Profil penulis
SULASTRI
34 karya publik ditemukan.
Pengaruh herbisida MCPA dan herbisida 2, 4-D terhadap pertumbuhan dan produksi tiga varietas padi sawah
Seni marawis dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya
On marawis art in Tasikmalaya, Jawa Barat Province, Indonesia, a popular Islamic-based dance using percussion instrument.
Pengaruh usia remaja terhadap terjadinya pelanggaran lalu lintas di wilayah POLTABES Bandung pada tahun 1996
Laporan penelitian
Keanekaragaman jenis-jenis lumut di daerah pascabencana Merapi
Diversity of bryophyte flora in area of post Merapi volcano eruption, Jawa Tengah Province; research report.
Dorongan kewirausahaan dalam membentuk strategi pengembangan koperasi menuju era pasar bebas
Glosarium teknik listrik
English-Indonesian dictionary of electric engineering terms.
Kesinoniman dalam bahasa Indonesia
Indonesian synonyms.
Pengembangan Media Pembelajaran Buku Saku Matematika pada Materi Peluang di Kelas IXB SMP Negeri 2 Sungai Tarab
Pelaksanaan program kelangsungan hidup, perkembangan, perlindungan ibu dan anak (KHPPIA) bagi kelompok sasaran ibu hamil dan ibu bersalin di Kabupaten Bandung
PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN FARMASI DENGAN RASIO PROFITABILITAS
SULASTRI. NIM 13 231 103 judul SKRIPSI “PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN FARMASI DENGAN RASIO PROFITABILITAS”. Jurusan Ekonomi Syariah/Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam SKRIPSI ini adalahbagaimana kinerja keuangan perusahaan Farmasi yang diukur dengan rasio profitabilitas.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuikinerja keuangan perusahaan Farmasi dengan rasio profitabilitas. Metode penelitian yang digunakanadalahpenelitiankuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi berupa laporan keuangan & tahunan perusahaan Farmasi periode 2012-2016. Teknik analisis data menggunakan analisis rasio keuangan dengan profitabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwaperusahaan MERK dan SQBB memiliki kondisi kinerja keuangan yang baik. Analisis GPM, OPM, NPM, ROA, ROI, dan ROE berada diatas rata-rata industri ini berarti perusahaan dapat menghasilkan laba secara optimal. Sedangkan analisis OR berada dibawah rata-rata industri yang berarti perusahaan mampu meminimalisir biaya operasi untuk setiap penjualan yang dilakukan sehingga dapat menghasilkan laba yang optimal. Sedangkan perusahaan KAEF, INAF, dan TPSC memiliki kondisi kinerja keuangan yang kurang baik. Analisis GPM, OPM, NPM, ROA, ROI, dan ROE berada dibawah rata-rata industri ini berarti perusahaan tidak dapat menghasilkan laba secara optimal. Sedangkan analisis OR berada diatas rata-rata industri yang berarti perusahaan tidak mampu meminimalisir biaya operasi untuk setiap penjualan yang dilakukan sehingga perusahaan tidak dapat menghasilkan laba yang optimal. Perusahaan KLBF berada dalam kondisi baik jika dilihat dari analisis rasio GPM, NPM, ROA, ROI dan ROE yang berada diatas rata-rata industri, Perusahaan SIDO berada dalam kondisi baik jika dilihat dari analisis rasio OPM, NPM, ROA, dan ROI karena berada diatas rata-rata industri sedangkan rasio OR berada dibawah rata-rata industri.Perusahaan DVLA dan PYFA berada dalam kondisi baik hanya pada analisis rasio GPM karena berada diatas rata-rata industri, sementara untuk rasio lain berada dalam kondisi kurang baik yang berada dibawah rata-rata industri.
PENYUSUNAN ANGGARAN DALAM RANGKA OPTIMALISASI OPERASIONAL PERUSAHAAN PADA PABRIK AULYA PAYAKUMBUH
Sri Sulastri, Nim 13 231 099, Judul Skripsi “Penyusunan Anggaran dalam Rangka Optimalisasi Operasional Perusahaan pada Pabrik Aulya Payakumbuh” , Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar , Tahun 2017. Dibimbing oleh Nasfizar Guspendri, SE., M.Si dan Ifelda Nengsih, SEI.,MA. Permasalahan yang dibahas dalam penulisan skripsi ini adalah bagaimana penyusunan anggaran dalam rangka optimalisasi operasional perusahaan pada pabrik Aulya Payakumbuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran penyusunan anggaran operasional pada pabrik Aulya Payakumbuh agar operasional perusahaan berjalan optimal. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah deskriptif kuantitatif, karena dalam penelitian ini penulis mengolah data keuangan dan data penjualan serta menyusunnya kedalam anggaran operasional perusahaan untuk tahun 2017 yang disusun kedalam anggaran bulanan. Pabrik Aulya Payakumbuh berada di Kelurahan Payolansek, Koto Nan IV Payakumbuh. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi berupa data penjualan januari sampai Desember tahun 2012-2016, dan data bahan baku. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, pabrik Aulya Payakumbuh belum melakukan penyusunan anggaran operasional. Penelitian ini memberikan gambaran penyusunan anggaran operasional untuk produk jagung goreng, kerupuk bawang pangsit, dan serundeng 200 gram, yaitu a. penyusunan anggaran penjualan dengan metode least square karena dari data penjualan tahun 2016 apabila digambarkan dengan diagram cenderung berbentuk garis lurus b. anggaran produksi, dimana persediaan akhir untuk tahun 2017 berpedoman pada persediaan akhir barang jadi tahun 2016 yang dilakukan dengan metode Fifo, c. anggaran kebutuhan dan pembelian bahan baku, d. anggaran tenaga kerja langsung, e. anggaran overhead pabrik, f. anggaran harga pokok produksi, g. anggaran persediaan bahan baku dan barang jadi, h. anggaran harga pokok penjualan, i. anggaran biaya administrasi dan umum, i. anggaran biaya pemasaran, dan, j. anggaran laba rugi. Semua anggaran tersebut merupakan bagian dari anggaran operasional yang disusun untuk tahun 2017 kedalam anggaran bulanan.
PENCATATAN NIKAH DALAM PENDEKATAN MASLAHAH
<p><em>Marriage is basically the main element in the establishment of sakinah, mawaddah and rahmah family. Consequently, to realize such expected family, fixed laws are needed. The implementation of such laws in marriage is aimed at maintaining rights, ….. and responsibilities of the family members in order to realize everlasting and qualified family which is suitable with marriage purposes. Therefore, administrating marriage which has been stated in laws is becoming obligation to carry out. If it is viewed further from maslahah approach, administrating marriage can be included into maslahah in the level of dharuriyah in which such maslahah must be fulfilled unless it will jeopardize the existence of nasab.</em></p><p><strong>Kata kunci: </strong>pencatatan, nikah, maslahah</p>