Profil penulis
Sha
1.098 karya publik ditemukan.
New Understanding Chemistry for Advanced Level
Percakapan cendekiawan tentang pembaharuan pemikiran Islam di Indonesia
Kumpulan Dzikir dan Doa Shahih
Doa dan dzikir adalah senjata mukmin sebagiamana pernah di pesanakan oleh Baginda Rasulullah SAW. Makanya, kehidupan manusia tidak boleh sepi dari doa dan tak boleh sunyi dari dzikir. Setiap hari, bahkan hampir setiap melakukan kegiatan apapun, syariat yang suci ini mengajarkan ummatnya untuk berdoa. Nah... buku ini kami hadirkan untuk membantu anda dalam kehidupan sehari-hari mudah dihafal dan tentunya setelah melalui seleksi riwayat, mengingat tidak semua dzikir yang termakhtub dalam banyak buku riwayatnya shahih dari Rasulullah SAW. Sebuah buku islami dari Khalis Media (Mirqat Group)
Silk Road to Sinkiang
Progressive Failure Analysis of Laminated Composites Subjected to In-plane Tensile and Shear Loads
Ilmu, filsafat dan agama
Makna simbolik tumbuh-tumbuhan dan bangunan kraton
Javanese text (roman), Indonesian translation, and literary criticism of Serat Salokapatra, an old Javanese poem on the meaning of flora and Yogyakarta kraton symbols.
Arun pustakmala praveshika
Information Technology Laws
The Prophets of the East, Short Biographies of Buddha, Christ and Muhammad
Contract Design and Credit Rationing in International Lending to LDCS
D.C. Sharma abhinandan granth
Globalization, EU partnership, and income distribution in Egypt
Teaching English Learners and Students with Learning Difficulties in an Inclusive Classroom
This guidebook offers powerful, concrete ways to engage all middle and high school students -- especially English learners and students with other special needs -- in successful learning. Teachers will benefit from the practical, evidence-based approaches for teaching standards-based content in any subject area. School and district leaders will benefit from the sustainable schoolwide and districtwide practices that respect diversity and support inclusion. Authors John Carr and Sharen Bertrando provide invaluable insight, tools, and strategies, including: An effective framework for teaching diverse learners in any core discipline Specific steps and resources for helping students organize concepts, develop appropriate use of academic language, and communicate ideas effectively Rubrics identifying key characteristics of five English language proficiency levels, along with teaching strategies appropriate for each Methods for scaffolding assessments to ensure every student has a fair and accurate way to communicate what he or she is learning A lesson plan template for combining and putting into practice all of the ideas, approaches, and tools included in this guidebook
A Communicative Course in English
ESL Basal Series. Second half of level 1 in a six level series.
AKURASI KOREKSI WAKTU DALAM PENETAPAN AWAL WAKTU SALAT
Dalam penelitian ini, penulis menggambarkan dan menganalisa tingkat akurasi koreksi waktu dalam penetapan awal waktu salat dan dampak koreksi waktu tersebut terhadap keabsahan ibadah. Dalam penelitian ini, penulis membatasi ruang lingkup pembahasan pada tingkat akurasi koreksi waktu salat dan dampaknya dalam penetapan awal waktu salat. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisa, dan menelaah tingkat akurasi koreksi waktu dalam penetapan awal waktu salat dan menambah menambah khazanah keilmuan bagi penulis dan sebagai sumbangan pemikiran (kontribusi) mengenai koreksi waktu dalam penetapan waktu salat Dari perhitungan tingkat akurasi tersebut selanjutnya dilakukan analisis terhadap masing-masing daerah yang menjadi objek perhitungan, serta dianalisis dampak koreksi waktu tersebut berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan. Data tersebut kemudian dihimpun melalui pembacaan dan pengkajian teks dan selanjutnya dianalisisa dengan metode deskriktif –analisis. Pada penulisan ini, hasil analisa yang diperoleh dari perhitungan tingkat akurasi tersebut. Tingkat akurasi koreksi waktu salat menjadi kurang akurat apabila sudah berjauhan jarak dengan daerah acuannya. Koreksi waktu dapat dipergunakan dalam hal, apabila tidak adanya jadwal waktu salat daerah yang diinginkan. Hal ini dapat dipertimbangkan dengan meletakkan ihtiyat pada waktu yang dikoreksi tersebut. Untuk melakukan salat wajib gunakanlah waktu salat dengan perhitungan sendiri tanpa mengacu daerah lain. Namun, apabila Kementerian Agama setempat tidak mengeluarkan waktu salat, maka dapat pergunakan waktu salat dengan mengacu kepada daerah lain yang berdekatan wilayahnya dengan melakukan ihtiyat. Begitupula halnya puasa, dalam memulai puasa atau waktu Imsak dapat menggunakan ihtiyat dengan memakai waktu lebih cepat daripada waktu yang sesungguhnya. Sama halnya penggunaan ihtiyat dalam berbuka, dengan memakai waktu lebih lambat daripada waktu yang sesungguhnya.