Abstrak
Rani Oktaviani Z. NIM. 2030101149. Judul Skripsi: “Pelaksanaan Metode Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Rumah Tahfidz Hira Jihad Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar”. Program studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Batusangkar 2024 Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana Pelaksanaan Metode Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Rumah Tahfidz Hira Jihad Nagari Batu Taba dalam proses pembelajaran tahfidz dalam pekasanaan metode pembelajaran tahfidz. Sehingga melahirkan hafidz Al-Qur’an yang mempunyai hafalan banyak dan bacaan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode pembalajaran tahfidz, factor pendukung dan factor penghambat dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskritif kualitatif, dimana hasil interpretasi dirumuskan dalam bentuk kata dan kalimat. Subjek dalam penelitian ini adalah guru tahfidz dan beberapa para santri. Teknik pengumpulan data yang relevan digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik untuk analisis datanya yaitu dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dan kredibilitas penelitiannya dilakukan dengan cara triangulasi sumber. Berdasarkan temuan Peneliti dapat diketahui bahwa metode yang diterapkan dalam proses pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di Rumah Tahfidz Hira Jihad adalah: metode bi anazhri (membaca dengan cermat), tahfidz (menghafal sedikit demi sedikit), talaqqi (setoran), takrir (mengulang-ulang hafalan) dan tasmi’ (memperdengarkan hafalan kepada orang lain). Dalam pembelajaran tahfidz Qur’an di Rumah Tahfidz Hira Jihad ada tiga hal yang menjadi faktor pendukung dalam proses pembelajaran diantaranya adanya reward bagi santri di setiap 1 juz hafalannya, dorongan dan bantuan dari orangtua, serta dorongan dan semangat untuk menghafal Al-Qur’an dari sesama santri. Sedangkan yang menjadi kendala dalam penerapan metode pembelajaran tahfidz Al-Qur’an adalah kurangnya kesungguhan santri dalam mencermati bacaan Al-Qur’an, suasana belajar yang kurang mendukung, dan kurangnya alokasi waktu dalam menerapkan beberapa metode pembelajaran tahfidz.