Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

FUNGSIONALISASI PRINSIP MAQASID SYARIAH DALAM MENEKAN DINAMIKA SOSIAL PERKAWINAN TIDAK TERCATAT DI KABUPATEN DHARMASRAYA

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•HUKUM KELUARGA ISLAM (S2)•3 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Pokok permasalahan dalam penelitian ini Bagaimana proses dan faktor yang menyebabkan perkawinan tidak tercatat di Kab. Dharmasraya, Bagaimana sinergitas dan arah kebijakan lembaga-lembaga pemerintah daerah di Kab. Dharmasraya dalam pencegahan perkawinan tidak tercatat, Bagaimana pemahaman fenomena perkawinan tidak tercatat di Kabupaten Dharmasraya dengan prinsip Maqasid Syariah Tujuan penelitian ini adalah Mengidentifikasi proses dan faktor yang menyebabkan perkawinan tidak tercatat di Kab. Dharmasraya, Menganalisis sinergitas dan arah kebijakan lembaga-lembaga pemerintah daerah di Kab. Dharmasraya dalam pencegahan perkawinan tidak tercatat dan Menganalisis pemahaman fenomena perkawinan tidak tercatat di Kabupaten Dharmasraya dengan prinsip Maqasid Syariah. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Sumber data primer yaitu Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil, hakim Pengadilan Agama Pulau Punjung, Kemenag dan 11 pasang pelaku Nikah sirri di Kabupaten Dharmasraya. serta sumber data sekunder diperoleh dari buku, bahan jurnal, artikel yang berupa data untuk penyempurnaan data penelitian. Teknik pengumpulan data melalui wawancara (interview) dan Dokumentasi, Teknik Analisis data yaitu reduksi data (Data reduction),penyajian data (Datadisplay) dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber, Hasil dari penelitian ini ditemukan Praktik perkawinan tidak tercatat masih menjadi realitas sosial yang nyata ditengah masyarakat Kabupaten Dharmasraya, sebagaimana tercermin dari masih banyaknya penduduk yang tidak mengantongi akta nikah resmi. Fenomena ini harus dibedakan dari pernikahan yang sekadar tidak disiarkan (dirahasiakan). Dampak sosialnya sangat terasa, dimana ketiadaan dokumen resmi sering kali memicu kecurigaan atau fitnah masyarakat, khususnya terhadap kehamilan pihak perempuan. Berbagai instansi berwenang di Kabupaten Dharmasraya perlu menunjukkan persistensi yang tinggi dalam menekan seberapa luas suatu masalah perkawinan tidak tercatat melalui berbagai terobosan program yang inovatif. Persistensi setiap lembaga terkait dalam mengedukasi masyarakat menunjukkan adanya visi yang selaras dalam menurunkan angka pernikahan ilegal. Perkawinan tidak tercatat dapat sah secara fikih klasik, tetapi bermasalah secara maqāṣidī. Dari perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, nikah siri Lemah dalam menjaga keturunan dan harta, Berpotensi merusak kehormatan dan keadilan, Menimbulkan mafsadah sosial yang luas bahkan berdampak terjadinya perkawinan sedarah. Pencatatan perkawinan merupakan tuntutan maqāṣid kontemporer untuk mewujudkan keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan hak.

Kata kunci

maqāṣid al-syarī‘ah, nikah siri

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1FUNGSIONALISASI PRINSIP MAQASID SYARIAH DALAM MENEKAN DINAMIKA SOSIAL PERKAWINAN TIDAK TERCATAT DI KABUPATEN DHARMASRAYA2026 · oai:ais:skripsi:12532

Publikasi terkait