ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Aisyah. NIM.2030103005 Judul Skripsi: “Manajemen Sarana dan Prasarana Pada Program Boarding Class Di SMP Negeri 2 Sawahlunto”. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. 2024. Masalah utama dalam skripsi ini adalah mengenai pengadaan sarana dan prasarana pada program boarding class di SMP Negeri 2, adapun pertanyaan penelitian adalah bagaimana pengadaan sarana dan prasaran pada program boarding class di SMP Negeri 2 Sawahlunto, tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengadaan sarana dan prasarana pada program boarding class di SMP Negeri 2 Sawahlunto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang berlokasi di SMP Negeri 2 Sawahlunto. Sumber data dalam penelitian ini berjumlah 2 orang yaitu kepala sekaligus bendahara boarding class dan staff boarding class. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri, dan dibantu dengan pedoman wawancara dan dibantu dengan kamera dan perekam suara, buku dan pena untuk mencatat hasil wawancara. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan beberapa tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi teknik atau metode dalam penjaminan keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana yang terfokus pada pengadaan sarana dan prasarana boarding class di SMP Negeri 2 Sawahlunto dimulai dari perencanaan pengadaan, pelaksanaan pengadaan lalu pelaporan pengadaan sarana dan prasarana. Pengadaan sarana dan prasarana dimulai dengan perencanaan pengadaan dengan melakukan rapat untuk menentukan kebutuhan dan menentukan sumber dana pengadaan setelah itu menetapkan dokumen RKAS (rencana kegiatan anggaran sekolah) boarding class rapat dilakukan bersama kepala sekolah, kepala boarding class, staff boarding class dan bendahara sekolah, lalu pada pelaksanaan pengadaan dengan mengadakan sarana dan prasarana boarding class dengan membeli langsung sesuai yang tertera di RKAS boarding class tahun ajaran 2024/2025 setelah itu pada tahap pelaporan pengadaan bahwa pada pelaporan pengadaan tergantung sumber pengadaan jika pengadaan menggunakan dana BOS maka laporan adalah tanggung jawab sekolah dan pengadaan menggunakan dana boarding class tidak dibuat laporan berhubung sesuai RKAS boarding class tahujn ajaran 2024/2025 pengadaan semuanya bersumber dari dana boarding class maka bendahara boarding class tidak membuat laporan pengadaan, lalu bukti-bukti pembelian sarana dan prasarana seperti kwitansi atau nota pembelian tidak semuanya di simpan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK WINDA MARTAVIA. NIM 2030103106, Judul Skrisi : “Manajemen Pembiayaan Boarding Class di SMP N 2 Sawahlunto”, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu KeguruanUniversitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2024. Penelitian ini berangkat dari keunikan yang terlihat di lapangan. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan pada bulan Maret 2024 di SMP Negeri 2 Sawahlunto ditemukan salah satu sekolah negeri yang menerapkan asrama yaitu SMPN 2 Sawahlunto, namun dalam ruang lingkup yang kecil yang berbentuk kelas asrama (Boarding class). SMP Negeri 2 Sawahlunto ini merupakan sekolah tingkat menengah pertama di Kota Sawhlunto yang berasrama dengan biaya yang paling murah diabandingkan sekolah berasrama lainnya. Biaya yang terjangkau membuat orang tua yang berada diluar Kota Sawahlunto berminat memasukkan anaknya untuk ikut program boarding class juga dengan pengelolaan pembiayaan yang baik. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi khasus yang bertempat di SMP Negeri 2 Sawahlunto. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala asrama atau kepala boarding, staff boarding bidang pendidikan dan Pembina asrama SMP N 2 Sawahlunto. Hasil penelitian ini menunjukkan tahapan-tahapan pengelolaan pembiayaan program boarding class di SMP N 2 Sawahlunto adalah 1) Tahapan penganggaran (Budgeting) yang meliputi proses : Mengidentifikasi kegiatan yang akan dilakukan serta dengan jumlah anggaran yang dibutuhkan, mengidentifikasi sumber dana, Membuat RKAS, meminta persetujuan anggara, revisi anggaran, meminta persetujuan ulang anggaran dan pengesahan. 2) Tahapan Akunting, meliputi : pengelolaan pendapatan dan pengeluaran. 3) Tahapan evaluasi (Auditing), meliputi : Penetapan standar atau patokan yang digunakan baik berupa ukuran kuantitas, kualitas, biaya, dan waktu, membandingkan rencana penggunaan anggaran dan kenyataan saat penggunaan anggaran, mengidentifikasi penyimpang., menentukan tindakan perbaikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Intan Merizon Endini, NIM. 1930101079, Judul Skripsi “Pelaksanaan Kegiatan Tahfidz Al-Quran pada Program Boarding Class di SMP Negeri 2 Sawahlunto”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Penelitian skripsi ini berangkat dari permasalahan yang terlihat di lapangan. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan pada bulan Februari 2023 di SMP Negeri 2 Sawahlunto ditemukan salah satu sekolah negeri yang menerapkan asrama yaitu SMPN 2 Sawahlunto, namun dalam ruang lingkup yang kecil yang berbentuk kelas asrama (boarding class). Boarding class SMP Negeri 2 Sawahlunto ini memiliki program unggulan yaitu kegiatan tahfidz Al- Quran. Keunggulan program tahfidz Al-Quran ini terlihat dari capaian prestasi yang telah diraih siswa asrama baik itu tingkat kota, provinsi, maupun nasional. Dan juga telah banyak alumni boarding class SMP Negeri 2 Sawahlunto yang diterima di sekolah unggul di dalam dan luar provinsi melalui prestasi yang diraih selama berada di boarding class SMP Negeri 2 Sawahlunto salah satunya prestasi tahfidz Al-Quran. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field research) dengan menggunakan metode kualitatif yang bertempat di SMP Negeri 2 Sawahlunto. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala asrama, Pembina asrama, guru tahfidz Al-Quran, dan siswa asrama (boarding class) di SMP Negeri 2 Sawahlunto. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang penulis gunakan menurut Miles dan Huberman. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa unsur-unsur yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tahfidz Al-Quran pada program boarding class di SMP Negeri 2 Sawahlunto yaitu meliputi: Pertama, tujuan adalah untuk terciptanya generasi qur’ani yang bertqwa dan berakhlak mulia. Kedua, metode yaitu menggunakan medote 3T+1M (Metode talqin/ tasmi’, tahsin, tikrar, dan murajaah). Ketiga, kompetensi guru yaitu memiliki 2 orang guru tahidz Al-Quran. Keempat, jumlah siswa asrama sebanyak 22 siswa. Kelima, menggunakan media berupa video dan speaker. Keenam, evaluasi yang dilakukan setiap minggu berupa (murajaah dan perbaikan bacaan) dan memberikan motivasi serta evaluasi pertahun berupa ujian tahfidz dua kali dalam setahun.