Abstrak
HAYATUL HASANAH. NIM. 1930101073 Judul Skripsi: “Pelaksanaan Asesmen Formatif dan Sumatif pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Negeri 1 Candung”, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2024. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah asesmen formatif dan sumatif yang merupakan bagian perubahan dari program kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang dirancang oleh Mendikbud Nadiem Anwar Makarim yang terdapat pada permendikbudristek nomor 21 tahun 2022 tentang standar penilaian pendidikan pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah. Penulis ingin memfokuskan untuk mendeskripsikan pelaksanaan asesmen formatif dan sumatif khususnya pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti, mulai dari proses merencanakan asesmen formatif dan sumatif sampai dengan pelaksanaan asesmen formatif dan sumatif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Negeri 1 Candung. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan berdasarkan permasalahan yang terjadi di lapangan dengan menggunakan kalimat yang efektif. Sumber data dari penelitian ini adalah guru PAI dan Budi Pekerti di SMA Negeri 1 Candung dan tiga orang siswa kelas X di SMA Negeri 1 Candung. Teknik analisis data yang digunakan diantaranya reduksi data, pemaparan data (display data) dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data digunakan adalah pengamatan yang tekun dan tenik triangulasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diketahui bahwa guru PAI dan Budi Pekerti di SMA N 1 Candung membuat perencanaan asesmen formatif dan sumatif dengan memperhatikan dan menentukan teknik tes yang akan digunakan dalam bentuk kisi-kisi intrumen yang tepat, menentukan bentuk pengembangan intrumen tes, menganalisis intrumen tes, menguji validitas dan reliabilitas intrumen tes yang digunakan dengan memperhatikan tujuan intrumen yang jelas, memilih metode penilaian yang tepat dan relevan, menentukan cakupan materi yang akan di uji, memilih intrumen yang tepat dan kriteria penilaian yang jelas dan transparan. Pelaksanaan asesmen formatif dan sumatif di SMA N 1 Candung setelah perencanaan yang telah disusun untuk direalisasikan dan melihat sejauh mana kemampuan dari peserta didik yang didukung oleh penggunaan sarana dan prasarana yang sudah ada serta guru tidak lupa menanyakan kesiapan dari peserta didik. Guru menggunakan berbagai jenis tes dalam pelaksanaan asesmen baik itu asesmen formatif atau asesmen sumatif dengan teknik pelaksanaan yang bervariasi tergantung pada jenis tes yang digunakan dan waktu pelaksanaannya.