Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: self-concept
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pelaksanaan Didikan Subuh Terhadap Pembentukan Self-Concept Keagamaan Anak Di MDTA Nurul 'Ilmi Nagari Durian Gadang Kab. Lima Puluh Kota

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rahadatul Nazifah, NIM 2230101115, Judul Skripsi “Pengaruh Pelaksanaan Didikan Subuh Terhadap Pembentukan Self-Concept Keagamaan Anak Di MDTA Nurul Ilmi Nagari Durian Gadang Kab. Lima Puluh Kota”. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2026. Keikutsertaan dalam didikan subuh memberikan pengalaman keagamaan bagi anak-anak. Rutinitas kegiatan keagamaan tahfiz setiap pagi hari, melaksanakan shalat berjamaah, gemar berinfak diperoleh melalui kegiatan didikan subuh. Sementara itu, anak yang tidak mengikuti didikan subuh tidak memperoleh pengalaman keagamaan melalui kegiatan didikan subuh. Kondisi ini menimbulkan permasalahan mengenai apakah pelaksanaan didikan subuh memberikan pengaruh terhadap pembentukan self-concept keagamaan anak di MDTA Nurul ‘Ilmi Nagari Durian Gadang Kab. Lima Puluh Kota. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah pelaksanaan didikan subuh berpengaruh terhadap pembentukan self-concept keagamaan anak di MDTA Nurul ‘Ilmi Nagari Durian Gadang Kab, Lima Puluh Kota. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk menentukan perbedaan pengaruh keikutsertaan didikan subuh terhadap pembentukan self-concept keagamaan. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas II SD yang berjumlah 25 anak, Teknik penentuan sampel menggunakan snowball sampling yang dikombinasikan dengan total sampling. Total sampling merupakan teknik pengambilan sampel dengan menjadikan seluruh anggota populasi sebagai sampel penelitian. Oleh karena itu, seluruh peserta didik kelas II dijadikan sampel penelitian. Dari 25 anak tersebut, terdapat 10 anak yang mengikuti kegiatan didikan subuh dan 15 anak yang tidak mengikuti kegiatan didikan subuh. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil uji t menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan pada self-concept keagamaan antara anak yang mengikuti dan tidak mengikuti Didikan Subuh. Anak yang mengikuti Didikan Subuh memiliki rata-rata self-concept keagamaan lebih tinggi (96,40) dibandingkan yang tidak mengikuti (18,53). Ada tiga pembentukan self-concept yaitu kerajinan tahfiz, kerajinan shalat dan gemar berinfaq.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Correlation Between Students Academic Self-Concept and Reading for Expository Text Outcome

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muhammad Alif Akbar, Student ID 2130104042. Thesis entitled “The Correlation Between Students Academic Self-Concept and Reading for Expository Text Outcome”. Department of English Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. This study aimed to investigate the correlation between academic self-concept and students‘ achievement in the Reading for Expository Text course among third-semester students of the English Education Study Program at UIN Mahmud Yunus Batusangkar in the 2024/2025 academic year. Academic self-concept refers to students‘ perceptions and beliefs about their academic abilities, while reading for expository text outcome relates to students‘ ability to comprehend academic and informative texts. This study used a correlational quantitative design. The research population consisted of 38 third-semester students who took the Reading for Expository Text course, with a total sampling technique. Data were collected through the Academic Self-Concept Questionnaire (ASCQ) distributed via Gform (https://forms.gle/ow9aTSvJ8YSi7zdT6 ) and the final exam scores for the Reading for Expository Text course. The ASCQ instrument used has undergone validation and reliability testing, with a Cronbach's Alpha value above 0.70, thus deemed reliable. Data analysis was performed using descriptive statistics and Spearman's correlation because the data were not normally distributed. The results showed a weak negative correlation between academic self-concept and expository text reading scores (r = –0.269; p > 0.05). These findings indicate that there is no correlation between the two variables. Thus, academic self-concept is not correlated with students' expository text reading scores. Other factors such as vocabulary mastery, reading strategies, prior knowledge, and English language proficiency are thought to have a greater influence on reading scores.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR'AN TERHADAP KONSEP DIRI AKADEMIK MAHASISWA TAHFIDZ UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan hasil observasi peneliti dengan mahasiswa yang mengikuti program tahfidz Al-Qur’an di UIN Mamhud Yunus Batusangkar, peneliti mendapatkan informasi bahwa masih rendahnya kesadaran mahasiswa dalam mempertahankan dan meningkatkan tahfidz Al-Qur’an yang dimiliki sehingga prestasi beasiswa yang di dapatkan diancam untuk dicabut. Sedangkan pada academic self-concept dari mahasiswa itu masih kurang, karena masih banyak dari mahasiswa tidak percaya diri terhadap kemampuan akademik yang dimiliki. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh program tahfidz Al-Qur’an dengan academic self-concept pada mahasiswa UIN Mamhud Yunus Batusangkar. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi dari data mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang mengikuti program tahfidz. Serta teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan Regresi Linear Sederhana. Hasil penelitian tersebut diperoleh dari hitungan regresi program tahfidz Al-Qur’an terhadap academic self-concept (konsep diri akademik) Mahasiswa IAIN Batusangkar dapat diketahui bahwa t hitung = 1,515 dengan nilai signifikan sebesar 0,141 > 0,05 dan dengan taraf signifikasi 5% uji dua pihak dan df = n-2-1 = 29. Maka diperoleh t tabel = 2.04523. Jika tingkat signifikasinya > 0,05 maka dapat dikatakan bahwa variabel tersebut tidak berpengaruh. Jadi dapat disimpulkan bahwa hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini berarti bahwa program tahfidz Al-Qur’an tidak berpengaruh signifikan terhadap academic self-concept Mahasiswa UIN Mamhud Yunus Batusangkar. Artinya, academic self-concept tidak selalu bisa digunakan untuk memprediksi tingkat kemampuan hafalan Al-Qur’an pada Mahasiswa. Dengan kata lain, baik atau buruknya academic self-concept dari Mahasiswa tahfidz tidak akan mempengaruhi tinggi rendahnya kemampuan menghafal Al-Qur’an Mahasiswa tersebut.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DITINJAU DARI SELF-CONCEPT PESERTA DIDIK KELAS XII IPA 1 SMAN 1 LINTAU BUO PADA MATERI DIMENSI TIGA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Weni Novita Sari, Nim. 1830105063 Judul Skripsi “Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Ditinjau dari Self-Concept Peserta Didik Kelas XII IPA 1 SMAN 1 Lintau Buo pada Materi Dimensi Tiga”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2022. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya kemampuan komunikasi matematis peserta didik dalam pembelajaran matematika, namun masih banyak peserta didik yang kesulitan dalam mengkomunikasikan ide-ide serta gagasannya dalam mengerjakan suatu soal yang diberikan guru. Salah satu penyebabnya yaitu peserta didik kurang yakin terhadap kemampuan dirinya sendiri dalam belajar matematika. Keyakinan peserta didik terhadap kemampuan dirinya sendiri dalam belajar matematika sangat berkaitan dengan self-concept peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari self-concept peserta didik. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA 1 SMAN 1 Lintau Buo Tahun Ajaran 2021/2022. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti, sedangkan instrumen pendukung yang digunakan adalah angket self-concept, tes kemampuan komunikasi matematis dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah self-concept subjek penelitian terdiri atas 3 tingkatan self-concept yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Peserta didik yang memiliki self-concept tinggi mampu menguasai semua indikator kemampuan komunikasi matematis yaitu written text, drawing, dan mathematical expressions. Peserta didik yang memiliki self-concept sedang hanya menguasai sebagian besar indikator kemampuan komunikasi matematis yaitu written text dan drawing. Peserta didik yang memiliki self-concept rendah belum menguasai semua indikator kemampuan komunikasi matematis, baik itu written text, drawing, dan mathematical expressions.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Self-Concept dan Self-Confidence terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Matematis Siswa Kelas VII di MTsN 7 Tanah Datar

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berfikir kreatif matematis siswa dalam pembelajaran matematika, terlihat saat dilapangan ada beberapa hal yang mempengaruhi rendahnya kemampuan berfikir kreatif ini. Salah satunya yang sangat menonjol adalah faktor internal peserta didik itu sendiri, dimana masih banyak peserta didik yang memiliki hasil belajar yang rendah. Keberhasilan dalam pembelajaran matematika selain dipengaruhi oleh aspek kognitif seperti kemampuan matematis, juga dipengaruhi oleh aspek afektif atau sikap. Salah satunya self-concept dan self-confidence. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-concept dan self-confidence terhadap kemampuan berfikir kreatif matematis siswa kelas VII di MTsN 7 Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Field Reseach (penelitian lapangan) dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII MTsN 7 Tanah Datar tahun pelajaran 2021/2022. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Total Sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berfikir kreatif matematis, angket self-concept dan angket self-confidence. Teknik analisis data adalah regresi linear berganda dengan melihat koefisien determinasi dan melakukan uji hipotesis setelah melakukan uji asumsi klasik.. Hasil penelitian ini menggunakan taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa 1) self-concept tidak berpengaruh signifikansi terhadap kemampuan berfikir kreatif, 2) self-confidence berpengaruh signifikansi terhadap kemampuan berfikir kreatif matematis peserta didik dan 3) self-concept dan self-confidence secara bersama-sama tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berfikir kreatif matematis peserta didik kelas VII di MTsN 7 Tanah Datar.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail