Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: moneter
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kebijakan Moneter Terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Wulan Dharma Fitri, Nim 2030402092. Judul Skripsi “Pengaruh Kebijakan Moneter Terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah cadangan wajib minimum yang terus mengalami peningkatan, operasi pasar terbuka dan fasilitas diskonto yang mengalami fluktuasi akan tetapi jumlah uang beredar yang terus menerus meningkat dari tahun ke tahun. Pada kenyataannya tidak selalu jumlah uang beredar menurun saat kebijakan moneter ditetapkan melalui cadangan wajib minimum, operasi pasar terbuka dan fasilitas diskonto sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kebijakan moneter terhadap jumlah uang beredar di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yang berarti menggunakan data angka dan dianalisis dengan statistic. Adapun pengumpulan data melalui dokumentasi mengenai cadangan wajib minimum, operasi pasar terbuka, fasilitas diskonto dan jumlah uang beredar. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F dan uji determinan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan moneter berupa cadangan wajib minimum berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar. Hal ini diketahui dari nilai signifikan lebih kecil dari α= 0,05. Operasi pasar terbuka berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap jumlah uang beredar. Hal ini diketahui dari nilai signifikan lebih besar dari α= 0,05. Fasilitas diskonto berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap jumlah uang beredar. Hal ini diketahui dari nilai signifikan lebih besar dari α= 0,05. Secara simultan cadangan wajib minimum, operasi pasar terbuka dan fasilitas diskonto berpengaruh signifikan terhadap jumlah uang beredar di Indonesia. Hal ini diketahui dari nilai signifikan lebih kecil dari α= 0,05

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter Terhadap Inflasi di Indonesia

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTARAK Muhammad Arif. Nim 1930402053. Judul Skripsi “ Pengaruh Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter Terhadap Inflasi di Indonesia. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah kebijakan fiskal yang mengalami fluktuasi di Indonesia, yaitu pada tahun 2012, 2013, dan 2016, dan kebijakan moneter juga mengalami fluktuasi di Indonesia, yaitu pada tahun 2014 dan 2017. Tujuan penelitian penulis adalah untuk mengetahui pengaruh kebijakan fiskal dan kebijakan moneter terhadap Inflasi di Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif mengenai kebijakan fiskal, skebijakan moneter dan Inflasi. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang menggunakan angka dengan penyajian data dan analisis menggunakan uji statistika. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial variabel kebijakan fiskal dalam jangka pendek maupun jangka panjang tidak berpengaruh signifikan terhadap Inflasi. Hal ini dibuktikan dengan nilai probabilitas dalam jangka pendek lebih besar (>) dari tingkat signifikan α = 5 % atau (0.3651 > 0,05). Sedangkan nilai probabilitas dalam jangka panjang juga lebih besar (>) dari tingkat signifikansi α = 5 % atau (0.2094 > 0,05). Variabel kebijakan moneter dalam jangka pendek maupun jangka panjang berpengaruh signifikan terhadap Inflasi. Hal ini dibuktikan dengan nilai probabilitas dalam jangka pendek lebih kecil () dari tingkat signifikansi α = 5 % atau (0.0000 0,05). Sedangkan nilai probabilitas dalam jangka panjang lebih kecil () dari tingkat signifikansi α = 5 % atau (0.0000 0,05). Pengujian yang dilakukan secara simultan menunjukkan bahwa seluruh variabel independen yaitu kebijakan fiskal, kebijakan moneter secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang terhadap variabel dependen stabilitas harga. Hal ini dibuktikan dengan nilai pobabilitas (F-Statistik) dalam jangka pendek sebesar 0.000000 dimana nilai probabilitas 0.000000 0,05 (α = 5%). Sedangkan nilai probabilitas (F-Statistik) dalam jangka panjang sebesar 0.000000 dimana nilai probabilitas 0.000000 0,05 (α= 5%), artinya H02 ditolak dan Ha2 diterima

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail