Abstrak
i ABSTRAK Rina Anggraina, NIM. 14 107 032 Judul Skripsi “Penerapan Strategi Pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) dalam Pembelajaran Fisika pada materi Fluida Statis kelas XI SMAN 1 Sungayang”, Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Pokok permasalahan yang ditemukan pada penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA memiliki hasil belajar yang tergolong cukup rendah. Rendahnya hasil belajar fisika siswa disebabkan karena siswa tidak terlibat aktif, proses pembelajaran yang kurang bervariatif, kurangnya interaksi antara guru dan siswa maupun antar sesama siswa lainnya dalam hal menanggapi dan menjawab pertanyaan yang diberikan guru. Berdasarkan masalah di atas maka peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa dengan penggunaan strategi pembelajaran (Thinking Aloud Pair Problem Solving) TAPPS lebih baik dari pembelajaran tanpa penggunaan strategi pembelajaran TAPPS pada materi fluida statis kelas XI MIA di SMAN 1 Sungayang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah The posttest-only Control Group Design. Teknik penelitian yang digunakan adalah simple random sampling, yang menghasilkan dua kelas sample yaitu kelas XI MIA 2 sebagai kelas eksperimen dan XI MIA 3 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes pilihan ganda sebanyak 25 butir soal dandata ranah kognitif di analisis secara statistik dengan uji-t. Pengambilan data ranah afektif dan ranah psikomotor siswa menggunakan lembar observasi aktivitas siswa yang di analisis secara deskriptif kuantitatif. Dari hasil tes akhir yang dilakukan dalam penelitian didapatkan data berupa rata-rata nilai akhir siswa untuk ranah kognitif pada kelas eksperimen yaitu 72,285 dengan persentase ketuntasan 53,57 % sedangkan kelas kontrol nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 64,884 dengan persentase ketuntasan 46,42 %. Sedangkan rata-rata nilai afektif pada kelas eksperimen 74,5 dari 28 siswa dan kelas kontrol memiliki rata-rata 70,69 dari 26 siswa. Nilai rata-rata untuk peniliaian psikomotor pada kelas ekperimen yaitu 89 dari 28 siswa dan pada kelas kontrol 66 dari 26 siswa. Uji hipotesis dilakukan dengan uji-t. Dari perhitungan diperoleh harga thitung= 1,697 sedangkan ttabel= 1.675, pada taraf nyata α = 0,05. Berarti thitung>ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, maka dapat disimpulkan bahwa “Hasil belajar fisika siswa yang menerapkan strategi pembelajaran TAPPS lebih baik dari pada hasil belajar fisika siswa yang tidak menggunakan strategi pembelajaran TAPPS pada materi fluida statis di kelas XI MIA SMAN 1 Sungayang.