Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SILVIA

89 karya publik ditemukan.

2026: 82025: 92024: 112023: 82022: 102021: 62020: 92018: 62017: 13

Jirek gadang

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

On the architectural aspects of Minangkabau traditional house in Sumatera Barat Province, Indonesia.

PENERAPAN KOMBINASI STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS XI DI SMA N 2 SUNGAI TARAB

2017 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa khususnya kelas XI di SMA N 2 Sungai Tarab masih belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata Ulangan Harian. Rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa diduga salah satu penyebabnya adalah proses pembelajaran yang terjadi dikelas terpusat pada guru (teacher centered), guru belum mengkombinasikan strategi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sehingga siswa menjadi bosan, kurang aktif dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan perbaikan dalam proses pembelajaran, salah satunya yaitu dengan menerapkan strategi pembelajaran kontekstual dan inkuiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran kontekstual dan Inkuiri lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional pada pembelajaran Pendidiakan Agama Islam dalam materi Jual Beli Terlarang dalam Islam siswa kelas XI SMA N 2 Sungai Tarab. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian randomized control group only design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA N 2 Sungai Tarab tahun ajaran 2016/2017 yang ter diri dari 84 orang siswa. Teknik penentuan sampel adalah menggunakan simple random sampling dan diperoleh jumlah sampel yang diteliti sebanyak 61 orang, 31 orang kelas eksperimen dan 30 orang kelas kontrol. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes essay. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa pada kelas eksperimen adalah 81,96 dengan persentase ketuntasan 87,09% sedangkan, rata-rata yang diperoleh pada kelas kontrol adalah 75,13dengan persentase ketuntasan 50%. Dari perhitungan diperoleh thitung = 5,78 dan ttabel = 2,02. Oleh karena thitung > ttabel maka H1 diterima. Jadi, dapat dikemukakan bahwa hasil belajar siswa dengan penerapan kombinasi strategi pembelajaran kontekstual dan inkuiri lebih baik daripada pembelajaran Konvensional pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI di SMA N 2 Sungai Tarab.

Cultural Heritage, Cultural Rights, Cultural Diversity

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

This volume explores the recent evolution of cultural heritage law which has resulted in the emergence of a new international conscience, rooted in the awareness that cultural heritage represents a holistic notion strongly connected with the identity of peoples.

ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH METEMATIKA SISWA KELAS VIII.8 MTsN BATUSANGKAR

2017 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini didasari oleh kemampuan representasi matematis siswa yang masih kurang. Dimana sebagian siswa masih kurang mampu dalam menyajikan masalah dalam bentuk tabel, grafik, diagram panah, dan himpunan pasangan berurutan dengan benar dan lengkap. Selain itu, sebagian siswa masih kurang mampu dalam membuat rumus fungsi dari soal yang diberikan dan juga kurang mampu dalam menginterpretasikan jawaban yang diperolehnya. Hal tersebut mengindikasikan bahwa masih kurangnya kemampuan representasi matematis siswa. Untuk dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa, maka dirancang soal-soal pemecahan masalah matematika karena melalui soal-soal pemecahan masalah dapat merangsang tumbuhnya kemampuan representasi matematis siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengenali dan mengetahui bagaimana kemampuan representasi matematis yang dimiliki oleh siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.8 MTsN Batusangkar. Data yang dikumpulkan berupa data tes kemampuan representasi matematis dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika serta hasil wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tulisan dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan prosedur mereduksi data, analisis hasil kerja, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Setelah itu, dilakukan validasi dengan menggunakan triangulasi data. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada indikator kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika bentuk visual tergolong memuaskan dengan predikat B, dimana secara umum siswa sudah mampu menyajikan permasalahan matematika dalam bentuk tabel, grafik, diagram panah, dan pasangan berurutan namun masih terdapat kesalahan dalam menggambarkan masalah ke dalam bentuk grafik karena siswa belum mampu memahami masalah dengan baik. Pada indikator representasi matematis bentuk simbolik, secara umum siswa sudah mampu memanipulasi data dan membuat model matematika untuk menyelesaikan masalah matematika yang tergolong memuaskan dengan predikat B namun hanya saja masih terjadi kekurang telitian dalam menyelesaikan soalnya sampai akhir. Sedangkan untuk indikator representasi matematis siswa bentuk verbal tergolong cukup memuaskan dengan predikat C.  

PRAKTIK UPAH MENGUPAH BATANAM DAN BASIANG DI JORONG CARANO BATIRAI NAGARI RAO-RAO KECAMATAN SUNGAI TARAB DALAM PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH

2017 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan akad dalam praktik upah mengupah batanam dan basiang menurut fiqih muamalah, bagaimana bentuk upah yang diberikan oleh pemilik sawah kepada pekerja sawah menurut fiqih muamalah dan bagaimana waktu pembayaran upah pekerja (batanam dan basiang) menurut fiqh muamalah di Jorong Carano batirai Nagari Rao-rao Kecamatan Sungai Tarab. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan pelaksanaan akad dalam praktik upah mengupah batanam dan basiandalam fiqh muamalah, untuk mengetahui dan menjelaskan bentuk upah yang diberikan oleh pemilik sawah kepada pekerja sawahmenurut fiqh muamalah, dan untuk mengetahui dan menjelaskan waktu pembayaran upah pekerjabercocok tanam (batanam dan basiang) menurut fiqh muamalahdi Jorong Carano batirai Nagari Rao-rao Kecamatan Sungai Tarab. Metode penelitian yang penulis lakukan adalah metode penelitian kualitatif dengan pengambilan penelitian lapangan (field research) dengan teknik pengambilan data observasi da nwawancara. Sumber data primer terdiri dari pemilik sawah dan pekerja bercocok tanam (batanam dan basiang). Adapun pengolahan data yang dilakukan disini adalah secara kualitatif, yaitu menghimpun data, membaca dan mencatat data yang telah dikumpulkan dan selanjutnya dianalisa untuk mencari kesimpulan terhadap Praktek Upah Mengupah Batanam dan Basiangd i Jorong Carano batirai Nagari Rao-rao Kecamatan Sungai TarabMenurut Fiqih Muamalah. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan pelaksanaan akad dalam praktik upah Mengupah batanam dan basiang di Jorong Carano Batirai Nagari Rao-rao Kecamatan Sungai Tarab tidak sah, karena tidak memenuhi ketentuan dan syarat akad dalam ijarah, seharusnya besar upah yang akan diperoleh pekerja batanam dan basiang harus disebutkan di awal akad sebelum kerja. Bentuk pembayaran yang diberikan oleh pemilik sawah kepada pekerja tidak sesuai dengan tradisi yang sudah lama berlansung, tradisi yang berlansung adalah Pemilik sawah mempekerjakan pekerja sawah untuk menanam dan menyiang padi dengan ketentuan upah sebesar 8 cupak beras jika disediakan makan siang, tetapi jika tidak disediakan makan siang pekerja sawah akan menerima upah sebesar 10 cupak beras. Tetapi upah yang diberikan merugikan pekerja, praktik yang dilakukan oleh pemilik sawah kepada pekerja ini tidak dibolehkan, karena tidak adanya keadilan dalam pembayara nupah pekerja. Keterlambatan dalam pembayaran upah tidak dibolehkan, karena menunda pembayaran upah adalah salah satu bentuk kezaliman, berdasarkan hadits “berikanlah upah kepada pekerja sebelum kering keringatnya”

EFEKTIVITAS BIBLIOTHERAPY DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VIII.10 DI SMPN 1 BATUSANGKAR

2017 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah apakah terdapat efektivitas teknik Bibliotherapy terhadap peningkatkan kemandirian belajar siswa kelas VIII.10 di SMPN 1 Batusangkar. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektivitas Bibliotherapy sebagai salah satu teknik dalam bimbingan dan konseling yang diharapkan efektif dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen yaitu desain Pre-Exsperimental design, tipe one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII.10 SMPN 1 Batusangkar, Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII.10 yang memiliki kemandirian belajar yang rendah. Penentuan sampel ini diambil dari hasil pengolahan skala kemandirian belajar siswa. Hipotesis penelitian ini adalah “Bibliotherapy efektif dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa” Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik bibliotherapy efektif dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa, hal ini dibuktikan dengan skor hasil postest yang meningkat dibandingkan dengan skor pretest. Adapun cara pengukurannya dengan membandingkan besarnya t hitung dan besarnya t tabel pada taraf signifikasi 5% dengan df 7 maka dapat diketahui bahwa t_(o )lebih besar dari pada t tabel. Dengan demikian, maka hipotesis alternatif (H_a) diterima yaitu teknik Bibliotherapy efektif dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa.

REAKSI KECEMASAN SISWA KELAS X MENGHADAPI UJIAN SEMESTER DI MAN 2 BATUSANGKAR

2017 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data tentang apa saja reaksi kecemasan siswa kelas X menghadapi ujian semester di MAN 2 Batusangkar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Artinya penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian dilakukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk melihat data reaksi kecemasan siswa adalah skala model Likert. Dari populasi 329 siswa, diambil secara simple random sampling yakni pengambilan anggota sampel dari populasi yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada di dalam populasi tersebut. Sampel penelitian ini sebanyak 97 siswa. Pada penelitian ini peneliti menggunakan validasi isi yaitu menggunakan pendapat para ahli atau pakar profesional. Berdasarkan hasil penelitian ini terungkap bahwa reaksi kecemasan siswa kelas X menghadapi ujian semester di MAN 2 Batusangkar, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa ada tiga macam reaksi kecemasan yaitu reaksi fisik, tingkah laku dan psikis berada pada kategori tinggi. Pada aspek reaksi fisik indikator pusing kepala, otot tegang dan gangguan pernafasan siswa sering mengalami reaksi ini, selanjutnya pada aspek reaksi tingkah laku pada indikator reaksi kesulitan dalam membuat keputusan, kesulitan dalam menghadapi situasi ujian dan kesulitan memberikan kata kunci dan mengkonsepnya siswa masih sering mengalami reaksi ini, sedangkan pada aspek reaksi psikis pada indikator reaksi perhatian dan meragukan kemampuan diri sendiri siswa sering mengalami reaksi ini.