Profil penulis
Hasan
378 karya publik ditemukan.
1630101023
lulus
Faktor Yang Membedakan Pola Asuh Ibu Bekerja Dengan Nenek Pada Anak Usia 5-6 Tahun di Jorong Sikaladi
ABSTRAK Iradatul hasanah NIM 1630109024 (2020) judul skripsi: “ Faktor Yang Membedakan Pola Asuh Ibu Bekerja Dengan Nenek Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Jorong Sikaladi”. Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini di latar belakangi adanya perbedaan pola asuh yang diberikan oleh ibu bekerja dengan nenek, perbedaan ini tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa faktor-faktor yang membedakan pola asuh ibu bekerja dengan nenek. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus, populasi dari penelitian ini adalah seluruh ibu dan nenek yang tinggal serumah dan sumber data dipilih secara purposive sampling, yaitu mengambil sampel sesuai dengan kriteria yang penelitian harapkan dan teknik analisis data menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data dan verifikasi data. Terdapat tiga pola asuh yang diterapkan oleh orang tua dalam mengasuh anak-anak mereka pada kehidupan sehari-hari. Pola asuh tersebut antara lain pola asuh demokratis, pola asuh otoriter, dan pola asuh permisif. Pembentukkan pola asuh tersebut dipengaruhi oleh umur, keterlibatan orang tua, hubungan suami-istri, pendidikan dan pengalaman sebelumnya serta stres orang tua. Terbentuknya pola asuh demokrasi pada ibu H, ibu SEY, ibu YN dan ibu ER di pengaruhi oleh umur ibu yang sudah matang, adanya keterlibatan ayah dan nenek yang besar. Pada pola asuh otoriter ibu TD dipengaruhi oleh tidak adanya keterlibatan ayah, stres pekerjaan yang banyak dan hubungan suami istri yang telah berstatus cerai, sedangkan pola asuh otoriter nenek SR dipengaruhi oleh tingkat stres yang tinggi karena mengasuh delapan orang cucu dan pengalaman didikan orang tua sebelumnya yang menerapkan pola asuh otoriter. Pada pola asuh permisif pada nenek S, AS, Y dan YZ dipengaruhi oleh umur yang sudah tua, pendidikan yang rendah dan adanya pengalaman orang tua mereka yang sebelumnya menerapkan pola asuh permisif.
Mekanisme Warkat Kliring Bilyet Giro Bermasalah Pada Bank Mandiri Syariah Kantor Cabang Padang
Uswatun Hasannah. NIM 15 301 100 149 (2019). Judul Skripsi: “Mekanisme Kliring Warkat Bilyet Giro Bermasalah Pada Bank Mandiri Syariah Kantor Cabang Padang”. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Nergeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana penyelesaian mekanisme pelaksanaan warkat kliring bilyet giro dan bagaimana penyelesaian warkat kliring bilyet giro yang tak tertagih pada Bank Mandiri Syariah Kantor Cabang Padang. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian lapangan (Field Research), yaitu dengan metode analisis kualitatif Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan beberapa tahapan yaitu, membuat kategori, menentukan tema, dan pola dalam penelitian serta merumuskan hasil penelitian dan mencari ekplantasi alternative data. Hasil penelitian menunjukan bahwa Mekanisme warkat kliring bilyet giro sudah tunduk dengan peraturan Bank Indonesia PBI Nomor 18/41/PBI/2016 tentang sistem kliring nasional bank Indonesia (SKNBI). Mekanisme Kliring Bank Syariah mandiri terdiri dari dua sistem. Kliring return dan kliring debet. Kliring memang sangat dibutuhkan karena kecepatan transaksi saat ini jauh lebih cepat dari pada waktu yang dibutuhkan guna melengkapi pelaksanaannya. Dan adanya jasa layanan kliring terbukti memiliki peranan penting dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam transaksi perbankan sehingga kliring dianggap sebagai salah satu solusi untuk mempermudah transaksi antar perbankan. Kemudian penyelesaian warkat kliring bilyet giro tidak tertagih terhadap bank mandiri syariah adalah dengan cara bank yang tertagih dikembalikan ke BI, Bank yang ditagih mengembalikan cek/Bilyet Giro ke nasabah kembali sampai ada saldo dan akan di input ke DHN (Daftar Hitam Nasional) apabila nasabah masih melakukan pelanggaran maka harus diselesaikan dalam waktu 3 hari kerja dan apabila ada BG baru dan terjadinya penolakan lagi maka akan mendapatkan SP2, dalam peraturan BI Ada empat surat peringatan ada SP1.SP2, dan pada saat SP3 ada pemberitahuan pembekuan dan apabila nasabah tersebut masih menerbitkan BG saldo di bawah 500.000.000 (lima ratus juta) dengan dua warkat maka aka ada SPPR (Surat Penutupan Rekening) sudah termaksud daftar hitam di BI. Permasalah ini terjadi karena banyak nasabah tidak mengetahui jangka waktu penggunaan bilyet giro dan banyaknya bilyet giro yang kosong.
Pengelolaan Sarana di Madrasah Tsanawiyah ( MTs) Nagari Tabek Kabupaten Tanah Datar
Hasan Muslim Putra. NIM 15300300019. Judul Skripsi : “PENGELOLAAN SARANA DI MADRASAH TSANAWIYAH (MTS) NAGARI TABEK KABUPATEN TANAH DATAR”. Program Sarjana Manajemen Pendidikan Islam Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana pengelolaan sarana pendidikan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nagari Tabek Kabupaten Tanah Datar. Pengelolaan sarana yang dilihat disini adalah mengenai bagaimana perencanaan sarana, bagaimana pengadaan sarana, bagaimana inventarisasi sarana, serta bagaimana pengawasan dan pemeliharaan sarana pendidikan di MTs Nagari Tabek Kabupaten Tanah Datar. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana penelitian ini berfokus dalam mendeskripsikan pengelolaan sarana pendidikan, dimana penelitian ini dilakukan langsung di lapangan yaitu di MTs Nagari Tabek untuk mendapatkan data -data mengenai pengelolaan sarana pendidikan di madrasah tersebut. Penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini karena peneliti ingin mendeskripsikan serta menjelaskan tentang pengelolaan sarana pendidikan. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan Sarana di Madrasah Tsanawiyah ( MTs ) Nagari Tabek Kabupaten Tanah Datar telah dilakukan oleh Kepala Madrasah, yang pertama yaitu perencanaan sarana yang dilakukan oleh Kepala Madrasah dengan melakukan analisis kebutuhan sarana yang dibutuhkan oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran, selanjutnya dalam perencanaan Kepala MTs Nagari Tabek melakukan analisis dana yang diperlukan untuk pengadaan sarana yang dibutuhkan oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran tersebut. Dana yang digunakan dalam pengadaan sarana di MTs Nagari Tabek berasal dari dana pemerintah, dana BOS, dana yang berasal dari yayasan, serta dana yang berasal dari Nagari Tabek sendiri. Kepala MTs Nagari Tabek juga melakukan pengadaan sarana pendidikan untuk guru dan siswa yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran, dalam pengadaan sarana ini Kepala MTs Nagari Tabek membuat proposal yang diajukan ke Kanwil Kemenag Kabupaten Tanah Datar untuk dana dalam pengadaan sarana yang dibutuhkan, dalam pengadaan sarana ini MTs Nagari Tabek juga membuat sendiri sarana yang dibutuhkan, seperti pembuatan kursi dan meja untuk proses pembelajaran. MTs Nagari Tabek juga telah melakukan inventarisasi sarana dengan cara pemberian kode barang terhadap sarana yang ada di MTs Nagari Tabek. Pengawasan terhadap sarana pendidikan yang ada juga dilakukan oleh Kepala Madrasah dengan melakukan pemeliharaan terhadap sarana yang dilakukan oleh guru dan siswa serta seluruh warga madrasah. Dalam pengelolaan sarana di MTs Nagari Tabek yang berperan adalah Kepala Madrasah serta seluruh warga madrasah.
Potensi pendirian lembaga keuangan syariah baitul maal wa tamwil di nagari guguak malalo dengan menggunakan analisis swot
ABSTRAK M. HASANAL RIYADI, NIM 11 202 040. Judul Skrisp POTENSI PENDIRIAN LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH BAITUL MAAL WA TAMWIL DI NAGARI GUGUAK MALALO MELALUI ANALISIS SWOT, Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2019 Permasalahan penelitian ini adalah untuk melihat potensi untuk mendirikan BMT di Nagari Guguak Malalo. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi dan peluang untuk mendirikan BMT di Nagari Guguak Malalo dengan menggunakan Analisis SWOT. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan teknik pengambilan data melalui wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat di Nagari Guguak Malalo dan sumber data sekunder terdiri dari data pustaka yang berkaitan dengan BMT. Adapun analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data dan selanjutnya dianalisa untuk mencari kesimpulan terhadap pelaksanaan lelang menurut kajian perbankan syariah. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, potensi pendirian BMT di Nagari Guguak Malalo, penulis menemukan bahwa di Nagari Guguak Malalo memiliki potensi untuk bisa didirikan BMT. Dengan pernyataan setuju untuk mendirikan BMT dari tokoh-tokoh sebagai narasumber serta pernyataan dari perantau yang siap mendukung segala aktivitas di Nagari yang bersifat positif baik dalam bentuk moril maupun materil. Pertama dengan adanya BMT ini bisa membantu perekonomian masyarakat, kedua dengan adanya BMT ini diharapkan bisa menghindari masyarakat dari jeratan riba bank 46 (bakri) yang sudah sangat gencar masuk ke kalangan masyarakat terutama masyarakat ekonomi menengah kebawah. masyarakat terpaksa meminjam kepada bank 46 karena himpitan ekonomi pada saat ini. Harga kebutuhan yang terus naik dan perlunya modal untuk mengelola usaha yang dijalani seperti bidang pertanian, perikanan, perdagangan, industry rumah tangga dan lainnya. Maka perlu adanya lembaga keuangan yang mampu menjawab semua permintaan dari masyarakat ini. Untuk itulah tokoh-tokoh ini bersedia dan menyatakan setuju jika di nagari Guguak Malalo ini didirikan lembaga keuangan terutama yang berbasis syariah seperti BMT ini. Namun meskipun pernyataan setuju ini, menurut beberapa narasumber, harus diiringi dengan sosialisasi yang dilakukan secara menyeluruh kepada masyarakat. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman masyarakat terhadap BMT ini nantinya. Tujuan perlu adanya sosialisasi ini, karena masih banyaknya masyarakat yang belum paham dan bahkan belum tau sama sekali tentang apa itu BMT.
"Perancangan Sistem Administrasi Pelayanan Dan Kunjungan Narapidana Di Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Klas IIB Batusangkar"
Widya Hasanah. Nim 1650401119. Judul Tugas akhir: “Perancangan Sistem Administrasi Pelayanan Dan Kunjungan Narapidana Di Rumah Tahanan Negara Klas IIB Batusangkar” Jurusan Manajemen Informatika Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Tugas akhir ini adalah sistem administrasi pelayanan dan kunjungan narapidana di Rumah Tahanan Negara Klas IIB Batusangkar. Tujuan Pembahasan ini untuk merancang dan membangun Sistem Administrasi Pelayanan dan Kunjungan Narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Batusangkar sehingga menghasilkan laporan yang efektif, akurat, dan mempermudah pengunjung dalam penentuan waktu kunjungan karena dilakukan secara online. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (Field Research), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Dari penelitian yang penulis dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan teknologi komputer secara optimal dapat membantu kinerja dari pihak Rutan Klas II B Batusangkar untuk menyelesaikan laporan kunjungan Rutan. Rancangan sistem administrasi pelayanan dan kunjungan narapidana Rutan Klas II B Batusangkar dapat membantu dalam meminimalkan kesalahan pengolahan data.
Pemasangan Kawat Gigi pada Dokter Gigi Perspektif Hukum Ekonomi Syariah di Kecamatan Lima Kaum
Pokok permasalahan dalam penelitian ialah Pemasangan Kawat Gigi Pada Dokter Gigi Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Di Lima Kaum Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelakan akad yang digunakan dalam pemasangan kawat gigi pada dokter gigi di kecamatan Lima Kaum, mengetahui penetapan harga pemasangan kawat gigi di kecamatan Lima Kaum ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan (Field Research). Sumber data dalam penelitian yang penulis terapkan adalah dengan sumber data yaitu dokter gigi dan pasien, dengan teknik snowbool sampling melalui wawancara dokter gigi sebanyak 4 orang dan pasien 4 orang yang memasanga kawat gigi pada dokter gigi perspektif Hukum Ekonomi Syariah di Lima Kaum, analisis data dengan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian bentuk akad yang digunakan dalam penetapan harga pemasangan kawat gigi pada dokter gigi di kecamatan Lima Kaum menurut Hukum Ekonomi Syariah yaitu mengunakan akad ijaroh. Adapun maksud dari akad ijaroh yaitu pasien memberikan upah atas jasa pemasanagn kawat gigi yang diberikan oleh dokter gigi kepada pasien. Penetapan upah pemasanagan kawat gigi tersebut bedasarkan jenis kawat gigi, merek kawat gigi dan tingkat kesulitan kerja yang dilakukan dokter gigi ketika melakukan pemasangan kawat gigi.
Pelaksanaan Layanan Penempatan dan Penyaluran Dalam Penjurusan Siswa di MAN 2 Solok
Pengaruh Penerapan Sains Teknologi Masyarakat (STM) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X MAN Gunung Padang Panjang
Analisis SWOT dalam Mempertahankan Peringkat Akreditasi di UPT SDN 01 Limo Kaum
Nurul Hasanah, NIM 2130103068, Judul Skripsi: “Analisis SWOT dalam Mempertahankan Peringkat Akreditasi A di UPT SDN 01 Limo Kaum”. Program Stusi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusnagkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberhasilan UPT SDN 01 Limo Kaum dalam mempertahankan peringkat akreditasi A selama beberapa periode. Keberhasilan tersebut menunjukkan adanya strategi yang tepat dalam menjaga mutu pendidikan melalui analisis SWOT. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam mempertahankan peringkat akreditasi A di UPT SDN 01 Limo Kaum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan komite sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan sekolah meliputi kelengkapan administrasi sekolah, program unggulan sekolah, tenaga pendidik yang kompeten, kerja sama seluruh warga sekolah. Kelemahannya Adalah keterbatasan sumber daya, keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran, kendala dalam pengelolaan administrasi sekolah, penyesuaian terhadap perubahan kebijakan akreditasi. Peluang yang dimiliki berupa adanya kepercayaan Masyarakat, dukungan komite sekolah, perkembangan teknologi, serta kesempatan pengembangan sarana dan program sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sementara itu, ancaman yang dihadapi adalah adanya perubahan kebijakan serta standar Pendidikan yang terus mengalami perkembangan.
Telaah Arah Kiblat Masjid-Masjid Tuo Dalam Perspektif Ilmu Falak
Hidayatul Hasanah NIM 2230201023, Judul Skripsi : “Telaah Arah Kiblat Masjid-Masjid Tuo Dalam Perspektif Ilmu Falak”. Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhshiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya ketepatan arah kiblat sebagai salah satu syarat sah pelaksanaan salat. Sebagian besar masjid-masjid tuo di Sumatera Barat dibangun pada masa ketika metode penentuan arah kiblat masih dilakukan secara tradisional sehingga perlu dilakukan kajian kembali berdasarkan perkembangan ilmu falak modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi arah kiblat masjid-masjid tuo berdasarkan metode Bayang-Bayang Kiblat (BBK), membandingkan tingkat deviasi arah kiblat antar masjid, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kemiringan arah kiblat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, pengukuran arah kiblat menggunakan metode Bayang-Bayang Kiblat (BBK), wawancara dengan pengurus masjid, tokoh agama, dan jamaah, serta sumber sekunder berupa buku Ephemeris Hisap Rukyat Kementerian Agama RI 2026. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima masjid tuo yang menjadi objek penelitian, hanya satu masjid yang memiliki arah kiblat mendekati arah kiblat ideal dan tergolong sangat akurat, sedangkan empat masjid lainnya masih mengalami penyimpangan dengan tingkat deviasi yang berbeda-beda. Deviasi arah kiblat yang diperoleh yaitu Masjid Raya Limo Kaum sebesar 2°, Masjid Rao-Rao sebesar 8°, Masjid As-Sa'adah Gurun sebesar 11°, Masjid Tuo Kayu Jao sebesar 10°, dan Masjid 60 Kurang Aso sebesar 22°. Perbedaan tingkat deviasi tersebut dipengaruhi oleh metode penentuan arah kiblat pada masa pembangunan, keterbatasan alat ukur, kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap ijtihad ulama terdahulu, belum dilaksanakannya kalibrasi arah kiblat secara berkala, serta perkembangan ilmu falak yang menghasilkan metode penentuan arah kiblat yang lebih akurat. Penelitian ini menunjukkan bahwa telaah arah kiblat tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi ilmiah terhadap ketepatan arah kiblat, tetapi juga sebagai upaya penyempurnaan pelaksanaan ibadah tanpa mengurangi nilai historis maupun penghormatan terhadap ijtihad para pendiri masjid.
Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Menggunakan Model Discovery Learning Dengan LKPD Konteks Rumah Gadang Pada Kelas VIII SMPN 1 Tanjung Emas
Nur Hasanah. NIM 2230105026. Judul Skripsi: “Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Menggunakan Model Discovery Learning Dengan LKPD Konteks Rumah Gadang Pada Kelas VIII SMPN 1 Tanjung Emas”. Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Masalah utama dalam penelitian ini adalah masih rendahnya pemahaman konsep matematika peserta didik serta kurang optimalnya penerapan model pembelajaran yang dapat melibatkan peserta didik secara aktif dalam menemukan konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan penerapan model Discovery Learning menggunakan LKPD konteks Rumah Gadang lebih baik daripada pembelajaran konvensional pada kelas VIII di SMPN 1 Tanjung Emas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan rancangan penelitian Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 1 Tanjung Emas Tahun Pelajaran 2025/2026 terdiri dari tiga kelas. Sampel ditentukan melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan dianalisis menggunakan SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik melalui penerapan model Discovery Learning menggunakan LKPD konteks Rumah Gadang lebih baik daripada peserta didik dengan pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMPN 1 Tanjung Emas. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,006 0,05, sehingga ditolak. Dengan demikian, model pembelajaran Discovery Learning menggunakan LKPD konteks Rumah Gadang lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional.
Penerapan ISAK 335 Terhadap Penyusunan Laporan Keuangan Sekolah Dasar Islam Al-Azhar Simabur
Niddhatul Hasanah, NIM 2230403078. Judul skripsi: “Penerapan ISAK 335 Terhadap Penyusunan Laporan Keuangan Pada Sekolah Dasar Islam Al- Azhar Simabur”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Program Studi Akuntansi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun laporan keuangan Sekolah Dasar Islam Al-Azhar Simabur berdasarkan ISAK 335 yang berlaku efektif pada 1 Januari 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan fenomena Sekolah Dasar Islam Al-Azhar Simabur yang melakukan penyusunan laporan keuangan yang sangat sederhana, yaitu hanya mencatat kas masuk dan kas keluar saja. Sehingga, laporan keuangan yang dihasilkan hanya mencerminkan pengeluaran dan pemasukan kas saja. Oleh sebab itu, peneliti tertarik untuk menerapkan ISAK 335 yaitu pedoman atau standar penyusunan laporan keuangan entitas nonlaba dalam penyusunan laporan keuangan Sekolah Dasar Islam Al-Azhar Simabur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang bertujuan untuk memahami fenomena secara mendalam dan memberikan gambaran sistematis mengenai penyusunan laporan keuangan Sekolah Dasar Islam Al-Azhar Simabur berdasarkan ISAK 335. Data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder, yang diperoleh melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk laporan keuangan Sekolah Dasar Islam Al-Azhar Simabur belum sesuai dengan konsep ISAK 335 dan belum melakukan pencatatan berdasarkan standar entitas nonlaba sehingga tidak ada penyajian laporan posisi keuangan, laporan penghasilan komprehensif, laporan perubahan aset neto, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan . setelah dilakukan penelitian laporan keuangan ini disusun berdasarkan siklus akuntansi, yaitu dimulai dari penyusunan daftar akun, dan saldo awal, jurnal umum, buku besar, neraca saldo, jurnal penyesuaian, hingga penyajian laporan keuangan lengkap. Laporan Keuangan yang dihasilkan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025 terdiri dari, Laporan Posisi Keuangan, Laporan Penghasilan Komprehensif, Laporan Perubahan Aset Neto, Laporan Arus Kas dan Catatan atas Laporan Keuangan. Penerapan ISAK 335 dapat meningkatkan kualitas, akuntabilitas dan transparansi pencatatan dan pelaporan keuangan Sekolah Dasar Islam Al-Azhar Simabur sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada yayasan atau pihak yang berkepentingan.
Peran Komunikasi Nonverbal dalam Meningkatkan Kepuasan Nasabah di Bank Nagari Cabang Syariah Batusangkar
Wilma Hasanah, NIM 2230401123, judul skripsi: “Peran Komunikasi Nonverbal Dalam Meningkatkan Kepuasan Nasabah di Bank Nagari Cabang Syariah Batusangkar”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Program Studi Perbankan Syariah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pengalaman yang dirasakan nasabah terhadap senyuman, kontak mata, sikap tubuh, nada suara, dan penampilan petugas menunjukkan bahwa komunikasi nonverbal tidak hanya dipahami sebagai standar pelayanan, tetapi juga dimaknai secara subjektif oleh setiap nasabah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis makna senyuman, kontak mata, sikap tubuh, nada suara, dan penampilan fisik petugas frontliner dalam proses pelayanan menurut pengalaman nasabah di Bank Nagari Cabang Syariah Batusangkar dan menganalisis peran komunikasi nonverbal petugas frontliner dalam meningkatkan kualitas pelayanan, membentuk pengalaman emosional nasabah, serta mengaktualisasikan nilai-nilai pelayanan Islami dan budaya Minangkabau di Bank Nagari Cabang Syariah Batusangkar. Penelitian ini menggunakan jenis field research dengan pendekatan kualitatif fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari 5 orang nasabah, 1 orang customer service, dan 1 orang satpam Bank Nagari Cabang Syariah Batusangkar. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi nonverbal petugas frontliner berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, membentuk pengalaman emosional yang positif bagi nasabah, serta mengaktualisasikan nilai-nilai pelayanan Islami dan budaya Minangkabau di Bank Nagari Cabang Syariah Batusangkar. Peran tersebut tercermin melalui senyuman yang dimaknai sebagai simbol penghargaan dan penerimaan, kontak mata yang dimaknai sebagai bentuk perhatian, kesungguhan, dan kepercayaan, serta sikap tubuh dan penampilan fisik yang dimaknai sebagai cerminan profesionalisme, kesiapan melayani, dan penghormatan kepada nasabah, dan nada suara dimaknai sebagai ketenangan vs tekanan kerja.
Kedisiplinan Santri dalam Proses Pembelajaran pada Mata Pelajaran Tafsir di Kelas V Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Kab. Padang Pariaman
NADATUL HASANAH, NIM. 2230101089, judul skripsi "Kedisiplinan Santri dalam Proses Pembelajaran pada Mata Pelajaran Tafsir di Kelas V Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Kab. Padang Pariaman", Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya santri yang belum menunjukkan kedisiplinan secara optimal dalam pembelajaran Tafsir, terutama terkait ketepatan waktu memasuki kelas, kesiapan mengikuti pembelajaran, serta perhatian selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk kedisiplinan santri, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta upaya guru Tafsir dalam menanamkan, membimbing, dan memperkuat kedisiplinan santri. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru Tafsir, dan santri kelas V. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kedisiplinan santri dalam pembelajaran Tafsir mencakup disiplin waktu dan disiplin perbuatan. Disiplin waktu terlihat dari kebiasaan hadir sesuai jadwal, tidak meninggalkan pembelajaran tanpa alasan yang tepat, dan menyelesaikan tugas sesuai waktu yang ditetapkan, sedangkan disiplin perbuatan terlihat dari kepatuhan terhadap aturan, kesungguhan dalam belajar, serta perilaku yang baik selama pembelajaran. Secara umum kedisiplinan santri telah berjalan dengan baik, meskipun masih ditemukan beberapa santri yang sesekali terlambat dan mengalami penurunan konsentrasi; (2) faktor yang memengaruhi kedisiplinan santri terdiri atas faktor internal, yaitu pembawaan, kesadaran, serta minat dan motivasi, dan faktor eksternal, yaitu kondisi moral atau dorongan dari lingkungan sekitar, pengelolaan waktu yang kurang baik, guru, dan teman sebaya; (3) upaya guru Tafsir dalam meningkatkan kedisiplinan dilakukan melalui keteladanan dan pembiasaan, arahan, pengawasan, bimbingan dan teguran, penghargaan, sanksi, serta evaluasi dan tindak lanjut, yang secara umum menunjukkan perkembangan kedisiplinan santri meskipun masih memerlukan pembinaan secara berkelanjutan.
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Akidah dan Akhlak dalam Novel Tuan Direktur Karangan Buya Hamka
Wulan Nurhasanah 2230101170. Judul Skripsi: Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Akidah dan Akhlak Dalam Novel Tuan Direktur Karangan Buya Hamka. Program Studi Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan akidah dan akhlak sebagai fondasi utama dalam pembentukan kepribadian muslim yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Pendidikan akidah dan akhlak tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep keimanan, tetapi juga pada internalisasi nilai-nilai Islam yang diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Salah satu media yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan akidah adalah karya sastra, khususnya novel. Novel Tuan Direktur karya Buya Hamka merupakan salah satu karya sastra yang memuat berbagai nilai pendidikan akidah melalui kisah kehidupan tokohnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan Nilai-nilai pendidikan akidah dalam novel Tuan Direktur Karangan Buya Hamka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan conten analysis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan/ Library Research. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ialah novel Tuan Direktur karangan Buya Hamka. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Tuan Direktur terdapat 6 nilai pendidikan akidah, meliputi: 1. Iman kepada Allah meliputi: pelaksanaan ibadah, dan ketakwaan dan keikhlasan 2. Iman kepada malaikat meliputi: percaya adanya pencatat amal 3. Iman kepada kitab-kitab Allah meliputi: Mengikuti ajaran yang bersumber dari Al-Qur’an 4. Iman kepada nabi dan rasul meliputi: Mengikuti ajaran nabi dan rasul 5. Iman kepada hari akhir meliputi: Mengingat kematian dan balasan 6. Iman kepada Qada dan Qadar meliputi: Sabar terhadap takdir. Pendidikan Akhlak meliputi: 1. Akhlak Kepada Allah Swt meliputi: Menghindari takhayul, Syukur, qana’ah dan tawakal, 2. Akhlak Kepada Diri Sendiri meliputi: Kejujuran, Kesadaran Memperbaiki diri, dan Akhlak kepada orang lain meliputi, memberi dan menerima nasihat, peduli terhadap orang lain.
Pengaruh Penggunaan Media Labirin Terhadap Konsentrasi Belajar Anak Usia Dini di TK Islam Terpadu Masjid Raya Lantai Batu Batusangkar
Nurhasanah dengan Nim. 2230109023, judul skripsi “Pengaruh Penggunaan Media Labirin Terhadap Konsentrasi Belajar Anak Usia Dini Di TK Islam Terpadu Masjid Raya Lantai Batu Batusangkar”. Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya konsentrasi belajar anak, berdasarkan hasil observasi, masih terdapat anak yang belum mampu untuk memusatkan perhatian pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung, anak mudah terdistraksi oleh lingkungan sekitar, anak kurang mampu dalam mengikuti instruksi dari guru, serta anak belum dapat menyelesaikan tugas secara mandiri. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak adalah dengan melalui penggunaan media labirin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media labirin terhadap konsentrasi belajar anak pada kelompok taqwa di TK Islam Terpadu Masjid Raya Lantai Batu Batusangkar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian pre-eksperimen menggunakan desain one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 80 anak dari 7 kelas yang ada. Sampel dalam penelitian ini adalah anak yang berada di kelompok Taqwa yang berjumlah 13 anak, dengan Teknik pengambilan sampel yaitu cluster random sampling. Adapun teknik pengumpulan datanya yaitu dengan menggunakan lembar observasi dan dokumentasi, dan Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif untuk mengetahui nilai rata-rata perkembangan kemampuan konsentrasi belajar anak, uji normalitas untuk mengetahui distribusi data, serta uji-t (t-test) untuk menguji hipotesis penelitian dan mengetahui pengaruh penggunaan media labirin terhadap konsentrasi belajar anak. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwasanya terjadi peningkatan terhadap kemampuan konsentrasi belajar pada anak setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan media labirin. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai rata-rata pretest sebesar 15, 07, kemudian meningkat pada treatment I menjadi 16,76, treatment II sebesar 22,38, treatment III sebesar 22,53, treatment IV sebesar 31,23, dan pada posttest mencapai rata-rata 35,61. Setelah dilakukan analisis uji-t menunjukkan bahwa nilai t0 lebih besar daari pada tt, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwasanya penggunaan media labirin berpengaruh terhadap peningkatan konsentrasi belajar anak pada kelompok Taqwa di TK Islam Terpadu Masjid Raya Lantai Batu Batusangkar.
Batasan Normatif Tentang Demonstrasi di Ruang Publik (Analisis Perbandingan Hukum Positif dan Fiqh Siyasah)
Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah mengenai batasan normatif terkait dengan aksi demonstrasi di ruang publik yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerusakan fasilitas umum. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka yang akan dikaji yaitu: bagaimana batasan normatif terkait dengan pelaksanaan demonstrasi di ruang publik menurut hukum positif dan fiqh siyasah. Serta bagaimana titik temu dan perbedaan antara hukum positif dan fiqh siyasah dalam menilai demonstrasi di ruang publik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan perbandingan (comparative), menggunakan tipologi kualitatif. Sumber data primer meliputi Al-Quran dan Sunnah, Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Hak Asasi Manusia, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Ketertiban Umum, Peraturan Kapolri No 7 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pelayanan, Pengamanan, dan Penanganan Perkara Penyampaian Pendapat di Muka Umum, dan bahan hukum sekunder meliputi data yang diperoleh dari beberapa berita, kepustakaan seperti buku, jurnal ilmiah, website maupun penelitian lainnya. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa pertama, berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan pendapat di Depan Umum diperbolehkan dalam melaksanakan aksi demonstrasi dengan catatan harus mengikuti tata cara menyampaikan pendapat di depan umum yang telah dijelaskan dalam Undang-Undang tersebut. Sedangkan melaksanakan demonstrasi dalam Islam juga diperbolehkan, karena merupakan prinsip dari amar ma‟ruf nahi munkar sebagai dorongan dalam menyeru kebaikan dan mencegah kemunkaran (keburukan), karena dalam Islam memperjuangkan kebenaran hukumnya wajib. Kedua, baik hukum positif maupun hukum Islam keduanya sama-sama sepakat bahwa anarkisme, penjarahan, dan pembunuhan yang terjadi akibat demo adalah suatu tindakan yang ilegal dan hukumnya haram, selanjutnya hukum positif sendiri menjaga ketertiban lewat aturan-aturan tertulis berupa Undng-Undang dan saksi pidana apabila terdapat pelanggaran terkait aturan tersebut, sedangkan fiqh siyasah menjaga ketertiban lewat tanggung jawab moral yang telah di ajarkan oleh agama Islam terkait dengan perbuatan yang boleh dan tidak boleh dilakukan serta berakibat baik dan berakibat buruk jika dikerjakan serta juga akan mendapatkan sanksi dosa jika melanggar.
Hubungan Antara Pola Asuh Otoriter Dengan Sibling Jealousy Pada Anak Usia 8-12 Tahun Di Perumahan Afdeling III dan IV Kec. Kinali, Kab. Pasaman Barat
ABSTRAK Fifi Wasni Hasanah, NIM 2230306029 judul skripsi “HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH OTORITER DENGAN SIBLING JEALOUSY PADA ANAK USIA 8-12 TAHUN DI PERUMAHAN AFDELING III DAN IV KECAMATAN KINALI KABUPATEN PASAMAN BARAT”. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena munculnya kecemburuan antar saudara kandung (sibling jealousy) dalam lingkungan keluarga, yang sering kali dipengaruhi oleh pola pengasuhan orang tua. Keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak dalam membentuk emosi dan perilaku sosial, sehingga perlakuan orang tua memiliki peran penting dalam dinamika hubungan antar saudara. Salah satu pola pengasuhan yang berpotensi memicu sibling jealousy adalah pola asuh otoriter, yang ditandai dengan tuntutan kepatuhan tinggi, pembatasan kebebasan anak, serta minimnya komunikasi dua arah. Kondisi ini dapat memengaruhi cara anak memaknai perhatian dan kasih sayang orang tua, sehingga memunculkan kecemburuan dan konflik antar saudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pola asuh otoriter dengan sibling jealousy pada anak usia 8-12 tahun di Perumahan Afdeling III dan IV Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Dalam penelitian ini populasi sebanyak 60 orang anak. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitin ini adalah teknik sampling jenuh, yang mana mengambil dari keseluruhan populasi yang ada. Sampel penelitian berjumlah 60 anak usia 8-12 tahun yang memiliki saudara kandung dan tinggal di Perumahan Afdeling III dan IV. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala pola asuh otoriter dan skala Sibling Jealousy. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh otoriter dan Sibling Jealousy. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,503 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p 0,01). Nilai koefisien korelasi tersebut berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa pola asuh otoriter memiliki pengaruh yang cukup berarti terhadap munculnya Sibling Jealousy pada anak. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Hₐ) yang menyatakan adanya hubungan antara pola asuh otoriter dan Sibling Jealousy diterima, sedangkan hipotesis nol (H₀) ditolak