Abstrak
Wulandari Oktaviani. 14 105 075 (2019). Judul Skripsi: “Pengembangan Handout Matematika dengan Tampilan Majalah Terintegrasi Nilai Keislaman Kelas VII SMPN 2 Sungayang”. Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah sumber belajar yang belum dapat mengoptimalkan hasil belajar peserta didik. Sumber belajar yang terintegrasi nilai keislaman belum ada. Peserta didik kurang berminat dengan sumber belajar yang ada. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat dilakukan dengan mengembangkan handout matematika dengan tampilan majalah terintegrasi nilai keislaman kelas VII SMP N 2 Sungayang. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan handout matematika dengan tampilan majalah terintegrasi nilai keislaman kelas VII SMP N 2 Sungayang yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu(1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, dalam tahap ini dilakukan wawancara dengan guru, analisis silabus, kurikulum, RPP, dan sumber belajar serta meriview literatur tentang handout, (2) tahap design, hasil dari tahap define digunakan untuk merancang design handout matematika dengan tampilan majalah terintegrasi nilai keislaman. Hasil dari tahap design yang dirancang dilanjutkan dengan (3) tahap develop, tahap ini adalah lanjutan dari tahap design untuk melihat validitas, praktikalitas dan efektivitas dari handout matematika dengan tampilan majalah terintegrasi nilai keislaman. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa handout matematika dengan tampilan majalah terintegrasi nilai keislaman yang dirancang telah valid, praktis dan efektif. Hasil validitas handout yang diperoleh adalah 83,47% dengan ketegori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas handout yang diperoleh dari hasil angket respon siswa yaitu 78,5% kategori praktis. Kemudian hasil efetivitas handout diperoleh dari hasil tes belajar siswa yaitu 88,46% dari seluruh peserta didik mendapatkan skor lebih besar dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan dan hasil angket respon siswa (efektif) yang diperoleh dengan persentase berkisar antara 88,46% - 100%.