Abstrak
YOLA MAULIDNA, NIM. BK. 13 108 155, Judul Skripsi: “Hubungan Locus of Control dengan Motivasi dalam Mengikuti Konseling Individual Siswa Kelas IX Tahun Ajrana 2017/2018 Semesster 1 di SMPN 1 Payakumbuh" Jurusan Bimbingan dan Konseling Institut Agama Islam Negeri Batusangkar (IAIN Batusangkar). Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah hubungan locus of control dengan motivasi siswa kelas IX tahun ajaran 2017/2018 semester I dalam mengikuti konseling individual di SMPN 1 Payakumbuh. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui apakah ada hubungan atau kadar asosiasi hubungan locus of control dengan motivasi siswa kelas IX tahun ajaran 2017/2018 semester I dalam mengikuti konseling individual di SMPN 1 Payakumbuh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan asosiasinya variabel X (Locus of Control) dengan variabel Y (Motivasi dalam Mengikuti Konseling Individual). Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IX tahun ajaran 2017/2018 semester 1, sedangkan sampelnya diambil secara purposive sampling sehingga sampel penelitian dikerucut menjadi siswa kelas IX tahun ajaran 2017/2018 semester I yang pernah mengikuti konseling individual di SMPN 1 Payakumbuh berjumlah 36 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu skala. Ada 2 model skala, Locus of Control (Skala Gutman) dengan skor 2 dan 1, sedangkan motivasi dalam mengikuti konseling (Skala Likert) dengan skor 3, 2, dan 1. Rumus yang peneliti gunakan yaitu koefisien kontingensi. Hal itu untuk melihat apakah berasosiasi antara locus of control dengan motivasi dalam mengikuti konseling individual serta hipotesa Ha atau H0 adakah hubungan locus of control dengan motivasi dalam mengikuti konseling individual siswa kelas IX tahun ajaran 2017/2018 semester 1 di SMPN 1 Payakumbuh. Dari penelitian yang peneliti lakukan di lapangan menunjukkan hasil angka indeks korelasi kontingensinya yaitu, 0,25525681463. Berarti dari 36 orang siswa hanya 25% saja memiliki asosiasi positif, 75% lainnya tidak demikian. Di mana locus of controlnya internal dan motivasi dalam mengikuti konseling individualnya tinggi. Jadi dapat disimpulkan tidak selalu siswa yang memiliki locus of control internal maka motivasinya dalam mengikuti konseling individual juga tinggi. Namun, bisa saja locus of control internal, sedangkan motivasinya dalam mengikuti konseling individual sedang ataupun rendah. dilihat dari perbandingan nilai C_hitung dengan C_tabel maka hasilnya H_0 (ditolak) yang terbukti karena nilai C_hitung=0,233574328 ≤ C_tabel=5,991. Dilihat dari tabel angka indek korelasi product of moment maka ada hubungan antara locus of control dengan motivasi dalam mengikuti konseling individual siswa kelas IX Tahun Ajaran 2017/2018 Semester I di SMPN 1 Payakumbuh, tapi berkorelasi rendah atau lemah H_a (diterima).