Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: coping strategy
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

AN ANALYSIS OF STUDENT ACADEMIC STRESS AND COPING STRATEGY USED BY ENGLISH STUDENTS ENROLLED IN CURRICULUM AND MATERIAL DEVELOPMENT COURSE

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RATIH PERMATA SARI, NIM. 15 300 400 078, judul skripsi “AN ANALYSIS OF ACADEMIC STRESS AND COPING STRATEGY USED BY ENGLISH STUDENTS ENROLLED IN CURRICULUM AND MATERIAL DEVELOPMENT COURSE”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah ditemukannya gejala stress akademik mahasiswa pada matakuliah Curriculum and Material Development jurusan Tadris Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase gejala stress akademik yang dirasakan dan cara mengatasi stress akademik oleh mahasiswa semester 5 yang telah mengikuti matakuliah Curriculum and Material Development jurusan Tadris Bahasa Inggris di IAIN Batusangkar. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional survey. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester 5 Tadris Bahasa Inggris yang terdaftar pada matakuliah Curriculum and Material Development tahun akademik 2019/2020 yang berjumlah 76 orang dengan sampel berjumlah 30 orang mahasiswa yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. 46 orang mahasiswa terpilih sebagai Sample Tried-Out (TO). Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan angket tertutup dengan 54 pernyataan yang dibuat berdasarkan teori gejala-gejala stres akademik. Hasil dari validitas instrumen menunjukkan 6 pernyataan revised dan 48 pernyataan valid. Sehingga didapat 54 pernyataan valid. Hasil dari reliabilitas instrumen adalah 0,743 (reliable). Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Arikunto dan Sudijono yang meliputi kriteria stres akademik dan tingkatan stres akademik Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3 faktor gejala stres akademik yang dialami oleh mahasiswa yang telah mengikuti matakuliah Curriculum and Material Development. Gejala stress akademik itu meliputi : 1) Emotional symptoms (gejala emosi) dengan persentase 13,5% dan; 2) Physical symptoms (gejala fisik) dengan persentase 9%; 3) Behavior symptoms (gejala prilaku) dengan persentase 17,4%. Mayoritas mahasiswa mengatasi stress akademik menggunakan emotion focused coping dari pada problem focused coping. Mahasiswa mengatasi stress dengan cara emotion focused coping yaitu nonton film, refreshing, istirahat, bercerita kepada orang tua atau sahabat, berdoa dan berfikir positif.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Antara Coping Strategy Dengan Kecemasan Dalam Menghadapi Ujian Praktik Pada Siswa Akuntansi SMK Negeri 1 Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hurrul Vickry, NIM. 2230306030 Judul Skripsi “Hubungan antara Coping Strategy dengan Kecemasan dalam Menghadapi Ujian Praktik pada Siswa Akuntansi SMK Negeri 1 Batusangkar”. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kecemasan akademik yang dialami siswa SMK Akuntansi dalam menghadapi ujian praktik. Kecemasan ini muncul akibat tuntutan standar kompetensi yang tinggi sehingga menimbulkan kecemasan akan kegagalan saat praktik, serta ketidaksiapan siswa dalam mengelola kecemasan secara efektif. Kondisi ini menunjukkan adanya celah antara tuntutan pembelajaran dengan kemampuan coping strategy siswa yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara coping strategy dengan kecemasan dalam menghadapi ujian praktik pada siswa SMK Negeri 1 Batusangkar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 75 siswa dengan teknik total sampling, sehingga diperoleh data efektif dari 70 responden kelas XI dan XII. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner skala Likert empat pilihan jawaban yang mengukur variabel coping strategy (32 butir) dan kecemasan (32 butir). Seluruh butir instrumen telah dinyatakan valid (Aiken's V dan Product Moment Pearson) serta reliabel (Cronbach’s Alpha > 0,80). Teknik analisis data menguji hipotesis menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan coping strategy siswa berada pada kategori sedang (61,4%) dan kecemasan menghadapi ujian praktik berada pada kategori sedang (65,7%). Analisis korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara coping strategy dengan kecemasan menghadapi ujian praktik (r = 0,344, p = 0,003 0,05). Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 11,90% mengindikasikan bahwa coping strategy memberikan kontribusi sebesar 11,90% terhadap variasi kecemasan, sedangkan 88,10% dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya peranan bimbingan konseling dan pendampingan psikologis di sekolah untuk membantu siswa mengoptimalkan coping strategy adaptif.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STRATEGI COPING STRES PADA 3 PASANGAN REMAJA YANG MENIKAH USIA DINI DI KECAMATAN LINTAU BUO UTARA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Dita Nurul Qhomariah, NIM 1730306010, Judul Skripsi “ Strategi Coping Stres Pada 3 Pasangan Remaja Yang Menikah Usia Dini Di Kecamatan Lintau Buo Utara”, Jurusan Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini yaitu untuk mendeskripsikan Strategi Coping Stres Pada Pasangan Remaja Yang Menikah Usia Dini yaitu untuk mengetahui bagaimana Strategi Coping Stres Pada Pasangan Remaja Yang Menikah Usia Dini dengan Emotion focused coping, dan untuk mengetahui bagaimana Strategi Coping Stres Pada Pasangan Remaja Yang Menikah Usia Dini dengan Problem focused coping. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik penentuan subjek dengan mengguakan teknik purposive yaitu tiga pasang remaja menikah dini berusia 16-19 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara den observasi. Instrumen dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri dengan dibantu pedoman wawancara dan observasi.Uji keabsahan data menggunakan triagulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan interaktive model yaitu dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pertama bahwasanya informan mengambil jarak ketika dihadapi suatu permasalahan, dalam mengambil jarak akan lebih membaik, dalam usaha yang dilakukan dengan mencari dukungan bercerita ke orang terdekat, dengan meminta solusi,dengan begitu juga menenangkan emosi. Kedua mengalami stres dengan permasalahan perekonomian yang tidak mencukupi kehidupan sehari-hari,Keadaan ekonomi yang belum mapan menjadisalah satu penyebab pertengkaran pada pasangan karena kebutuhan hidup yang tidak sebanding dengan penghasilan yang didapat..

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail