Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Bahri

28 karya publik ditemukan.

2026: 12023: 22020: 12018: 32017: 21

Mediasi Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Klas IB dalam Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Agama Padang

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian disertasi ini mengkaji mediasi perkara perceraian dalam lingkungan Peradilan Agama yang secara normatif merupakan instrumen hukum wajib untuk mewujudkan keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016. Meskipun secara formal telah dilaksanakan, praktik mediasi di Pengadilan Agama Kelas IB dalam wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Padang belum menunjukkan efektivitas yang optimal dalam menekan angka perceraian dan mempertahankan keutuhan keluarga. Kondisi ini memperlihatkan adanya kesenjangan antara tujuan normatif dan realitas empiris (das sollen dan das sein) dalam pelaksanaan mediasi perceraian. Penelitian ini menganalisis pelaksanaan mediasi dengan menggunakan Teori Sistem Hukum Lawrence M. Friedman yang diperkaya dengan teori alternatif penyelesaian sengketa, teori al-shulh, dan hukum acara Peradilan Agama. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis pelaksanaan mediasi perkara perceraian, faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan mediasi dan upaya penguatan mediasi. Data diperoleh melalui analisis regulasi, telaah dokumen dan laporan mediasi, serta wawancara mendalam dengan hakim, mediator, dan aparatur Peradilan Agama pada Pengadilan Agama Kelas IB dalam wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Padang. Analisis data dilakukan secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan diskusi sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Kelas IB dalam wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Padang secara normatif telah sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 melalui tahapan pra-mediasi, proses mediasi, dan pasca-mediasi. Namun, secara empiris mediasi lebih berfungsi sebagai instrumen pengelolaan konflik keluarga dan penyelesaian akibat hukum perceraian daripada sebagai sarana rekonsiliasi untuk mempertahankan keutuhan perkawinan. Keberhasilan mediasi yang diklasifikasikan dengan berhasil dan berhasil sebahagian dipengaruhi oleh interaksi faktor internal dan eksternal yang mencakup persepsi para pihak, kondisi psikologis, kompetensi mediator, aspek teknis persidangan, budaya hukum masyarakat, serta karakter regulasi yang cenderung prosedural. Penelitian ini menemukan bahwa ketidakseimbangan antara substansi hukum, struktur peradilan, dan budaya hukum menjadi faktor utama belum optimalnya fungsi rekonsiliatif mediasi perceraian. Penguatan mediasi memerlukan pendekatan sistemik melalui rekonstruksi substansi hukum, penguatan kapasitas kelembagaan, dan revitalisasi budaya hukum perdamaian. Penelitian ini menformulasikan model mediasi perceraian berbasis sistem hukum integratif yang menempatkan mediasi sebagai instrumen penyelesaian konflik keluarga sekaligus penguatan fungsi rekonsiliasi untuk menjaga keutuhan dan keharmonisan perkawinan.

Dinamika Putusan Perkara Ekonomi Syari'ah di Pengadilan Agama Bantul

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Syams Eliaz Bahri, NIM 2002021018, Judul Tesis: “Dinamika Putusan Perkara Ekonomi Syari'ah di Pengadilan Agama Bantul” Program Pascasarjana Hukum Ekonomi Syariah Universitas Negeri Islam (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam tesis ini adalah untuk mengkaji dinamika putusan perkara ekonomi syariah dengan menganalisis pertimbangan Majelis Hakim antara Putusan Nomor 446/Pdt.G/2020/PA.Btl dan Putusan Nomor 1332/Pdt.G/2020/PA.Btl., antara Putusan Nomor 448/Pdt.G/2020/PA.Btl dan Putusan Nomor 1333/Pdt.G/2020/PA.Btl., dan antara Putusan Nomor 743/Pdt.G/2020/PA.Btl dengan Putusan Nomor 14/Pdt.G/2021/PTA.Yk. yang ditinjau dari prespektif tujuan hukum dan prespektif fikih muamalat. Penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif, dengan pendekatan yuridis normatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi dokument. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, display data, dan conclusions. Hasil dari penelitian ini pertama, Putusan Nomor 446/Pdt.G/2020/PA.Btl. menyatakan gugatan tidak dapat diterima karena error in persona dimana Penggugat salah mendudukan pribadi Tergugat sebagai pihak lawan pertimbangan ini didasarkan dari abstraksi hukum dalam Yurisprudensi Putusan MA-RI No.601.K/Sip/1975 dan Yurisprudensi Putusan MA-RI No.419 K/Sip/1988. Putusan Nomor 1332/Pdt.G/2020/PA.Btl. menyatakan gugatan dikabulkan sebagian disebabkan perbuatan Tergugat belum memenuhi unsur-unsur wanprestasi sebagaimana diatur dalam pasal 36 dan 37 KHES. Kedua, Putusan Nomor 448/Pdt.G/2020/PA.Btl. menyatakan gugatan tidak dapat diterima karena error in persona dimana Penggugat salah mendudukan pribadi Tergugat sebagai pihak lawan pertimbangan ini didasarkan dari abstraksi hukum dalam Yurisprudensi Putusan MA-RI No.601.K/Sip/1975 dan Yurisprudensi Putusan MA-RI No.419 K/Sip/1988. Putusan Nomor 1333/Pdt.G/2020/PA.Btl. menyatakan gugatan dikabulkan sebagian disebabkan perbuatan Tergugat belum memenuhi unsur-unsur wanprestasi sebagaimana diatur dalam pasal 36 dan 37 KHES. Ketiga, Putusan Nomor 14/Pdt.G/2021/PTA.Yk. membatalkan Putusan Nomor 743/Pdt.G/2020/PA.Btl. dan menyatakan Pengadilan Agama berwenang disebabkan dalam akad para pihak tidak diatur secara tegas tentang penyelesaian sengketa ekonomi Syariah sehingga demi memberikan kepastian hukum berdasarkan Pasal 49 Undang-undang Peradilan Agama, maka Pengadilan Agama berwenang dalam perkara aquo. Dinamika putusan pada penelitian ini terjadi dalam menyikapi 3 hal yaitu pertama kewenangan mengadili perkara, kedua legal standing para pihak, ketiga tujuan hukum dalam putusan. Munculnya dinamika putusan ini disebabkan oleh tiga faktor yaitu Pertama proses persidangan yang berbeda, kedua Pertimbangan hukum yang digunakan, ketiga Majelis Hakim yang menyidangkan.

Analisis Putusan Hakim dalam Perkara Cerai Gugat pada Masa Normal Baru di Pengadilan Agama Klas 1B Batusangkar dalam Perspektif Ketahanan Ekonomi Keluarga

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pokok permasalah pada tesis ini adalah faktor-faktor yang menjadi penyebab cerai gugat dan pertimbangan hukum hakim serta analisis penyebab cerai gugat pada masa normal baru di Pengadilan Klas 1B Batusangkar dalam perspektif ketahanan ekonomi keluarga. Tujuan tesis ini untuk mengetahui dan memahami faktor-faktor yang menjadi penyebab cerai gugat dan pertimbangan hukum hakim Pengadilan Agama Klas 1B Batusangkar serta analisis penyebab cerai gugat pada masa normal baru di Pengadilan Klas 1B Batusangkar dalam perspektif ketahanan ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif. Lokasi penelitian ini adalah Pengadilan Agama Klas 1B Batusangkar. Pengumpulan data penelitian dilakukan wawancara pada Hakim dan Panitera Pengadilan Agama Klas 1B Batusangkar serta dokumentasi putusan di Pengadilan Agama Klas 1B Batusangkar. Analisa data penelitian ini menggunakan mode Miles dan Huberman dengan mekanisme: reduksi data dan menyajikan data. Pengujian keabsahan data dilakukan melakukan triangulasi sumber dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1). Faktor alasan cerai gugat di Pengadilan Agama Batusangkar Kelas 1B umumnya adalah ketidakharmonisan, ketidakcukupan nafkah, kecemburuan, dan poligami tidak tercatat. 2). Pertimbangan hakim dalam penyelesaian perkara, hakim telah melakukan mediasi dan upaya damai. Perkara yang diajukan harus tetap memenuhi ketentuan formil dan materil sehingga dapat disidangkan. Pada umumnya putusan diambil secara verstek. Sebagai bentuk sense of crisis dalam masa pandemic, Hakim Pengadilan Agama Klas 1B Batusangkar melakukan pemanggilan tergugat dilakukan lebih dari satu kali dan alam pembuktian, hakim juga mewajibkan kesaksian dari kaluarga untuk memastikan telah dilakukan upaya damai sebelum gugatan diajukan. Ini melebihi dari ketentuan umum putusan verstek. 3) Analisis ketahanan ekonomi keluarga dalam masa normal baru terhadap penyebab cerai gugat di Pengadilan Agama Klas 1B Batusangkar, dalam Islam nafkah merupakan kewajiban dari suami sebagaimana ditegaskan dalam QS. Al Baqarah ayat (233). Namun dengan menurunnya kemampuan ekonomi suami yang berakibatnya kurangnya nafkah dalam masa krisis global, diperlukan kepedulian istri terhadap keadaan suami sebagaimana kaidah fiqh bahwa apa yang tidak didapatkan seluruhnya, tidak boleh ditinggalkan seluruhnya. Karena perceraian merupakan kebolehan yang dimurkai Allah, maka seyogyanya harus dihindari. Dalam pespektif ketahanan keluarga, kerentanan ekonomi mendorong terjadinya kerentanan dalam empat faktor lainnya dalam ketahanan keluarga; keutuhan keluarga, ketahanan fisik, ketahanan sosial-psikologi, dan ketahanan sosial budaya. Dengan mengupayakan ketahanan keluarga secara utuh, maka kemaslahatan yang menjadi tujuan pensyariatan pernikahan dapat diwujudkan

ANALISIS TINGKAT KEBANGKRUTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE SCORE, DAN ZMIJEWSKI SCORE PADA PT. INDOFARMA TBK PERIODE 2013-2017

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bahri Pratama, NIM 1530 1210 018, dengan judul skripsi “ANALISIS TINGKAT KEBANGKRUTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE SCORE DAN ZMIJEWSKI SCORE PADA PT. INDOFARMA TBK PERIODE 2013-2017”, Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah PT Indofarma Tbk merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang tergabung pada sub sektor farmasi, serta salah satu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan ini juga merupakan perusahaan yang sedang mengalami penurunan laba dan juga mengalami kerugian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kebangkrutan pada PT. Indofarma Tbk periode 2013-2017 diukur menggunanakan metode Altman Z-Score, Springate Score dan Zmijewski Score. Memperdiksi kebangkrutan sebuah perusahaan kita dapat menggunakan tiga metode yakni metode Atlman Z-Score, metode Springate Score, dan metode Zmijewski Score. Metode prediksi kebangkrutan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah ketiga metode yakni Atlman Z-Score, metode Springate Score, dan metode Zmijewski Score. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan di perusahaan PT. Indofarma Tbk periode 2013-2017. Sumber data dari penelitian ini adalah sumber data sekunder yakni berupa laporan keuangan PT. Indofarma Tbk periode 2013-2017 yang diunduh memalui website www.idx.co.id. Hasil penelitian mengenai kebangkrutan terhadap peruasahaan PT. Indofarma Tbk dengan menggunakan tiga metode terdapat hasil penelitian yakni pada metode Atlman Z-Score menyatakan hanya satu tahun PT. Indofarma Tbk yang mengalami kebangkrutan yakni pada tahun 2013 saja, ditahun 2014 perusahaan mengalami grey area dan pada tahun 2015-2017 perusahaan berada pada kondisi aman atau sehat. Menurut metode Springate Score dari tahun 2013-2017 perusahaan berada pada kondisi kebangkrutan dan sedangkan menurut metode Zmijewski Score dari tahun 2013-2017 perusahaan mengalami kondisi sehat.

PENGANTAR AKUNTANSI

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini berisi materi pelajaran akuntansi tingkat dasar yang dirancang untuk para mahasiswa. Dalam penyusunan buku ini, penulis berasumsi bahwa pembaca belum pernah belajar akuntansi. Tujuan utama dari penulisan buku ini adalah untuk memberikan dasar bagi pembaca yang ingin mempelajari akuntansi secara mendalam, mengembangkan pemahaman akuntansi, dan dapat belajar akuntansi secara sistematis dan mudah.