Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

TINJAUAN PENGELOLAAN DAYA TARIK WISATA SEJARAH LUBANG JEPANG KOTA BUKITTINGGI

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pariwisata Syariah•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

LATIFAH ,NIM 2230406015.Judul skirpsi “Tinjauan Pengelolaan Daya Tarik Wisata Sejarah lubang Jepang kota Bukittinggi” Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi pengelolaan Daya Tarik Wisata Sejarah Lubang Jepang Kota Bukittinggi, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pengelolaannya, serta menganalisis upaya pengelolaan yang tepat agar keberlanjutan objek wisata sejarah tersebut tetap terjaga. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pihak Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi, pengelola, petugas lapangan, masyarakat, dan wisatawan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Daya Tarik Wisata Sejarah Lubang Jepang Kota Bukittinggi telah menerapkan fungsi manajemen Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling (POAC). Pada aspek planning, pengelola telah menyusun program pengembangan dan pelestarian, namun masih terkendala keterbatasan anggaran dan status situs sebagai cagar budaya. Pada aspek organizing, pembagian tugas dan koordinasi antarpersonel telah berjalan dengan baik, meskipun jumlah sumber daya manusia masih terbatas. Pada aspek actuating, pelayanan kepada wisatawan, pemeliharaan kawasan, dan penyampaian informasi sejarah telah dilaksanakan, tetapi belum optimal karena kondisi fisik bangunan yang telah berusia tua, keterbatasan sarana dan prasarana, serta keterbatasan anggaran. Pada aspek controlling, pengawasan terhadap kondisi bangunan, fasilitas, keamanan, dan aktivitas wisatawan telah dilakukan secara berkala, namun efektivitasnya masih dipengaruhi oleh keterbatasan petugas dan kebutuhan konservasi bangunan bersejarah. Faktor pendukung pengelolaan meliputi tingginya nilai sejarah Lubang Jepang, lokasi yang strategis, dukungan pemerintah, tingginya minat wisatawan, dan keberadaan pemandu wisata. Adapun faktor penghambat meliputi kondisi fisik bangunan yang semakin menua, keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan anggaran, serta keterbatasan sumber daya manusia. Secara keseluruhan, pengelolaan Lubang Jepang telah berjalan cukup baik, namun fungsi actuating dan controlling masih memerlukan peningkatan agar pengelolaan dapat berlangsung secara lebih efektif, berkelanjutan, serta mampu menjaga kelestarian cagar budaya sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan.

Kata kunci

Kata Kunci: Pengelolaan, Daya Tarik Wisata Sejarah, Lubang Jepang, POAC.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1TINJAUAN PENGELOLAAN DAYA TARIK WISATA SEJARAH LUBANG JEPANG KOTA BUKITTINGGI2026 · oai:ais:skripsi:13740

Publikasi terkait