Abstrak
FAISAL AKBAR MANURUNG, 2024. NIM, BKPI 222051010, Judul Tesis: “Fenomena Kecanduan Game Online Remaja Kelurahan Padang Matinggi Dan Layanan Konseling Islam Dalam Mengatasinya”. Pascasarjana Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah fenomena yang terjadi pada remaja kecanduan game online di kelurahan padang matinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana layanan konseling islam dalam mengatasi kecanduan game online. Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Penentuan sumber data dalam penelitian ini menggunakan snowball sampling. Teknik analisis data yang digunakan Milles and Huberman dan Teknik keabsahan data ini adalah triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa fenomena kecanduan game online remaja kelurahan padang matinggi dan layanan konseling islam dalam mengatasinya bahwa terdapat 5 jenis game online yang dimainkan remaja seperti Free fire, pubg, coc, point blank dan domino. Waktu yang digunakan remaja bermain game online sekitar 6 sampai 9 jam dalam sehari setelah pulang sekolah, dan sekitar 20 jam lebih waktu bermain game online dalam seminggu. Perilaku remaja bermain game online bermacam-macam setiap individu ada juga yang sama, yakni berkata kotor, melawan orangtua, mencuri uang, bolos sekolah, dan mudah membanting benda disekitar saat bermain game online. Dampak game online yang dialami remaja yaitu dampak positif dan negatif, adapun dampak positif bermain game online bagi remaja adalah menghibur diri, menghilangkan stress dan dampak negatifnya mudah lelah, kurangnya bergaul, emosi tidak stabil, tidur tidak teratur, bahkan ibadah tidak teratur. Dilihat dari kegiatan belajar nilai prestasi menurun, malas belajar, kurangnya fokus belajar, lalai mengerjakan tugas, sedangkan hasil dari bermain game online dapat menghasilkan uang, kemudian faktor internal remaja bermain game online dari kenginan sendiri, rasa bosan bahkan berbeda dan faktor eksternalnya dari lingkungan teman sebaya, hubungan sosial. Layanan konseling islam dalam mengatasi kecanduan bermain game online pada remaja adalah memberikan proses layanan informasi, layanan konseling individual, layanan bimbingan kelompok yang diberikan pada remaja yang kecanduan game online dan bekerja sama dengan pihak lain seperti pemilik warung, keluarga guna mendalami informasi terkait kecanduan game online pada remaja.