Abstrak
Angela Lisky Febiola, NIM 2130306006. Judul Skripsi "Hubungan Antara Prokrastinasi Akademik Dengan Burnout Akademik Pada Siswa SMKN 1 Batusangkar". Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagian besar siswa mengalami gejala burnout akademik pada tingkat sedang hingga tinggi. Kondisi burnout akademik ini diduga memiliki keterkaitan dengan perilaku prokrastinasi akademik, dimana siswa memiliki kebiasaan menunda mengerjakan tugas menjelang waktu pengumpulan sehingga terlambat mengumpulkan tugas, dan mengalihkan perhatian pada aktivitas lain yang tidak berhubungan dengan tugas akademik. Prokrastinasi akademik yang berkepanjangan dapat memicu dan memperburuk terjadinya burnout akademik pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara prokrastinasi akademik dengan burnout akademik pada siswa SMKN 1 Batusangkar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 274 orang untuk mengetahui banyaknya sampel yang digunakan pada penelitian ini peneliti menggunakan rumus slovin untuk menentukan ukuran sampel dari total populasi, sehingga didapatkan sampel dari penelitian ini sebanyak 73 siswa. Selanjutnya dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data meelali metode proportionate stratified random sampling. Pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data uji normlitas, uji linearitas, dan uji hipotesis. Instrumen penelitian berupa skala prokrastinasi akademik yang dikembangkan berdasarkan aspek-aspek Ferrari dengan 41 aitem dan skala burnout akademik berdasarkan teori macslach dan jackson dengan 25 aitem. Kedua instrumen telah melalui uji validitas dan uji reliabilitas yang menghasilkan koefisien reliabilitas sebesar 0,935 untuk skala prokrastinasi akademik dan 0,896 untuk skala burnout akademik. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis penelitian diterima antara kedua variabel dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,000 (p<0,01). Dan nilai koefisien korelasinya sebesar 0,418 nilai positif pada koefisien korelasi ini menunjukkan bahwa arah hubungannya searah atau positif antara kedua variabel yang artinya semakin tinggi tingkat prokrastinasi akademik yang dilakukan siswa maka semakin tinggi pula tingkat burnout akademik yang mereka alami begitu juga sebaliknya