Abstrak
Hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa khususnya kelas XI di SMA N 2 Sungai Tarab masih belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata Ulangan Harian. Rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa diduga salah satu penyebabnya adalah proses pembelajaran yang terjadi dikelas terpusat pada guru (teacher centered), guru belum mengkombinasikan strategi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sehingga siswa menjadi bosan, kurang aktif dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan perbaikan dalam proses pembelajaran, salah satunya yaitu dengan menerapkan strategi pembelajaran kontekstual dan inkuiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran kontekstual dan Inkuiri lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional pada pembelajaran Pendidiakan Agama Islam dalam materi Jual Beli Terlarang dalam Islam siswa kelas XI SMA N 2 Sungai Tarab. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian randomized control group only design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA N 2 Sungai Tarab tahun ajaran 2016/2017 yang ter diri dari 84 orang siswa. Teknik penentuan sampel adalah menggunakan simple random sampling dan diperoleh jumlah sampel yang diteliti sebanyak 61 orang, 31 orang kelas eksperimen dan 30 orang kelas kontrol. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes essay. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa pada kelas eksperimen adalah 81,96 dengan persentase ketuntasan 87,09% sedangkan, rata-rata yang diperoleh pada kelas kontrol adalah 75,13dengan persentase ketuntasan 50%. Dari perhitungan diperoleh thitung = 5,78 dan ttabel = 2,02. Oleh karena thitung > ttabel maka H1 diterima. Jadi, dapat dikemukakan bahwa hasil belajar siswa dengan penerapan kombinasi strategi pembelajaran kontekstual dan inkuiri lebih baik daripada pembelajaran Konvensional pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI di SMA N 2 Sungai Tarab.