Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: aql
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pelaksanaan Metode Taqlidy Hamidi dan Latihan Terbimbing pada Kegiatan Ekstrakurikuler Kaligrafi di SMP Quran Al-Zamriyah Payakumbuh

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Melda Elisa, NIM 2030101022, Judul Skripsi, "Pelaksanaan Metode Taqlidy Hamidi dan Latihan Terbimbing pada Kegiatan Ekstrakurikuler Kaligrafi di SMP Quran Al-Zamriyah Payakumbuh". Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Latar belakang masalah dari penelitian ini adalah di SMP Quran Al-Zamriyah Payakumbuh memiliki kegiatan ekstrakurikuler kaligrafi yang menggunakan kombinasi metode taqlidy hamidi dan latihan terbimbing dalam pelaksanaannya yang mana belum banyak diterapkan di sekolah-sekolah yang menerapkan ekstrakurikuler kaligrafi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana teknis pelaksanaan metode taqlidy hamidi dan latihan terbimbing di SMP Quran Al-Zamriyah Payakumbuh yang terdiri dari pelaksanaan, faktor pendukung, dan penghambat metode taqlidy hamidi dan latihan terbimbing dalam kegiatan ekstrakurikuler kaligrafi. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Kemudian untuk menjamin keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi data untuk menguji terhadap berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler kaligrafi di SMP Quran Al-Zamriyah Payakumbuh menggunakan metode taqlidy hamidi dan latihan terbimbing bertujuan mempercepat pemahaman siswa tentang berbagai jenis khat. Kegiatan berlangsung satu kali seminggu yaitu hari Selasa selama satu setengah jam setelah Asar, dengan materi berupa ayat pendek. Siswa mengerjakan tugas yang diberikan dan pengoreksian serta bimbingan dilakukan pada setiap pertemuan jika diperlukan. Efektivitas metode ini bergantung pada pemilihan langkah dan materi yang tepat. Guru menggunakan papan tulis, kapur, dan spidol, sementara siswa memakai pensil, penghapus, pengaris, kalam, kertas, buku kaligrafi, dan tinta. Langkah-langkahnya meliputi penyiapan alat, pemberian contoh oleh guru, penulisan ulang oleh siswa, koreksi oleh guru, dan evaluasi dengan menulis ulang. Faktor pendukung terlaksananya metode taqlidy hamidi dan latihan terbimbing ini adalah kompetensi guru dalam menulis dan pemahaman teorinya. Selain itu,perlu juga adanya kegigihan dari siswa dalam belajar kaligrafi untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah waktu yang terlalu singkat sehingga memnungkinkan penyerapan ilmu oleh siswa belum bisa terlalu maksimal.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

HADHARAH : Jurnal Keislaman dan Peradaban Volume 8 Nomor 2, Juli 2014

2019•Koleksi Perpustakaan

Pembahasan mengenai qawa’id al-taujih yang masih dalam kerangka al-ihtijaj, merupakan kajian yang penting dan ‘serius’. Dikatakan penting, karena dengan mengetahui, apalagi juga memahami qawa’id al-taujih, seorang pencinta ilmu nahwu akan mengenal belantara khasanah ilmu nahwu dengan segala rincian, rambu-rambu, dan discourses yang ada padanya. Dikatakan ‘serius’, karena analisa qawa’id al-taujih ini menggunakan hampir seluruh istilah teknis dan teoritis dalam nahwu dan sharaf. Ada prinsip utama dalam Ushul al-Fiqh Islam yaitu menjadikan al-mashlahat sebagai ghayah. Dalam Ushul alNahwu, ghayah ini dinamakan al-faidah. Al-Mashlahat dalam Ushul alFiqh dirumuskan dengan ungkapan “la dharar wa la dhirar,” sedangkan al-Faidah dalam Ushul al-Nahwu diungkapkan dengan “La khata’ wa la labas”.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail