ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rike Amelia Putri, NIM. 15 300 800 087. Judul skripsi “Pengaruh Bimbingan Klasikal Teknik Johari Window dalam Meningkatkan Self Disclosure Siswa Kelas VII.2 di SMPN 3 Pariangan”. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Persoalan yang terjadi pada siswa adalah siswa masih ragu-ragu dalam melakukan self disclosure ditandai dengan siswa masih pasif, takut dan cemas apabila dilibatkan dalam kegiatan di kelas, kurang berinteraksi dengan teman sekelas dikarenakan minder dan malu, selalu bergaul dengan teman yang sama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan klasikal teknik Johari Window dalam meningkatkan self disclosure siswa. Metode penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Design dengan tipe One Group Pre-test - Post-test Design. Instrumen yang digunakan adalah instrumen dengan menggunakan skala self disclosure model Likert. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 50 orang siswa dan sampel 25 orang siswa yang dikatakan masih ragu-ragu dalam melakukan self disclosure. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Hasil penelitian ini diperoleh melalui hasil analisis data dengan menggunakan uji-t dan n-gain. Hasil pre-test self disclosure siswa 24 orang (96%) pada kategori ragu-ragu dan 1 orang (4%) pada kategori tidak terbuka. Setelah diberikan treatment diperoleh hasil skor post-test yaitu 6 orang (24%) pada kategori sangat terbuka, 19 orang (76%) pada kategori ter buka, sehingga dapat dipahami bahwa terjadi peningkatan dari hasil skor pre-test yang menunjukkan sebagian besar siswa ragu-ragu dalam mengungkapkan dirinya dengan hasil post-test self disclosure siswa yaitu menunjukkan sebagian besar siswa terbuka dalam mengungkapkan dirinya. Berdasarkan hasil analisis uji statistik thitung > ttabel pada taraf signifikan 5% yaitu 28,21> 2,06. Dengan demikian hipotesis nihil (H_0) ditolak berarti bimbingan klasikal teknik Johari Window berpengaruh signifikan dalam meningkatkan self disclosure siswa atau hipotesis alternative (H_a) diterima. Diartikan bahwa bimbingan klasikal teknik Johari Window berpengaruh signifikan dalam meningkatkan self disclosure siswa kelas VII.2 di SMPN 3 Pariangan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
M. Bayu Kusuma, NIM:2030306030, Judul Skripsi "Hubungan antara Self disclosure dengan kecemasan pada Mahasiswa akhir UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Skripsi, Program studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah tentang Self disclosure dengan kecemasan pada Mahasiswa akhir UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Mahasiswa tingkat akhir menunjukan berbagai permasalahan dalam menyelesaikan studinya, hal ini terlihat dari mahasiswa tingkat akhir mengalami kecemasan yang tampak pada aspek fisik, seperti jantung berdebar, sakit kepala, sulit tidur, dan mudah lelah, aspek kognitif, seperti kekhawatiran berlebihan, pikiran negatif, dan ketakutan tidak mampu menyelesaikan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara Self disclosure dengan kecemasan pada Mahasiswa akhir UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik korelasi untuk mencari Hubungan antara Self disclosure dengan dengan kecemasan pada Mahasiswa akhir UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Jumlah Populasi dalam penelitian ini 122 orang dengan sampel sebanyak 97 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala likert dengan menggunakan instrumen penelitian skala Self disclosure dengan skala kecemasan. Pengolahan analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi pearson produck moment secara statistik dengan bantuan software SPSS v. 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara Self disclosure dengan dengan kecemasan pada Mahasiswa akhir UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Hal ini terlihat dari besarnya sig kecil dari 0,005 (0,001 0,005) dan r 0,345 dengan kesimpulan bahwa Ha di terima dan Ho di tolak. Hal ini menandakan bahwa terdapat hubungan sedang antara Self disclosure dengan dengan kecemasan pada Mahasiswa akhir UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Maulia Adinda Rahmi, NIM: 2230306042, Judul Skripsi: Hubungan Antara Parent Attachment Dengan Self Disclouser Pada Siswa Di Pondok Pesantren Yayasan Perguruan Islam El-Nur El-Kasyaf”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuludin Adab Dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Inti permasalahan dalam penelitian ini terlihat dari keterbatasan interaksi dan komunikasi santri dengan orang tua selama tinggal di pesantren. Beberapa santri lebih nyaman bercerita kepada teman sebaya dan membatasi pengungkapan perasaan maupun permasalahan kepada orang tua karena khawatir membuat orang tua cemas atau kecewa. Kondisi tersebut menunjukkan keterbatasan self disclosure pada remaja santri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara parent attachment dengan self disclosure pada remaja santri di Pondok Pesantren Yayasan Perguruan Islam El-Nur El-Kasyaf. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi berjumlah 105 santri MTs Putri dengan teknik total sampling, dan 101 santri menjadi subjek penelitian. Pengumpulan data menggunakan skala Parent Attachment yang terdiri atas 19 butir dan skala Self Disclosure yang terdiri atas 49 butir. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman's rho dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 20. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara parent attachment dengan self disclosure pada remaja santri di Pondok Pesantren Yayasan Perguruan Islam El-Nur El-Kasyaf, dengan nilai p = 0,079 (> 0,05) dan koefisien korelasi r = 0,175. Dengan demikian, Ha ditolak dan H₀ diterima. Temuan deskriptif menunjukkan parent attachment berada pada kategori tinggi, sedangkan self disclosure berada pada kategori rendah dan sedang dengan proporsi yang sama.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Wulan Dwi Cahyani, NIM : 2030306068, Judul Skripsi: “HUBUNGAN ANTARA INTERPERSONAL TRUST DENGAN SELF DISCLOSURE PENGGUNA INSTAGRAM PADA SISWA SMK N 1 SOLOK"”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Permasalahan dalam skripsi ini adalah fenomena media sosial, khususnya instagram, telah menjadi wadah utama remaja dalam mengekspresikan diri, baik melalui unggahan foto, video, maupun cerita singkat (story). Tidak jarang siswa mengungkapkan perasaan senang, sedih, bahkan persoalan pribadi secara terbuka di akun mereka. Self disclosure di media sosial cenderung beresiko karena setiap orang dapat dengan mudah melihat data pribadi yang telah diungkapkan di media social instagram, apalagi jika self disclosure tersebut diungkapkan dalam bentuk yang negatif, seperti berbicara kasar, mengkritik, menyinggung ataupun mendapat penolakan dari orang lain. Maka dari itu, bagi individu yang memasuki usia remaja penting untuk dapat mengungkapkan pemikirannya secara bijak dan sesuai dengan porsinya di media sosial salah satu faktor seseorang untuk melakukan self disclosure adalah kepercayaan (trust) pelaku self disclosure, kepada orang yang dianggap dapat menerima tentang informasi yang ingin ia sampaikan, hal ini juga sesuai dengan fenomena penggunaan account pribadi pada instagram. Orang-orang yang dapat mengakses informasi dari account adalah orang yang dipilih langsung oleh pengguna akun. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasional Rank Spearman. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 556 orang dengan sampel 100 orang. Teknik pengambilan sampel adalah menggunakan cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Likert dengan menggunakan instrumen penelitian skala self disclosure dan skala interpersonal trust. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara interpersonal trust dengan self disclosure. Berdasarkan hasil kategorisasi interpersonal trust dan self disclosure yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kategori kedua variable berada pada kategori sedang. Uji normalitas yang dilakukan menggunakan uji kologorov smirnov dengan nilai variable self disclosure dengan nilai 0,014 dan variable interpersonal trust dengan nilai 0,017 yang lebih besar dari 0,05 jadi asumsi normalitas pada penelitian ini dapat dinyatakan dengan normal. Uji linearitas antara self disclosure dengan interpersonal trus terdapat hubungan yang linier antara kedua variable tersebut. Berdasarkan hasil hipotesis menunjukan bahwa (rxy = 0,235) dengan nilai signifikansi 0,018. Hal ini berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak, artinya terdapat hubungan yang signifikan yang lemah antara self disclosure dengan interpersonal trust mpada remaja di SMK Negeri 1 kota Solok. Dari hasil data yang peneliti peroleh terdapat hubungan yang signifikan yang lemah antara self disclosure dengan interpersonal trust mpada remaja diSMK Negeri 1 kota Solok. Dalam penelitian yang peneliti lakukan Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan interpersonal yang dimiliki siswa, maka semakin tinggi pula keterbukaan diri mereka dalam menggunakan Instagram. Sebaliknya, rendahnya tingkat kepercayaan interpersonal berpengaruh pada rendahnya keterbukaan diri. Dengan demikian, interpersonal trust menjadi salah satu faktor penting yang mendorong siswa untuk berani mengungkapkan pikiran, perasaan, maupun pengalaman pribadinya di media sosial. Kata Kunci: interpersonal trust, self disclosure, Instagram, remaja
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Arina Ilfa Rusyda, NIM: 2130306007, Judul Skripsi: “Hubungan Self Compassion dengan Self Disclosure Pada Remaja Panti Asuhan Daarut Taqwa Ihsaniyya Yogyakarta”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Inti permasalahan dalam skripsi adalah remaja Panti Asuhan Daarut Taqwa Ihsaniyya Yogyakarta tidak pernah memberitahukan tentang perasaan yang dirasakan, latar belakang keluarganya, bagaimana menjalani kegagalan, dan berapa uang jajan yang dimiliki oleh dirinya. Perilaku tersebut dapat mengakibatkan terjadinya kesulitan dalam berinteraksi dengan orang lain. Sehingga untuk memiliki self disclosure yang bagus diperlukan self compassion yang bagus juga. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui korelasi atau hubungan antara self compassion dengan self disclosure pada remaja Panti Asuhan Daarut Taqwa Ihsaniyya Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis korelasi untuk mengetahui hubungan antara variabel self compassion dengan variabel self disclosure. Jumlah populasi dalam penelitian ini berjumlah 42 orang dengan sampel 33 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik skala guttman untuk variabel self compassion dan skala likert untuk variabel self disclosure. Pengolahan data dilakukan secara statistik dengan bantuan dari program software SPSS 20.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan self compassion dengan self disclosure pada remaja Panti Asuhan Daarut Taqwa Ihsaniyya Yogyakarta. Hal ini dapat dilihat dari uji korelasi yang telah dilakukan, nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,876 > 0,05. Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) ditolak dan hipotesisi null (Ho) diterima. Artinya, tidak ada hubungan antara self compassion dengan self disclosure pada remaja Panti Asuhan Darrut Taqwa Ihsaniyya Yogyakarta.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ghina Imtinan, NIM: 2130306027, Judul Skripsi “Hubungan Self Disclosure Dengan Resiliensi Pada Remaja Panti Asuhan Daarut Taqwa Ihsaniyya Yogyakarta”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Self disclosure atau keterbukaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam membangun hubungan interpersonal yang sehat dan mendukung perkembangan psikologis remaja. Di sisi lain, resiliensi adalah kemampuan individu untuk bangkit dari tekanan dan kesulitan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self disclosure dengan resiliensi pada remaja yang tinggal di Panti Asuhan Daarut Taqwa Ihsaniyya, Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah 65 remaja panti asuhan yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan dua instrumen: skala self disclosure dan skala resiliensi, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik korelasion pearson produck moment menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara self disclosure dengan resiliensi pada remaja di panti asuhan (r = 0, 865; p > 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat self disclosure remaja tidak secara langsung memengaruhi tingkat resiliensi mereka. Faktor-faktor lain seperti dukungan sosial, pengalaman hidup, dan pola asuh diduga turut memengaruhi resiliensi remaja di panti asuhan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa intervensi peningkatan resiliensi pada remaja panti asuhan sebaiknya tidak hanya berfokus pada self disclosure, tetapi juga memperhatikan faktor-faktor lain yang berkontribusi pada kemampuan mereka untuk menghadapi tantangan hidup.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Natasya Fransiska, NIM 1930306031. Judul Skripsi: “PERBEDAAN SELF DISCLOSURE PADA MAHASISWA PSIKOLOGI BERDASARKAN JENIS KELAMIN”. Program studi S1 Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2024. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah self disclosure berupa pengungkapan informasi pribadi antara mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan program studi Psikologi Islam memperlihatkan hal yang serupa baik pengungkapan permasalahan yang terjadi dikeluarga, permasalahan dalam hal percintaan, permasalahan dalam pekerjaan maupun postingan dimedia sosial tentang perasaan maupun pengalaman pribadi seperti postingan jalan-jalan . Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan self disclosure pada mahasiswa Psikologi Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar berdasarkan perbedaan jenis kelamin. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kuantitatif komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Psikologi Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar angkatan 2019-2023 yang berjumlah 350 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan tingkat eror 10% dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 80 orang. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah menggunakan skala self disclosure yang penulis buat sendiri berdasarkan teori dari Chaudoir dan Fisher. Uji komparasi menggunakan uji T dengan bantuan SPSS. Dari penelitian yang penulis lakukan, diperoleh hasil bahwa self disclosure pada mahasiswa Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah di UIN Mahmud Yunus Batusangkar berdasarkan jenis kelamin tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis statistik yang menunjukkan bahwa nilai t 0,085 > 0,050 yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat self disclosure antara kedua kelompok.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wina Febri Adha, NIM 1930303032, dengan judul skripsi “Self Siclosure Melalui Penggunaan Media Sosial Facebook (Studi Kasus: Masyarakat Dewasa Jorong Koto Tangah Kabupaten Tanah datar)”. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini mengenai self disclosure, hal ini dikarenakan ditemukan berbagai fenomena di masyarakat terkait self disclosure dalam penggunaan media sosial facebook. Tujuan dari penulisan skripsi ini untuk mendeskripsikan bentuk, tujuan dan manfaat self disclosure yang dilakukan masyarakat dewasa Jorong Koto Tangah melalui penggunaan media sosial facebook. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskripsif sehingga membantu dalam menganalisis dan mendeskripsikan data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan penulis yaitu analisis sebelum di lapangan seperti literatur terdahulu, analisis data dilapangan yaitu reduksi data dan penyajian dat, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Johari Window. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa bentuk terbesar dari self disclosure masyarakat dewasa jorong Koto Tangah adalalah wilayah terbuka, kemudian wilayah tersembunyi dan wilayah buta. Selain itu ditemukan enam alasan masyarkat melakukan self disclosure yakni mengekpresikan diri, memberikan informasi, pamer, promosi, memotivasi,dan mencurahkan perasaan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Akmal Zuhdi, NIM: 1830306001, Judul Skripsi “Hubungan Tipe Kepribadian dengan Self Disclosure di Media Sosial Instagram pada Mahasiswa”, Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah masalah self disclosure (keterbukaan diri) di media sosial instagram pada mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tipe kepribadian dengan self disclosure di media sosial instagram pada mahasiswa Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar sebanyak 260 orang. Jenis pengambilan sampel yaitu random sampling, dengan total kesalahan 5% maka jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 160 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala Likert dengan menyebar skala tipe kepribadian dan skala self disclosure kepada mahasiswa Program Studi Psikologi Islam. Pengolahan data dilakukan secara statistik dengan bantuan SPSS v. 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara tipe kepribadian dengan self disclosure di media sosial isntagram pada mahasiswa Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar, dari data yang di dapatkan menujukkan nilai koefisien korelasi r 0,182 dengan signinifikasi 0,021 (p0,05) menujukkan adanya hubungan yang signifikan, yang berarti hipotesis dalam penelitian ini (Ha) diterima dan (Ho) ditolak. Dengan ini peneliti memperoleh hasil bahwa adanya hubungan signifikan antara tipe kepribadian dengan self disclosure di media sosial Instagram pada mahasiswa Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar.