Abstrak
VERDI MELIANDA, NIM. 15 301 000027, Judul Skripsi “PERAN ORANG TUA TERHADAP ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM (Studi Kasus Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar)”. Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar tahun 2020. Permasalahan dalam skripsi ini adalah apa penyebab terjadinya kenakalan anak dan bagaimana pelaksanaan kewajiban orang tua terhadap anak, serta bagaimana perspektif hukum keluarga Islam di Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab terjadinya kenakalan anak dan pelaksanaan kewajiban orang tua terhadap anak di Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, serta untuk menganalisis perspektif hukum keluarga Islam terhadap penyebab terjadinya kenakalan anak dan pelaksanaan kewajiban orang tua terhadap anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) menggunakan metode kualitatif dengan sumber data primer yaitu orang tua dari anak yang bermasalah, anak, tokoh masyarakat, dan Polres Tanah Datar (Unit PPA). Sedangkan data sekunder yaitu monografi desa, dokumen nagari, dan data kenakalan anak (Polres Tanah Datar). Berdasarkan hasil penelitian penulis penyebab terjadinya kenakalan anak di Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar adalah kurangnya kasih sayang dan perhatian orang tua, kurangnya penanaman nilai-nilai agama kepada anak, orang tua sibuk dalam bekerja tanpa mengontrol pribadi anak, faktor lingkungan dan pergaulan anak, serta faktor ekonomi. Selanjutnya pelaksanaan kewajiban orang tua terhadap anak di Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar sudah dijalankan oleh kedua orang tua, seperti mendidik, membimbing, menyekolahkan anak, dan memenuhi kebutuhan anak. Akan tetapi pelaksanaan kewajiban orang tua terhadap anak kurang maksimal karena keterbatasan pendidikan orang tua dalam mendidik anak, sehingga hanya mempercayakan kepada lembaga pendidikan dalam membentuk karakter anak, dan kurangnya pantauan orang tua terhadap anak di lingkungan luar terhadap kegiatan yang dilakukan. Adapun perspektif hukum keluarga Islam terhadap penyebab terjadinya kenakalan anak dan pelaksanaan kewajiban orang tua terhadap anak adalah tidak sepenuhnya orang tua menjalankan kewajiban terhadap anak, bahkan dapat dianggap lalai. Dalam Islam, orang tua berkewajiban memberikan pendidikan terbaik kepada anak baik jasmani maupun rohani, serta mengajarkan nilai-nilai agama sejak dini, dan selalu memberikan nasehat yang membangun karakter kepribadian anak, serta dapat mencegah dan menghindari segala bentuk perilaku menyimpang pada anak.