ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Syafril Oktavian Wijaya. NIM 15301000026. Judul Skripsi: “Urgensi Pencatatan Perkawinan Dan Relevansinya Dengan Pencatatan Kependudukan” Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah Urgensi (penting) Pencatatan Perkawinan dan Relevansi (kecocokan) dengan Pencatatan Kependudukan. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menjelaskan adalah Urgensi (penting) Pencatatan Perkawinan dan Relevansi (kecocokan) dengan Pencatatan Kependudukan.
Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan yuridis normatif, yaitu menganalisis Urgensi (penting) Pencatatan Perkawinan dan Relevansi (kecocokan) dengan Pencatatan Kependudukan. Teknik analisis data bersifat induktif, dengan cara mencari dan mengumpulkan serta menyusun data secara sistematis, kemudian data tersebut dianalisis untuk menarik kesimpulan.
Penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwaPencatatan Perkawinan merupakan hal yang sangat penting dilakukan oleh pasangan suami istri, karna akan mendatangkan manfaat yang positif seperti selain sah dipandang agama, perkawinannya juga sah dimata negara. Pasangan suami istri juga memperoleh segala akibat hukum dai Pencatatan Perkawinan tersebut, yaitu memperoleh Akta Nikah, bisa mengurus Akta Kelahiran Anak, membagi harta warisan dan untuk membuat pasport. Hubungan antara Pencatatan Perkawinan dengan Pencatatan Kependudukan saling mempengaruhi dan saling mendukung. Jika pasangan suami istri ingin nikahnya dipandang sah oleh negara, memperoleh hak-hak sebagai warga negara maka pasangan tersebut harus terlebih dahulu melakukan Pencatatan Perkawinan. Dan dengan adanya Pencatatan Perkawinan akan menciptakan ketertiban dalam masyarakat untuk memperoleh hak kewarganegaraannya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fokus dalam skripsi ini adalah untuk menjelaskan praktik pelaksanaan pembatalan peminangan di Nagari Padang Laweh Malalo, urgensi sanksi adat pembatalan peminangan, serta relevansi antara sanksi adat tersebut dengan prinsip maslahah dalam hukum Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dan menganalisis bagaimana sanksi adat diterapkan, menilai dasar kemaslahatan yang melatarbelakanginya, serta meninjau kesesuaian sanksi tersebut dengan nilai keadilan dan kemanfaatan menurut syariat Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer dari penelitian ini adalah Sembilan orang yang terdiri dari liam orang ninik mamak, satu bundo kandung dan tiga pasangan terlibat dalam kasus pembatalan peminangan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan Pertama, pelaksanaan pembatalan peminangan di Nagari Padang Laweh Malalo dilaksanakan berdasarkan ketentuan adat yang telah disepakati sejak awal prosesi peminangan, terutama pada tahap latak tando dan makan nasi bungkusan. Apabila pembatalan dilakukan setelah kedua tahap tersebut, pihak yang membatalkan dikenakan sanksi adat berupa denda emas dengan jumlah tertentu yang ditetapkan melalui musyawarah ninik mamak. Ketentuan ini bersifat mengikat secara adat dan berfungsi untuk menjaga ketertiban serta kehormatan keluarga kedua belah pihak. Kedua, Sanksi adat memiliki peran penting dalam menjaga kehormatan keluarga, mencegah konflik, dan menegakkan tanggung jawab sosial. Namun, penerapannya masih bersifat umum dan belum mempertimbangkan alasan pembatalan, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakadilan bagi pihak yang tidak bersalah. Ketiga, ditinjau dari perspektif maslahah, sanksi adat pembatalan peminangan mengandung prinsip jalb al-manfa‘ah karena berfungsi mewujudkan ketertiban sosial, menjaga kehormatan keluarga, dan menumbuhkan tanggung jawab adat, serta mengandung prinsip daf‘ al-mafsadah karena mencegah konflik, kerugian sosial, dan perilaku tidak bertanggung jawab dalam proses peminangan. Namun demikian, agar kemaslahatan tersebut tercapai secara optimal, penerapan sanksi adat perlu dilakukan secara proporsional dan kontekstual dengan mempertimbangkan alasan pembatalan dan tingkat kesalahan para pihak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Taufini Cahayu Putri, NIM, 2130304058 judul skripsi “ANALISIS KEGIATAN PENGEMBANGAN KOLEKSI MINANGKABAU DI PERPUSTAKAAN UMUM KABUPATEN TANAH DATAR”. Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan pada skripsi ini adalah koleksi Minangkabau kurang digunakan oleh pemustaka, dengan jumlah pengguna dalam hitungan seminggu berkisar antara 3 hingga 5 orang pada waktu tertentu.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan kegiatanini pengembangan koleksi khususnya pada aspek relevansi dan kerjasama. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penjaminan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber , triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perpustakaan mengidentifikasi kebutuhan informasi terhadap pemustaka melalui survei, membagikan kuisioner dengan analisis koleksi untuk mendukung kepuasan pemustaka dan mengadakan bahan pustaka melalui kerjasama dengan artian memberikan dampak positif bagi perpustakaan guna kebutuhan informasi pemustaka. Jadi dapat disimpulkan bahwa Perpustakaan Umum Kabupaten Tanah Datar telah melaksanakan kegiatan pengembangan koleksi meskipun belum sepenuhnya optimal, namun perlu terus dievaluasi untuk memastikan relevansinya dengan kebutuhan pengguna, serta perpustakaan perlu melakukan promosi dan sosialisasi koleksi Minangkabau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadara pemustaka terhadap koleksi Minangkabau.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK WINDY RAHAYU, NIM 1630401198, dengan judul skripsi “Relevansi Relokasi Bank Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus BPRS Carana Kiat Andalas)”. Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2021. Pokok permasalahan dari skripsi ini adalah relokasinya kantor bank dari Jl. Raya Kapas Panji No. 49 KM 3 Bukittinggi Sumbar, kemudian direlokasi ke Jl. Simpang 4 Padang Lua Ladang Laweh Nagari Padang Lua Kec. Banuhampu Kab. Agam. Perpindahan lokasi ini dengan didasari pertimbangan karena lebih banyak nasabahnya yang berasal dari Padang Lua. Dengan demikian memudahkan nasabah untuk bertransaksi kekantor bank itu sendiri. relokasi juga berpengaruh pada pendapatan BPRS Carana Kiat Andalas dengan adanya kenaikan sedikit demi sedikit, ditambah lagi dengan nasabah yang mayoritas berada di Padang Lua lebih mudah untuk bertransaksi secara langsung ke BPRS Carana Kiat Andalas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor pendukung relokasi, menjelaskan proses persiapan relokasi dan mendeskripsikan dampak relokasi terhadap profitabilitas. Jenis penelitian yang di peneliti gunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengmpulan data yang peneliti gunakan adalah melalui observasi awal, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif yang menggambarkan bagaimana Relevansi Relokasi Bank Terhadap Profitabilitas di BPRS Carana Kiat Andalas. Dari penelitian yang peneliti lakukan dilapangan dapat disimpulkan bahwa latar belakang PT BPRS Carana Kiat Andalas relokasi yaitu agar bank lebih dekat dengan pasar Padang Lua, karena Pasar Padang Lua ini merupakan market share paling potensial bagi BPRS Carana Kiat Andalas dan ingin lebih dikenal nasabah dan habisnya masa kontrak tempat BPRS Carana Kiat Andalas beroperasi. BPRS Carana Kiat Andalas beroperasi di Jl. Raya Kapas Panji No. 49 KM 3 Bukittinggi. Proses relokasi yang dilakukan PT BPRS Carana Kiat Andalas dari aspek administrasi bank telah mempersiapkan syarat serta kelengkapan yang diperlukan untuk izin relokasi kantor bank. Sedangkan dari aspek pemasaran kepada nasabah bank telah memasang pengumunan di depan pintu sebulan sebelum relokasi dan mengatakan secara langsung kepada nasabah. Profitabilitas PT BPRS Carana Kiat Andalas setelah relokasi meningkat dari tahun ke tahun.