Abstrak
ELIDA HAPNI, 2024. NIM, BKPI 222052009, Judul Tesis: “Fenomena Pernikahan Dini Dalam Perspektif Budaya Mandailing dan Implikasinya Pada Konseling Pranikah”. Pascasarjana Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam tesis ini adalah fenomena pernikahan dini di desa Hutabaringin dalam perspektif budaya Mandailing. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan fenomena internal dan eksternal pernikahan dini dalam perspektif budaya Mandailing dan implikasinya pada konseling pranikah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah individu yang melakukan pernikahan dini dan hatobangan. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi dan menggunakan bahan literatur riview. Analisis data yang digunakan menurut miles and huberman dengan reduksi data, penyajian data dan validasi data sehingga diperoleh kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan fenomena internal pernikahan dini muncul fikiran positif dan negatif, perasaan positif dan perasaan negatif, motivasi internal dan motivasi eksternal, permasalahan psikologis, sosial dan ekonomi. Fenomena eksternal ditemukan Kondisi ekonomi tidak selalu menjadi faktor penentu dalam keputusan individu untuk menikah dini, terjadi perubahan interaksi sosial, rendahnya pendidikan, orang tua menunjukkan reaksi kekecewaan serta kebiasaan adat. Perspektif budaya Mandailing ditemukan munculnya isu sosial, kebiasaan adat, interaksi pemuda-pemudi yang sehat dan peran aktif keluarga. Implikasi konseling pranikah fenomena pernikahan dini dalam perspektif budaya Mandailing melalui layanan informasi, layanan konsultasi, gestalt, CBT, analisis transaksional dan behavior.