Abstrak
Bunga Aviona. NIM 2030306009. Judul Skripsi: “Hubungan Khauf dan Raja’ Dengan Prokrastinasi Akademik Pada Siswa di SMA N 1 Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah adanya fenomena yang terjadi yaitu prokrastinasi akademik. Salah satu faktor penyebab munculnya prokastinasi akademik yaiu khauf (takut) dan raja’ (harapan). Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui hubungan khauf dengan prokrastinasi akademik siswa SMA N 1 Sungai Tarab, hubungan raja’ dengan prokrastinasi akademik siswa SMA N 1 Sungai Tarab, dan hubungan khauf dan raja’ dengan prokrastinasi akademik siswa SMA N 1 Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar. Jenis Penelitian yang penulis gunakan adalah kuantitatif korelasional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling dengan menggunakan rumus slovin dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 88 orang dari total populasi sebanyak 764 orang. Pengumpulan data yang penulis gunakan adalah menggunakan skala likert. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis rank spearman untuk melihat hubungan masing-masing variabel dan menggunakan analisis korelasi berganda untuk melihat hubungan dari ketiga variabel tersebut. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara khauf dan raja’ dengan prokrastinasi akademik, ditemui hubungan negatif yang signifikan antara masing-masing variabel serta ketiga variabel tersebut. Berdasarkan analisis yang didapatkan didapati bahwa khauf berhubungan negatif secara signifikan dengan prokrastinasi akademik dimana diperoleh nilai sebesar -0,312, sehingga dapat dipahami bahwa semakin tinggi khauf maka semakin rendah prokrastinasi akademik siswa, begitupun sebaliknya, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Raja’ juga berhubungan negatif signifikan dengan prokrastinasi akademik dengan hasil analisis sebesar -0,528, dari hasil analisis tersebut dapat dipahami bahwa semakin tinggi raja’ maka semakin rendah prokrastinasi akademik siswa, begitupun sebaliknya. Sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Untuk melihat hubungan ketiganya penulis menggunakan analisis korelasi berganda dan dipati hasil analisis R sebesar -0,311 sehingga dapat dikatakan bahwa adanya hubungan negatif yang signifikan antara khauf dan raja’ dengan prokrastinasi akademik siswa. Semakin tinggi khauf dan raja’ maka semakin rendah prokrastinasi akademik siswa, begitupun sebaliknya, maka dari itu Ha diterima dan H0 ditolak.