Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik Kognitif Guna Mengidentifikasi Miskonsepsi Peserta Didik pada Materi Bangun Ruang Kelas VIII di SMPN 3 Batusangkar

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan (Tadris) Matematika•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Cahya Nabila, NIM 2130105009. Judul Skripsi: “Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik Kognitif Guna Mengidentifikasi Miskonsepsi Peserta Didik pada Materi Bangun Ruang Kelas VIII di SMPN 3 Batusangkar”. Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah asesmen diagnosik kognitif yang digunakan oleh guru memiliki kekurangan, seperti soal asesmen diagnostik hanya dibuat untuk materi yang akan diajarkan, padahal guru juga penting untuk melihat pengetahuan awal yang dimiliki peserta didik terhadap materi prasyarat untuk materi yang diujikan. Serta selama proses pembelajaran masih banyak peserta didik yang memiliki miskonsepsi. Untuk mengatasinya, maka perlu adanya asesmen diagnostik guna mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik sehingga guru dapat mencari solusi yang tepat untuk mengatasi miskonsepsi yang terjadi supaya tidak berlanjut ke materi-materi berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen asesmen diagnostik kognitif guna mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik pada materi bangun ruang kelas VIII di SMPN 3 Batusangkar. Pengembangan instrumen ini mengikuti model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan soal, validasi, uji coba, dan evaluasi. Instrumen asesmen yang dikembangkan berupa soal pilihan ganda dan uraian yang dirancang untuk menggali pemahaman peserta didik dan mengidentifikasi miskonsepsi yang mereka miliki. Validitas instrumen diuji oleh ahli materi dan ahli pendidikan, sementara reliabilitas diuji melalui uji coba soal pilihan ganda dan uraian, sedangkan praktikalitas instrumen dilihat dari hasil angket respon perserta didik dan angket respon guru terhadap kepraktisan instrumen asesmen diagnostik kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen asesmen yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang tinggi, baik validitas expert maupun validitas empiris. Instrumen ini juga memiliki reliabilitas yang baik untuk tes pilihan ganda dan tes uraian. Secara praktikalitas, instrumen ini dinilai mudah digunakan dan efisien dalam penerapannya di kelas. Analisis kualitas butir soal menunjukkan bahwa soal pilihan ganda dan uraian memiliki indeks kesukaran yang sesuai, daya pembeda yang baik, serta fungsi distraktor yang efektif. Dengan demikian, instrumen asesmen diagnostik kognitif yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alat yang efektif untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik dalam pembelajaran matematika materi bangun ruang.

Kata kunci

Asesmen Diagnostik Kognitif, Miskonsepsi, Materi Bangun Ruang, Kualitas Instrumen, Kualitas Butir Soal

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik Kognitif Guna Mengidentifikasi Miskonsepsi Peserta Didik pada Materi Bangun Ruang Kelas VIII di SMPN 3 Batusangkar2025 · oai:ais:skripsi:10287

Publikasi terkait