Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik Kognitif Guna Mengidentifikasi Miskonsepsi Peserta Didik Pada Materi Fungsi Invers Kelas XI di SMAN 1 Sumatera Barat

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan (Tadris) Matematika•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Anggita Susila Putri, NIM: 2130105006, Judul Skripsi: “Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik Kognitif Guna Mengidentifikasi Miskonsepsi Peserta Didik Pada Materi Fungsi Invers Kelas XI di SMAN 1 Sumatera Barat”, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pembelajaran matematika di SMAN 1 Sumatera Barat yang sudah mulai memperhatikan karakteristik kebutuhan peserta didik sebelum memulai pembelajaran. Namun belum ada realisasi pelaksanaan analisa kebutuhan peserta didik secara nyata serta adanya ketidaksesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Belum adanya alat ukur yang dimiliki oleh guru yang dapat mengidentifikasi prakonsepsi maupun miskonsepsi peserta didik sebelum mempelajari materi Fungsi Invers. Hal ini tentu dapat mengakibatkan tidak adanya pemetaan dan tindak lanjut dari prakonsepsi dan miskonsepsi peserta didik yang berbeda-beda untuk mempelajari materi Fungsi Invers. Oleh karena itu peneliti mengembangkan sebuah instrumen asesmen diagnostik kognitif guna mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik pada materi Fungsi Invers. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan instrumen dan butir soal yang berkualitas untuk dapat digunakan oleh pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran di SMAN 1 Sumatera Barat. Selain itu instrumen ini dikembangkan untuk dapat mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik pada materi prasyarat maupun pada materi Fungsi Invers. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model 4D dengan 3 tahapan. Tahapan yang peneliti lakukan yaitu define (pendefinisian), design (perancangan) dan development (pengembangan). Subjek penelitian ini adalah peserta didik Kelas XI di SMAN 1 Sumatera Barat yang berjumlah 28 orang. Untuk instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi instrumen dan butir soal, angket respon peserta didik dan guru serta lembar pedoman wawancara peserta didik. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis validitas, reliabilitas dan praktikalitas untuk instrumen asesmen diagnostik kognitif serta analisis validitas, daya beda, tingkat kesukaran dan daya pengecoh soal pilihan ganda untuk butir soal asesmen diagnostik kognitif yang dikembangkan. Kategori penerimaan butir soal yang dapat digunakan dilakukan berdasarkan kriteria butir soal yang baik. Penelitian ini telah menghasilkan pengembangan instrumen asesmen diagnostik kognitif guna mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik yang memenuhi: 1) Kualitas instrumen, yaitu validitas, reliabilitas dan praktikalitas, 2) Kualitas butir soal, yaitu validitas empiris, daya beda, tingkat kesukaran dan daya pengecoh soal pilihan ganda. Selain itu, dapat diidentifikasi miskonsepsi-miskonsepsi peserta didik pada materi prasyarat dan materi Fungsi Invers yaitu pada indikator penyajian fungsi, menentukan nilai dan hasil operasi fungsi, fungsi komposisi, membedakan relasi dan fungsi, menggambar grafik fungsi serta konsep fungsi invers

Kata kunci

Asesmen diagnostik kognitif, miskonsepsi, kualitas instrumen, kualitas butir soal

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik Kognitif Guna Mengidentifikasi Miskonsepsi Peserta Didik Pada Materi Fungsi Invers Kelas XI di SMAN 1 Sumatera Barat2025 · oai:ais:skripsi:10304

Publikasi terkait