Abstrak
Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana strategi kepala sekolah menjadikan SMA Negeri 2 Lintau Buo menjadi sekolah penggerak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah menjadikan SMA Negeri 2 Lintau Buo menjadi sekolah penggerak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian lapangan, serta menggunakan metode studi kasus. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, dengan menggunakan alat bantu berupa pedoman wawancara, handphone, dan ATK. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah SMAN 2 Lintau Buo. Sedangkan yang menjadi sumber data sekunder adalah Wakil Kurikulum, Guru Penggerak, dan Dokumen tentang Sekolah penggerak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data, maka dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam menjadikan SMAN 2 Lintau Buo menjadi sekolah penggerak meliputi 1). Langkah pertama adalah penetapan tujuan yang jelas dan terukur, 2). Langkah kedua adalah menggerakkan seluruh stakeholder yang ada, termasuk guru, siswa, orang tua, dan masyarakat sekitar, dan 3). Tahap terakhir dari strategi ini adalah mengikuti proses seleksi Sekolah Penggerak.