Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Correlation
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Correlation between Students' Use of ChatGPT and Their Argumentative Writing Ability

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The development of artificial intelligence, particularly ChatGPT, has changed the way students complete academic writing tasks, including argumentative writing. ChatGPT assists students in generating ideas, improving grammar, and organizing their writing more effectively. However, the increasing use of this technology has raised questions about whether it is related to students' argumentative writing ability. Therefore, this study was conducted to examine the correlation between students' use of ChatGPT and their argumentative writing ability. This study aimed to investigate the correlation between students' use of ChatGPT and their argumentative writing ability among sixth-semester students of the English Education Study Program at UIN Mahmud Yunus Batusangkar. This study employed a quantitative approach with a correlational research design. The population consisted of 31 sixth-semester students who had completed the Argumentative Writing course, and all of them were selected as the sample using the total sampling technique. Data were collected through a questionnaire to measure students' use of ChatGPT and an argumentative writing test to measure their argumentative writing ability. The data were analyzed using descriptive statistics and the Spearman Rank correlation test with SPSS version 22. The findings revealed that there was no significant correlation between students' use of ChatGPT and their argumentative writing ability. The Spearman Rank correlation analysis produced a correlation coefficient of -0.088 with a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.638, which was higher than 0.05. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) was rejected. These findings indicate that students' use of ChatGPT did not have a significant relationship with their argumentative writing ability. Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, telah mengubah cara mahasiswa menyelesaikan tugas menulis akademik, termasuk penulisan argumentatif. ChatGPT membantu mahasiswa menghasilkan ide, memperbaiki tata bahasa, dan menyusun tulisan dengan lebih efektif. Namun, meningkatnya penggunaan teknologi ini menimbulkan pertanyaan mengenai apakah penggunaannya berhubungan dengan kemampuan menulis argumentatif mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji korelasi antara penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa dan kemampuan menulis argumentatif mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa dan kemampuan menulis argumentatif mahasiswa semester enam Program Studi Tadris Bahasa Inggris UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi penelitian terdiri atas 31 mahasiswa semester enam yang telah menempuh mata kuliah Argumentative Writing, dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket untuk mengukur penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa serta tes menulis argumentatif untuk mengukur kemampuan menulis argumentatif mahasiswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman Rank dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi yang signifikan antara penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa dan kemampuan menulis argumentatif mereka. Hasil analisis korelasi Spearman Rank menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,088 dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,638, yang lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu, hipotesis alternatif (Ha) ditolak. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan menulis argumentatif mahasiswa.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Correlation Between Students Academic Self-Concept and Reading for Expository Text Outcome

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muhammad Alif Akbar, Student ID 2130104042. Thesis entitled “The Correlation Between Students Academic Self-Concept and Reading for Expository Text Outcome”. Department of English Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. This study aimed to investigate the correlation between academic self-concept and students‘ achievement in the Reading for Expository Text course among third-semester students of the English Education Study Program at UIN Mahmud Yunus Batusangkar in the 2024/2025 academic year. Academic self-concept refers to students‘ perceptions and beliefs about their academic abilities, while reading for expository text outcome relates to students‘ ability to comprehend academic and informative texts. This study used a correlational quantitative design. The research population consisted of 38 third-semester students who took the Reading for Expository Text course, with a total sampling technique. Data were collected through the Academic Self-Concept Questionnaire (ASCQ) distributed via Gform (https://forms.gle/ow9aTSvJ8YSi7zdT6 ) and the final exam scores for the Reading for Expository Text course. The ASCQ instrument used has undergone validation and reliability testing, with a Cronbach's Alpha value above 0.70, thus deemed reliable. Data analysis was performed using descriptive statistics and Spearman's correlation because the data were not normally distributed. The results showed a weak negative correlation between academic self-concept and expository text reading scores (r = –0.269; p > 0.05). These findings indicate that there is no correlation between the two variables. Thus, academic self-concept is not correlated with students' expository text reading scores. Other factors such as vocabulary mastery, reading strategies, prior knowledge, and English language proficiency are thought to have a greater influence on reading scores.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Correlation Between Students' Learning Interest and Their English Learning Outcomes at SMP IT Qurrata A'yun Batusangkar

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lisa Jumai Yanti, NIM 15 300 4000 52. Judul Skripsi: “The Correlation Between Students’ Learning Interest and Their English Learning Outcomes at SMP IT Qurrata A’yun Batusangkar”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya minat peserta didik terhadap pembelajaran, terutama pembelajaran bahasa Inggris. Semakin tinggi minat belajar siswa maka semakin tinggi juga hasil belajar mereka. Sebaliknya, semakin rendah minat belajar siswa maka semakin rendah juga hasil belajar mereka. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada korelasi yang signifikan antara minat belajar siswa dan hasil belajar bahasa Inggris siswa di SMP IT Qurrata A’yun Batusangkar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat korelasi. Variabel penelitian ini adalah minat siswa dalam belajar sebagai variabel bebas (X) dan hasil belajar siswa sebagai variabel terikat (Y). Populasinya adalah siswa kelas VIII di SMP IT Qurrata A’yun Batusangkar pada tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 54 orang. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh populasi diambil sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan adalah dengan menggunakan angket dan English test yang diberikan guru pada semester ganjil. Angket digunakan untuk mengetahui deskripsi minat siswa dalam belajar. English test siswa digunakan untuk mengetahui hasil belajar bahasa Inggris siswa yang menggambarkan kemampuan belajar siswa. Sebelum digunakan, Angket tersebut di uji validitasnya terlebih dahulu oleh tiga orang validator. Validator memberikan penilaian berdasaran rubrik penilaian yang telah disediakan oleh peneliti. Hasil dari validitas angket secara umum dari seluruh aspek adalah 0,763 (sangat tinggi). Hasil dari reliabilitas instrumen adalah sebesar 0,960 dengan kategori sangat reliabel. Peneliti menyebarkan angket dan menganalisis data menggunakan teori Widoyoko. Berdasarkan analisis data yang dilakukan didapatkan rata-rata learning interest 180,98 dan rata-rata learning outcomes 78,28. Selanjutnya, peneliti menganalisis korelasi dengan menggunakan product moment pearson di SPSS 22. Hasil analisis membuktikan bahwa r-hitung (0,978) lebih besar dari r-tabel (0,226) dengan derajat bebas 52 pada tingkat signifikansi 5%, serta nilai signifikansi 2-tailed sebesar 0,004 lebih kecil dari pada 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara minat belajar siwa dengan hasil belajar siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail