ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nadia Izzaty, NIM: 2230306057, Judul Skripsi “Perbedaan Loneliness antara Pelajar Laki-Laki dan Perempuan yang Tinggal di Asrama Kolej Islam Darul Ulum (KIDU), Kedah, Malaysia”, Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universita Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Kesepian merupakan pengalaman psikologis yang mungkin dialami oleh pelajar akibat adanya kesenjangan antara harapan mereka mengenai hubungan sosial dan kenyataan hubungan yang sebenarnya mereka miliki. Meskipun pelajar tinggal bersama banyak orang lain di asrama, lingkungan asrama tidak secara otomatis mencegah individu mengalami kesepian. Kesulitan dalam menjalin hubungan yang erat dan memperoleh dukungan sosial dapat berkontribusi pada munculnya perasaan kesepian. Kondisi ini perlu dikaji lebih lanjut, terutama mengingat adanya potensi perbedaan tingkat kesepian antara pelajar laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan kesepian antara pelajar laki-laki dan perempuan yang tinggal di asrama Kolej Islam Darul Ulum (KIDU) di Kedah, Malaysia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif. Populasi penelitian berjumlah 86 pelajar yang tinggal di asrama, dengan sampel sebanyak 69 pelajar yang ditentukan menggunakan teknik incidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala loneliness yang dikembangkan oleh Hays dan DiMatteo (1987) dan telah diadaptasi ke dalam bahasa Melayu oleh Swami (2009). Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan uji homogenitas sebagai uji prasyarat, kemudian dilanjutkan dengan uji Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,065 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan loneliness yang signifikan antara pelajar laki-laki dan pelajar perempuan yang tinggal di Asrama Kolej Islam Darul Ulum (KIDU), Kedah, Malaysia. Berdasarkan hasil tersebut, hipotesis nol (H₀) diterima dan hipotesis alternatif (Hₐ) ditolak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yusila Maritya Mona, NIM: 2230306091, Judul Skripsi: "Hubungan antara Loneliness dengan Quarter Life Crisis pada Dewasa Awal di Jorong Silabuak Nagari Parambahan." Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena Quarter Life Crisis yang banyak dialami oleh individu pada masa dewasa awal. Fase ini ditandai dengan munculnya perasaan cemas, bingung, tidak percaya diri, dan ketidakpastian terhadap masa depan akibat berbagai tuntutan kehidupan, seperti pendidikan, pekerjaan, hubungan sosial, dan harapan untuk mencapai keberhasilan. Di sisi lain, individu juga rentan mengalami Loneliness, yaitu perasaan kesepian yang muncul ketika hubungan sosial yang dimiliki tidak sesuai dengan hubungan yang diharapkan. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan meningkatnya Quarter Life Crisis pada dewasa awal. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Loneliness dengan Quarter Life Crisis pada dewasa awal di Jorong Silabuak, Nagari Parambahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 130 orang dewasa awal di Jorong Silabuak, Nagari Parambahan, dengan sampel sebanyak 57 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling melalui metode simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Loneliness berdasarkan teori Russell (1996) dan skala Quarter Life Crisis berdasarkan teori Robbins dan Wilner (2001) yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara Loneliness dengan Quarter Life Crisis pada dewasa awal di Jorong Silabuak, Nagari Parambahan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar (r = 0,452) dan nilai signifikansi sebesar (p = 0,000 0,05). Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat Loneliness yang dialami individu, maka semakin tinggi pula tingkat Quarter Life Crisis yang dirasakan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat Loneliness, maka semakin rendah pula tingkat Quarter Life Crisis pada dewasa awal
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Elpitah Rahmi, Nim 2230306021, Judul Skripsi “Hubungan antara Loneliness dengan Homesickness pada Mahasiswa Perantau yang Tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pasaman (IMAPAS)”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena mahasiswa perantau yang mengalami homesickness akibat harus tinggal jauh dari rumah dan keluarga selama menempuh pendidikan. Kondisi tersebut terlihat dari mahasiswa yang sering menghubungi orang tua karena rasa rindu, tidak betah berada di tempat perantauan, sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, kehilangan semangat mengikuti aktivitas perkuliahan maupun organisasi, serta lebih memilih menyendiri daripada berinteraksi dengan teman. Perilaku tersebut menunjukkan bahwa homesickness tidak hanya dipengaruhi kondisi emosional mahasiswa, tetapi juga dapat berkaitan dengan munculnya perasaan kesepian (loneliness). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara loneliness dengan homesickness pada mahasiswa perantau yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pasaman (IMAPAS). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 129 mahasiswa perantau yang tergabung dalam IMAPAS. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling. Sampel penelitian berjumlah 56 orang yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data menggunakan skala loneliness berdasarkan teori Weiss dan skala homesickness berdasarkan teori Tilburg dan Vingerhoets .Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan IBM SPSS Statistics 20 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara loneliness dengan homesickness pada mahasiswa perantau yang tergabung dalam IMAPAS. Hal ini terlihat dari nilai koefisien korelasi sebesar rxy=0,506 dengan nilai signifikansi p=0,000 (p0,01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi loneliness maka semakin tinggi homesickness, dan sebaliknya semakin rendah loneliness maka semakin rendah homesickness.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Livia, NIM 2130306040, Judul Skripsi: “Hubungan Antara loneliness dengan nomophobia pada Remaja Kota Sawahlunto”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Masa remaja merupakan fase perkembangan yang sangat penting dan rentan mengalami berbagai tantangan psikologis, salah satunya adalah perasaan loneliness. Di era digital, remaja cenderung mengalihkan rasa loneliness mereka dengan menggunakan smartphone. Ketergantungan yang tinggi terhadap smartphone berpotensi menimbulkan gejala nomophobia, yaitu ketakutan berlebihan ketika jauh dari smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara loneliness dengan nomophobia pada remaja di Kota Sawahlunto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 317 siswa, dengan sampel sebanyak 76 orang yang dipilih melalui teknik pengambilan sempel proportional stratified random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala likert dengan menggunakan Instrumen yang digunakan adalah skala loneliness dan skala nomophobia. Data dianalisis menggunakan uji statistik korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel dengan bantuan IBM SPSS 26. Berdasarkan hasil uji hipotesis menjukan bahwa (rxy = 0,366 dengan taraf signifikan 1% ( p = 0.0010.01 hal ini berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara loneliness dengan nomophobia pada remaja di Kota Sawahlunto. Artinya, semakin tinggi tingkat loneliness yang dirasakan remaja, maka semakin tinggi pula tingkat nomophobia yang mereka alami, dan sebaliknya semakin rendah loneliness maka semakin rendah pula nomophobia yang di alami .
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Vita Sutria Sari, NIM 2130306089, Judul Skripsi “Hubungan Self Compassion Terhadap Loneliness Pada Remaja Dengan Orang Tua Tunggal Di Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Remaja yang kurang bersosialisasi dengan keluarga terutama orang tua rentan mengalami loneliness. Remaja yang memiliki orang tua tunggal akan merasakan sebuah ketidakutuhan dalam satu keluarga yang dirasakan kurangnya kasih sayang, perhatian, dan pengasuhan penuh yang didapatkan dari kedua belah pihak orang tua. Hal tersebut menimbulkan perasaan terisolasi dan mengalami loneliness. Perasaan loneliness yang terus menerus dibiarkan akan berdampak buruk bagi remaja, salah satu faktor yang dapat mempengaruhi loneliness yaitu self compassion, merupakan sikap kebaikan dan kepedulian terhadap diri sendiri saat menghadapi kegagalan, kekurangan, kesulitan maupun tantangan hidup lainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dan loneliness pada remaja yang memiliki orang tua tunggal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja yang berusia 12-21 tahun yang memiliki orang tua tunggal akibat perceraian atau salah satu orang tuanya meninggal dunia sehingga menyebabkan hilangnya salah satu peran orang tuanya yang berada di daerah Kabupaten Tanah Datar. Sampel penelitian ini ditentukan menggunakan purposive sampling dengan responden sebanyak 100 orang remaja. pengumpulan data dalam penelitian ni menggunakan skala self compassion (α=0,966) dan skala loneliness(α=0,937). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi spearman dengan bantuan SPSS versi 20 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil nilai koefisien korelasi sebesar r=-0.747, (p=0.0000.05), hal ini berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak, artinya self compassion memiliki hubungan yang signifikan dengan loneliness pada remaja dengan orang tua tunggal di Kabupaten Tenah Datar, maknanya semakin tinggi tingkat self compassion nya maka semakin rendah tingkat loneliness nya, begitupun sebaliknya, apabila self compassion pada remaja dengan orang tua tunggal rendah maka semakin tinggi tingkat loneliness nya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wardha Aziza. NIM 2130306091, Judul Skripsi "Hubungan Antara Loneliness Dengan Nomophobia Pada Remaja Kos RT 02 RW 06 Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru". Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh remaja kos yang mengalami loneliness karena jauh dari keluarga dan harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Untuk mengatasinya, banyak yang bergantung pada smartphone, namun penggunaan yang berlebihan pada smartphone justru memicu nomophobia, yaitu rasa cemas atau takut ketika berjauhan dari smartphone-nya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara loneliness dengan nomophobia pada remaja kos RT 02 RW 06 Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian ini ialah Remaja Kos Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru 140 remaja kos. Sampel penelitian berjumlah 58 Remaja kos di RT 02 RW 06 Kecamatan Tuah Madani, dengan sampel penelitian 58 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala loneliness dan nomophobia yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji kolerasi Pearson Product Moment untuk mengkaji hasil anarvariabel. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukan bahwa (rxy 0,630 dan dengan taraf signifikansi 1% (p=0.0000.01)) hal ini berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak, artinya kecerdasan loneliness memiliki hubungan yang signifikan dengan nomophobia di Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru, yakni semakin tinggi loneliness yang dimiliki pada remaja kos, maka semakin tinggi perilaku nomophobia nya, begitupun sebaliknya, apabila nomophobia remaja kos rendah, maka loneliness nya juga akan rendah.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SRI HANISA, NIM 1930306053, Judul skripsi “Hubungan Self Compassion Dengan Loneliness Pada Mahasiswa Psikologi Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar”. Jurusan Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2023. Pokok permasalahan dalam penelitian ini yaitu tentang mahasiswa mengalami kesepian, yang dipengaruhi oleh faktor situasional dan faktor kepribadian. Faktor situasional berpengaruh terhadap rasa kesepian yang dialami mahasiswa yaitu tidak nyaman ketika sedang berada dikeramaian dikarenkan merasa sendirian sehingga timbul rasa rindu akan suasana rumah. Faktor kepribadian ditandai dengan mahasiswa merasa malu memulai suatu pembicaraan dengan orang baru, merasa tidak percaya diri ketika berkenalan degan orang baru, sulit beradaptasi sehingga tidak memiliki begitu banyak hubungan dalam lingkup sosial seperti teman, kemudian merasa canggung dengan lingkungan baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara self compassion dengan loneliness pada mahasiswa Psikologi Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan berupa kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Psikologi Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar angkatan 2019 – 2022 yang masih aktif berjumlah 283 orang, dengan sampel penelitian berjumlah 166 subjek pengambilan sampel menggunakan teknik convinience sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini skala self compassion yang peneliti buat sendiri berdasarkan aspek-aspek dan juga teori dari Kristin Neff dan skala loneliness berdasarkan UCLA Loneliness Scale yang telah peneliti modifikasi kata-katanya. Uji korelasi yang digunakan menggunakan korelasi product moment dengan bantuan IBM SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara self compassion dengan loneliness pada mahasiswa Jurusan psikologi Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Hal ini terlihat dari besarnya rxy = -0,388 dengan p= 0,000 (p 0,01). Tanda minus di depan angka koefisien korelasi menunjukkan bahwa hubungan tersebut bersifat negatif. Kesimpulannya adanya hubungan antara self compassion dengan loneliness pada mahasiswa jurusan Psikologi Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Semakin tinggi self compassion mahasiswa maka akan semakin rendah loneliness pada mahasiswa.