Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Peran Niniak Mamak Menyelesaikan Problematika Yang Dihadapi Oleh Kemenakan (Studi Kasus Nagari Salayo Kecamatan Kubung Kabupaten Solok)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyyah)•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah masalah yang terjadi dalam keluarga, dan peran niniak mamak menyelesaikan problematika yang dihadapi oleh kemenakan di Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran niniak mamak dalam menyelesaikan problematika yang dihadapi oleh kemenakan di Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Jenis penelitian yang penulis gunakan penelitian lapangan (Field Reseach) dengan metode kualitatif. Penelitian ini yang berlokasi di Nagari Salayo, Kecamatan Kubuang, Kabupaten Solok. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah niniak mamak, suami/ istri, orang tua. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian mengungkapkan pertama, masalah yang terjadi dalam keluarga di Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, yaitu perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Faktor-faktor penyebab perceraian antara lain masalah ekonomi, perselingkuhan, ketidakharmonisan rumah tangga, dan perjudian. Penyebab utama perceraian umumnya berasal dari pihak suami. Penyebab perceraian ini berkaitan dengan Pasal 19 dan Pasal 116 Kompilasi Hukum Islam (KHI), yang mencakup perbuatan zina dan perjudian, serta terjadinya pertengkaran. Sementara itu, KDRT di Nagari Salayo sering disebabkan oleh permasalahan ekonomi, kemalasan bekerja, dan ketidakmampuan suami memberikan nafkah. Kedua, Peran niniak mamak terhadap problematika yang dihadapi oleh kemenakan di Nagari Salayo menunjukkan bahwa kebanyakan upaya penyelesaian kurang berhasil atau tidak berhasil, yang disebabkan karena perbedaan domisili antara niniak mamak dan kemenakan, kurangnya penghargaan dari kemenakan terhadap niniak mamak, kurangnya komunikasi, dan kurangnya keterbukaan. Dalam perspektif hukum keluarga, niniak mamak memiliki peran sebagai hakam yang bertugas melakukan islah (penengah) untuk mewujudkan perdamaian. Peran hakam ini diatur dalam Al-Qur'an, yaitu dalam QS Al-Hujurat ayat 9-10 dan QS An-Nisa’ ayat 35.

Kata kunci

Niniak mamak, kemenakan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Peran Niniak Mamak Menyelesaikan Problematika Yang Dihadapi Oleh Kemenakan (Studi Kasus Nagari Salayo Kecamatan Kubung Kabupaten Solok)2024 · oai:ais:skripsi:9595

Publikasi terkait