Abstrak
ABSTRAK MELINDA PUTRI. NIM 1930301024. Judul skripsi: Membongkar Misteri Perkembangan Janin: Harmoni Ayat-ayat Al-Qur`an dengan Temuan Embriologi modern. Prodi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana para ulama menafsirkan ayat-ayat tentang fase-fase perkembangan janin, apa saja fase-fase perkembangan janin menurut ulama tafsir dan bagaimana kaitannya dengan ilmu embriologi dan sejauh mana kesesuian dan konsistensi antara penafsiran ayat-ayat tentang fase-fase perkembangan janin dalam Al-Qur`an menurut ulama tafsir dengan temuan embriologi modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengidentifikasi berbagai penafsiran para ulama tafsir tentang ayat-ayat dalam Al-Qur`an yang berbicara tentang fase-fase perkembangan janin, untuk mengumpulkan dan merangkum fase-fase perkembangan janin yang dijelaskan dalam Al-Qur`an menurut para ulama tafsir serta membandingkan dengan temuan embriologi modern dan untuk menilai tingkat kesesuain dan dan konsistensi antara penafsiran ayat-ayat tentang fase-fase perkembangan janin dalam Al-Qur`an menurut para ulama tafsir dengan temuan ilmu embriologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan atau library reseach, dan menggunakan pendekatan metode maudhu`i dan pendekatan kitab tafsir bercorak ilmi. Sumber data yang peneliti gunakan terdiri dari sumber data primer yaitu menggunakan kitab tafsir Al-jawahir fi Tafsir al-Qur`an Al-karim Karya Tantawi Jauhari, kitab Tafsir al-manar karya Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha, kitab Tafsir al-kabir/Mafatih al-ghaib karya Fakhruddin al-Razi khususnya ayat-ayat berkaitan tentang fase-fase perkembangan janin dalam Al-Qur`an. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan ialah dokumentasi melalui library reseach dengan pendekatan tafsir maudhu`i Hasil penelitian ini adalah penafsiran tantawi jauhari manusia di ciptakan dari tanah dari unsur tersebut manusia diciptakan yakni nabi adam. Menurut rasyid ridha Allah menciptakan manusia dari tanah, kemudian dari tetes mani, kemudian segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna. Menurut fakhr al-din al razi proses penciptaan manusia ini berlangsung secara bertahap yang sempurna dan tidak sempurna, menunjukan kekuasaan dan kebijaksanaan Allah. Fase perkembangan janin menurut panafsiran adalah fase nutfah, fase `alaqah, fase mudhgah, fase izham dan lahm, Sedangkan berdasarkan temuan embriologi adalah morula, blastula, gastrula, tabulasi dan organogenesis. Kesesuain dan kosistensi antara penafsiran ayat-ayat perkembangan janin dengan temuan embriologi sejalannya saja dalam ilmu embriologi lebih detail dan terperinci. Kata kunci: Al-Qur`an, Janin, Embriologi.