Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi ole rendahnya kemandirian belajar siswa, yang terlihat dari ketergantungan mereka pada orang tua dan guru dalam menyelesaikan tugas. Pada saat proses pembelajaran terdapat 3 orang anak yang tidak paham dengan materi yang disampaikan guru namun enggan untuk bertanya kembali kepada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh orng tua terhdap kemandirian belajar siswa kelas 6 SDN 08 Pagaruyung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Adapun instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa angket kemandirian belajar dan observasi. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pola asuh orang tua terhadap kemandirian belajar siswa kelas 6. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pola asuh demokratis memberikan dampak positif terhadap kemandirian belajar siswa, dimana siswa menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengambil inisiatif, mengelola waktu, dan memenuhi tugas akademik. Sementara itu, pola asuh otoriter, meskipun memiliki pengaruh terhadap kemandirian belajar, cenderung memberikan dampak negatif dengan membatasi perkembangan tanggung jawab dan kepercayaan diri siswa. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian anak tidak hanya terbatas pada pola asuh, tetapi juga mencakup lingkungan, pendidikan, interaksi sosial, dan intelegensi, meskipun pola asuh orang tua tetap menjadi faktor yang sangat krusial dalam pembentukan kemandirian belajar siswa.