Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Janin
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perkembangan Janin Perspektif Al-Qur`an dalam Kajian Tafsir di Media Sosial (Analisis Perbandingan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sabri Salihin, NIM 15301400008 (2020). Judul Skripsi: “Perkembangan Janin Perspektif Al-Qur`an dalam Kajian Tafsir di Media Sosial (Analisis Perbandingan)”. Jurusan Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin banyaknya pengguna media sosial yang butuh akan informasi agama Islam, khususnya di bidang tafsir ataupun tentang penjelasan ayat-ayat al-Qur`an. Dengan hal itu juga banyak muncul konten kajian tafsir al-Qur`an di media sosial yang perlu dikaji validitasnya. Banyaknya konten kajian tafsir tentang perkembangan janin perspektif al-Qur`an di media sosial menjadi alasan utama untuk dilakukannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan mendeskripsikan tentang: 1) bentuk-bentuk media sosial yang menjelaskan perkembangan janin perspektif al-Qur`an dalam kajian tafsir di media sosial. 2) tahapan-tahapan perkembangan janin perspektif al-Qur`an dalam kajian tafsir di media sosial. Jenis penelitian adalah penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan tafsir, analisis konten (content analysis) dan Hermeneutika. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah media sosial dalam bentuk jurnal, blog, dan video tentang perkembangan janin perspektif al-Qur`an. Sedangkan sumber data sekunder adalah kitab tafsir buku-buku tentang embriologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial yang digunakan untuk menjelaskan perkembangan janin perspektif al-Qur`an dalam kajian tafsir di media sosial yang sesuai bahasan terdapat tiga konten dalam bentuk jurnal, lima konten dalam bentuk blog dan tiga konten dalam bentuk video di Youtube. Adapun kajian tafsir tentang perkembangan janin dalam al-Qur`an di media sosial berdasarkan QS. Al-Mukminun ayat 12-14, QS. Az-Zumar ayat 6 dan QS. Al-Hajj ayat 5 secara umum terbagi kepada enam tahapan dan ada juga yang mengatakan tujuh tahapan. Tahapan perkembangan janin dalam kajian tafsir di media sosial itu adalah 1) fase nuthfah. 2) fase ‘alaqah. 3) fase mudhgah. 4) fase ‘izham. 5) fase lahm dan 6) fase khalqan akhar. Pendapat yang mengatakan tujuh yaitu tahapan perkembangan janin yang pertama itu adalah fase sulalah min thin.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Yuridis Terhadap Hak Atas Kesehatan Dan Perlindungan Janin Dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan Ditinjau Dari Hak Asasi Manusia.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Amelia Eka Putri, NIM 1930203007 Judul Skripsi : “Analisis Yuridis Terhadap Hak Atas Kesehatan Dan Perlindungan Janin Dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan Ditinjau Dari Hak Asasi Manusia” Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum jelasnya pengaturan mengenai perlindungan hak atas kesehatan janin dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan apabila dikaji dari perspektif Hak Asasi Manusia (HAM). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana analisis yuridis terhadap Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang kesehatan janin ditinjau dari HAM, serta bagaimana hak atas kesehatan dan perlindungan janin diatur di dalam peraturan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kedua permasalahan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan tipologi kualitatif, yang mengkaji bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, buku, artikel, dan jurnal hukum. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara kualitatif dengan cara mendeskripsikan, mengklasifikasikan, dan menafsirkan bahan hukum secara sistematis. Berdasarkan hasil penelitian, Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tidak mengatur perlindungan kesehatan janin secara eksplisit, dan perlindungan tersebut baru dapat diidentifikasi secara tersirat melalui norma pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, persalinan, dan bayi baru lahir (Pasal 46, 47, 48, dan 10). Meskipun tidak bertentangan secara tekstual dengan Pasal 28B ayat (2) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta Pasal 52 dan 53 Undang-Undang Hak Asasi Manusia, penelitian ini menemukan tiga persoalan yuridis, yaitu kekosongan norma, kekaburan norma, dan disharmoni norma. Selanjutnya, hak atas kesehatan dan perlindungan janin diwujudkan secara derivatif melalui tahap pranatal, persalinan, dan pascakelahiran. Diukur dengan parameter AAAQ (ketersediaan, aksesibilitas, keberterimaan, kualitas) dari General Comment No. 14 Komite Ekosob PBB, Perpres ini telah memenuhi unsur ketersediaan dan aksesibilitas, tetapi masih lemah pada aspek keberterimaan dan kualitas perlindungan yang berorientasi khusus pada janin.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Membongkar Misteri Perkembangan Janin: Harmoni Ayat-Ayat Al-Qur`an dengan Temuan Embriologi Modern

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MELINDA PUTRI. NIM 1930301024. Judul skripsi: Membongkar Misteri Perkembangan Janin: Harmoni Ayat-ayat Al-Qur`an dengan Temuan Embriologi modern. Prodi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana para ulama menafsirkan ayat-ayat tentang fase-fase perkembangan janin, apa saja fase-fase perkembangan janin menurut ulama tafsir dan bagaimana kaitannya dengan ilmu embriologi dan sejauh mana kesesuian dan konsistensi antara penafsiran ayat-ayat tentang fase-fase perkembangan janin dalam Al-Qur`an menurut ulama tafsir dengan temuan embriologi modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengidentifikasi berbagai penafsiran para ulama tafsir tentang ayat-ayat dalam Al-Qur`an yang berbicara tentang fase-fase perkembangan janin, untuk mengumpulkan dan merangkum fase-fase perkembangan janin yang dijelaskan dalam Al-Qur`an menurut para ulama tafsir serta membandingkan dengan temuan embriologi modern dan untuk menilai tingkat kesesuain dan dan konsistensi antara penafsiran ayat-ayat tentang fase-fase perkembangan janin dalam Al-Qur`an menurut para ulama tafsir dengan temuan ilmu embriologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan atau library reseach, dan menggunakan pendekatan metode maudhu`i dan pendekatan kitab tafsir bercorak ilmi. Sumber data yang peneliti gunakan terdiri dari sumber data primer yaitu menggunakan kitab tafsir Al-jawahir fi Tafsir al-Qur`an Al-karim Karya Tantawi Jauhari, kitab Tafsir al-manar karya Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha, kitab Tafsir al-kabir/Mafatih al-ghaib karya Fakhruddin al-Razi khususnya ayat-ayat berkaitan tentang fase-fase perkembangan janin dalam Al-Qur`an. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan ialah dokumentasi melalui library reseach dengan pendekatan tafsir maudhu`i Hasil penelitian ini adalah penafsiran tantawi jauhari manusia di ciptakan dari tanah dari unsur tersebut manusia diciptakan yakni nabi adam. Menurut rasyid ridha Allah menciptakan manusia dari tanah, kemudian dari tetes mani, kemudian segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna. Menurut fakhr al-din al razi proses penciptaan manusia ini berlangsung secara bertahap yang sempurna dan tidak sempurna, menunjukan kekuasaan dan kebijaksanaan Allah. Fase perkembangan janin menurut panafsiran adalah fase nutfah, fase `alaqah, fase mudhgah, fase izham dan lahm, Sedangkan berdasarkan temuan embriologi adalah morula, blastula, gastrula, tabulasi dan organogenesis. Kesesuain dan kosistensi antara penafsiran ayat-ayat perkembangan janin dengan temuan embriologi sejalannya saja dalam ilmu embriologi lebih detail dan terperinci. Kata kunci: Al-Qur`an, Janin, Embriologi.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail