Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Lelang Lubuak Basamo (studi Kasus Nagari Tanjuang Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Ekonomi Syariah•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK M.Abel Yazid, NIM 2030202032. Judul : “Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Lelang Lubuak Basamo Nagari Tanjuang Kecamatan Sungayang” Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah, Universitas Negeri Islam Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2024. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana pandangan Fiqih Muamalah Terhadap Pelelangan Lubuak Basamo di Nagari Tanjung Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan bentuk-bentuk pelelangan, dampak dan praktek, serta bagaimana pandangan Fiqih Muamalah terhadap Lelang Lubuak Basamo oleh Masyarakat Nagari Tanjuang Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan ( field research) dengan menggunakan metode kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah masyarakat Nagari tanjuang, Wali Nagari, Pokmaswas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara semi terstructural, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini ialah redukasi data, dan (penyajian) data, dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data ialah dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menemukan bahwa, pertama, Praktek pelelangan yang dilakukan oleh masyarakat Nagari Tanjung yaitu dengan cara pemilihan barang yang akan di lelang, pengumuman lelang, penawaran dari para pihak, evaluasi penawaran, pemilihan pemenang lelang, penandatanganan perjanjian, pelaksanaan pertukaran, evaluasi dan penyelesaian. Kedua, pelelangan yang dilakuakn menimbulkan dampak positif bagi lingkungan yang mana menjaga habitat ikan dari memakai racun , melindungi ekosistem dari pemanfaatan secara berlebihan. Sedangkan dampak negatifnya seperti timbulnya kecemburuan yang timbul dalam masyarakat, adanya desktiminasi kepada orang-orang yang miskin yang tidak memiliki uang untuk memanfaatkan lubuak yang di lelang. Ketiga, menurut perspektif Fiqih Muamalah, Pelelangan yang dilakukan yaitu pelelangan Bai’ musawamah bisa disebut dengan pelelangan yang menggunakan objek barang, seperti barang seniman, tanaman, hewan, property, atau barang sitaan yang di perjualbelikan, Namun Masyarakat melakukan monopolo harga dimana dalam pelelangan masyarakat hanya mengusulkan satu peserta lelang saja supaya tidak adanya persaiangan dalam penawaran lelang yang akan dilakukan

Kata kunci

-

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Lelang Lubuak Basamo (studi Kasus Nagari Tanjuang Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar)2024 · oai:ais:skripsi:8815

Publikasi terkait