Abstrak
FIKRI FATHONA ROHIM, NIM 22 301 040 15, Judul skripsi: “THE USE OF CHATGPT IN ENGLISH LANGUAGE LEARNING: A LITERATURE REVIEW.”. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Perkembangan pesat Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan yang signifikan dalam pembelajaran bahasa Inggris melalui penyediaan berbagai teknologi yang mendukung proses belajar mengajar. Salah satu teknologi AI yang banyak dimanfaatkan adalah ChatGPT, yang mampu membantu peserta didik dalam mengembangkan keterampilan berbahasa, memberikan umpan balik yang dipersonalisasi, serta mendukung pembelajaran mandiri. Meskipun memiliki berbagai potensi dalam bidang pendidikan, penggunaan ChatGPT juga menimbulkan berbagai isu, seperti integritas akademik, ketergantungan peserta didik, kemampuan berpikir kritis, dan penggunaan AI secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, diperlukan sintesis yang komprehensif terhadap penelitian-penelitian sebelumnya untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai implementasi ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis hasil-hasil penelitian terdahulu dengan mengidentifikasi tema-tema utama (emerging themes) yang berkaitan dengan implementasi ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian kepustakaan (library research) melalui pendekatan thematic literature review. Data penelitian terdiri atas lima belas artikel penelitian yang telah melalui proses peer review dan dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional bereputasi yang terindeks Scopus dan Sinta selama periode 2022–2026. Data dianalisis menggunakan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola-pola yang berulang dan menghasilkan tema-tema utama dari penelitian yang ditelaah. Hasil penelitian menunjukkan enam tema utama yang muncul dalam implementasi ChatGPT pada pembelajaran bahasa Inggris, yaitu Language Skills Development, Personalized Learning Experience, Learner Development, Human–AI Collaboration, Responsible AI Use, serta Challenges and Future Implementation. Keenam tema tersebut menunjukkan bahwa ChatGPT dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan keterampilan berbahasa, meningkatkan pengalaman belajar yang dipersonalisasi, mendorong perkembangan peserta didik, memperkuat kolaborasi antara manusia dan AI, serta menekankan pentingnya penggunaan AI secara bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai tantangan implementasi. Selain itu, berbagai penelitian menegaskan bahwa pemanfaatan ChatGPT perlu diimbangi dengan pendampingan guru, kesadaran etis, serta kemampuan berpikir kritis agar manfaatnya dapat diperoleh secara optimal tanpa mengurangi integritas akademik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa ChatGPT memiliki potensi yang besar untuk mendukung pembelajaran bahasa Inggris apabila digunakan secara kritis, etis, dan bertanggung jawab. Temuan penelitian ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai tren penelitian terkini serta dapat menjadi referensi bagi pendidik, peserta didik, dan peneliti selanjutnya dalam mengembangkan pemanfaatan ChatGPT pada pembelajaran bahasa Inggris.