Abstrak
Permasalahan penelitian ini adalah media pembelajaran materi Haji dan Umrah masih terbatas pada praktik asrama Haji di Padang dan video dari Pustaka Kemenag. Media ini belum mampu menggambarkan rangkaian manasik secara konkret dan sistematis serta belum sesuai dengan karakteristik peserta didik MTs. Akibatnya, siswa kesulitan memahami urutan dan makna ibadah. Hal ini tidak sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menuntut pembelajaran interaktif dan berpusat pada siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan video pembelajaran berbasis kontekstual menggunakan aplikasi CapCut. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: (1) Analysis, untuk mengetahui kebutuhan di lapangan; (2) Design, merancang media dan instrumen penelitian; (3) Development, mengembangkan serta menguji validitas produk; (4) Implementation, mengujicobakan video pembelajaran; dan (5) Evaluate, mengevaluasi hasil pengembangan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi dan angket respon guru serta siswa. Teknik analisis data dilakukan melalui perhitungan persentase untuk melihat tingkat validitas dan praktikalitas media. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan diketahui bahwa validitas video pembelajaran berbasis kontekstual menggunakan aplikasi CapCut pada materi Haji dan Umrah sebesar 91,7%, dengan kategori sangat valid. Hasil praktikalitas video pembelajaran berbasis kontekstual menggunakan aplikasi CapCut pada materi Haji dan Umrah yang diperoleh dari angket respon guru sebesar 100%, dan angket respon siswa sebesar 88%, dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian dapat disimpulkan video pembelajaran berbasis kontekstual menggunakan aplikasi CapCut pada materi Haji dan Umrah dinyatakan valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran Fiqih kelas VIII setelah uji validitas dan praktikalitas di MTsN 1 Kota Payakumbuh.