Abstrak
ESI YULIANI, NIM 14 104 021 judul skripsi THE IMPLEMENTATION OF REINFORCEMENT BY PRE- SERVICE STUDENTS IN TEACHING ENGLISH (a Study of Pre-Service Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar in 2018/2019 Academic Year) Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar. Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah belum diketahuinya intensitas penerapan reinforcement oleh mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) tahun akademik 2018/2019 dalam mengajar bahasa Inggris. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa sering mahasiswa PPL memberikan reinforcement terhadap siswa selama proses pembelajaran, serta mengetahui persentase penerapan setiap komponen reinforcement oleh mahasiswa PPL. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 30 orang mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris yang mengikuti PPL pada tahun akademik 2018/2019. Melalui teknik total sampling, sampel penelitian ini berjumlah 20 orang, 6 orang untuk ujicoba angket, dan 4 orang penelitian awal. Untuk mengumpulkan data, instrumen yang digunakan adalah angket yang dibuat berdasarkan teori komponen-komponen reinforcement menurut; Arifin (2012:201), Bahri (2005:120-122), Ramayulis in Agustin (2014:34), kemudian dijabarkan ke dalam indikator, dan dibagi kedalam pernyataan positif dan negatif yang berjumlah 46 item. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan program komputer SPPS versi 22. Setelah angket diujicobakan, didapatkan 14 item valid, 22 item direvisi, dan 10 buah item dibuang, sehingga seluruh item yang dipakai berjumlah 36 item. Pernyataan angket tersebut dianalisis untuk melihat validitas isi dengan menggunakan korelasi pearson product moment dan reliabilitas dengan menggunakan split half. Hasil analisis menunjukkan bahwa pernyataan angket sudah valid dengan indeks korelasi 0,811 dan reliable dengan angka koefisien 0,99 pada taraf interpretasi sangat tinggi. Analisis data menunjukkan bahwa 5% mahasiswa PPL telah menerapkan reinforcement dalam mengajar bahasa Inggris dengan kategori very high, 30% dengan kategori High, 35% dengan kategori average. Sementara itu masih terdapat mahasiswa PPL yang menerapkan reinforcement dalam kategori low yaitu sebanyak 15 %, dan dalam kategori very low sebanyak 15%. Reinforcement yang paling sering digunakan oleh mahasiswa PPL dalam mengajar bahasa Inggris adalah Gestural reinforcement dengan persentase 33,47%, diikuti oleh Activity reinforcement dengan persentase 17,44%, Verbal reinforcement dengan persentase 13,97 %, Contact Reinforcement dengan persentase 13,40%, Proximity Reinforcement dengan persentase 11,29% dan terakhir Token Reinforcement dengan persentase 10,43%.