soal. Hal ini menyebabkan siswa terlatih dalam mengerjakan latihan soal yang ada dalam LKS tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut maka, diperlukan bahan ajar berupa LKS argumentasi siswa yang valid dan praktis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan Lembar Kerja Siswa (LKS) materi sistem gerak kelas XI IPA SMAN I Lintau Buo yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan 4D (define, design, dev elop dan disseminate). Tetapi rancangan penelitian pengembangan pada penelitian ini hanya terdiri dari 3 tahap yaitu : (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, dalam tahap ini dilakukan wawancara dengan guru, analisis siswa dan meriview literature tentang LKS, (2) tahap design, dilakukan untuk menyiapkan LKS argumentasi siswa, dan (3) tahap pengembangan, hasil dari LKS yang dirancang dilanjutkan pada uji validitas, praktikalitas, Lembar kerja Siswa (LKS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Lembar Kerja Siswa (LKS) sudah memenuhi kriteria valid dengan hasil persentase validasi yang diperoleh adalah 80 %, (2) LKS sudah memenuhi kriteria sangat praktis yang telah diuji cobakan kepada 29 orang siswa kelas XI IPA II dengan hasil persentase angket respon siswa adalah 82% dan hasil persentase angket respon guru adalah 76 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan di SMAN I Lintau Buo telah memenuhi kriteria valid baik dari segi kelayakan isi dan tujuan, kualitas instruksional, kualitas teknis dan LKS sudah dinyatakan sangat praktis dilihat dari segi kemudahan siswa menggunakan LKS, yang membuat siswa lebih mudah untuk memahami materi dan menemukan konsep dalam proses pembelajaran.