Abstrak
ZULMEIDI, NIM. 14 101 152, Judul skripsi “ Pembinaan Akhlak Remaja Melalui Kegiatan Keagamaan di Mesjid Jami’ Baiturrahman Nagari Indudur Kec. IX Koto Sungai Lasi Kab. Solok” Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun 2020 Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah sikap dan pergaulan remaja yang jauh dari norma keagamaan seperti kurangnya akhlak remaja terhadap masyarakat dan teman seusianya, contohnya bertutur kata yang kurang baik dan kurang sopan terhadap masyarakat dan teman seusianya, kemudian kurangnya ketaatan remaja dalam melaksanakan perintah Allah SWT., dan kurangnya sikap sosial remaja dalam membantu atau ikut serta dalam hal-hal kegiatan sosial masyarakat. Sehingga remaja susah untuk dirangkul kedalam akhlak yang lebih baik. Berdasarkan fenomena di atas, maka remaja perlu pembinaan. Pembinaan dapat dilakukan di lingkungan sekolah, rumah dan masyarakat. Pembinaan di lingkungan masyarakat dapat dilakukan oleh pengurus masjid dengan menyelenggarakan suatu kegiatan keagamaan misalnya kegiatan keagamaan yang bersifat rutin, bulanan, tahunan, silaturahmi dan kegiatan bakti sosial. Adapun tujuan penelitian ini adalah Mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan keagamaan dalam membina akhlak remaja, mengemukakan faktor pendukung dan penghambat kegiatan keagamaan dalam pembinaan akhlak remaja Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data premier yang terdiri dari 1 orang pembina remaja mesjid, 1 orang ketua remaja mesjid dan anggota remaja mesjid, serta sumber data sekunder terdiri dari kegiatan remaja mesjid. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengolahan data, analisis data, triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa pelaksanaan kegiatan keagamaan dalam membina akhlak diantaranya pertama melalui kegiatan shalat berjamaah remaja sudah ada kemajuan terutama pada pembinaan akhlak kedisiplinan. Kedua melalui kegiatan tadarus kondisi jiwa dan fikiran remaja sudah menunjukkan perubahan kepada sikap dan tingkah laku yang baik, Ketiga pelaksanaan kegiatan seni dan kebudayaan dapat membina remaja melalui nilai dan simbol yang didapatkan dari latihan silat dan rebana seperti sikap sopan santu, mandiri, dan hemat. Keempat kegiatan (PHBI) telah memberikan pembinaan terhadap akhlak remaja seperti terdapatnya materi-materi ceramah yang mengacu kepada pembinaan ibadah, aqidah dan akhlak remaja. Faktor pendukung yaitu Masyarakat dan Keluarga memberikan kemudahan dan dukungan remaja dalam mengikuti kegiatan kemasjidan. Dan faktor penghambat faktor lingkungan pergaulan. Remaja yang mempunyai teman kesehariannya kurang mengikuti kegiatan yang Islami, sebagian remaja yang masih belum mengikuti kegiatan secara rutin