Abstrak
Takut merupakan salah satu emosi yang dimiliki oleh setiap orang dalam dirinya. Kata khauf banyak disebutkan di dalam Al-Quran, salah satunya dalam surah An-Nisa’. Skripsi ini mengkaji tentang penafsiran ayat-ayat yang mengandung lafaz khauf di dalamnya, dan mengetahui bentuk-bentuk khauf yang terdapat di dalam Surah An-Nisa’ dengan memfokuskan kepada kitab tafsir kementerian agama RI. Tujuan dari penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui bagaimana penafsiran ayat-ayat terkait khauf dalam surah An-Nisa’ menurut perspektif Tafsir Kementerian Agama RI. 2. Untuk mengetahui bentuk-bentuk khauf yang ada di dalam surah An-Nisa’. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan metode analisi tematik atau maudhu’i. sumber primer dalam penelitian ini adalah Al-Quran dan kitab tafsir kementerian agama RI. Kemudian sumber sekundernya ialah buku-buku, jurnal, atau artikel yang berkaitan dengan pembahasan pada penelitian ini. Dari penelitian ini penulis dapat menyimpulkan bahwa, khauf menurut tafsir kementerian agama berarti kondisi hati yang tidak tenang terkait dengan perkara yang akan datang. Khauf terjadi karena lemahnya mental seseorang. Khauf yang ditemukan dalam surah An-Nisa’ menurut tafsir Kementerian agama RI. Surah An-Nisa’ menekankan pentingnya ketakutan kepada Allah sebagai bentuk ketaatan dan kepatuhan. Ketakutan ini bukanlah ketakutan yang negatif, melainkan rasa hormat dan takut akan murka-Nya jika melanggar perintah-Nya. Dalam surah An-Nisa’ juga membahas ketakutan yang dirasakan oleh umat Islam saat berperang. Tafsir Kementerian Agama menjelaskan bahwa ketakutan ini adalah hal yang wajar, namun umat Islam diajarkan untuk tetap teguh dan percaya kepada pertolongan Allah. Dalam surah An-Nisa’ memperingatkan umat Islam tentang bahaya fitnah dan bagaimana ketakutan akan fitnah dapat merusak persatuan dan keimanan. Tafsir Kementerian Agama menekankan pentingnya menjaga diri dari fitnah dan selalu berpegang pada kebenaran. Adapun bentuk-bentuk khauf yang penulis temukan dalam kajian ini, pertama khauf positif, yaitu ketakutan yang mengantarkan seseorang pada hal yang baik dan untuk mencegah terjadinya sesuatu yang buruk. Khauf positif juga merupakan salah satu bentuk taqwa kepada Allah. Contoh khauf positif yang terdapat dalam surah An-nisa’ ialah takut tidak bisa berlaku adil, khawatir terhadap orang yang lemah, khawatir akan terjadinya kedurhakaan suami atau istri atau takut terhadap suatu buruk yang akan terjadi, khawatir terjadinya persengketaan dan berusaha mendamaikan pihak tersebut. Kedua, khauf negatif. Dalam surah An-Nisa terdapat khauf negatif, yaitu rasa takut akibat lemahnya mental dan iman seseorang.