Abstrak
Dewi Isma Putri, NIM 1930305004 (2019). Judul Skripsi: “Pengelolaan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus pada BUMNag Batang Simonce di Nagari Kumango Kec.Sungai Tarab Kab.Tanah Datar)”. Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Universitas Islam Negri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah BUMNag Batang Simonce sudah didirikan dari Tahun 2017, namun selama pengelolaannya dari dari Tahun ke Tahun, BUMNag ini belum ada mengalami perkembangan, disisi lain juga diketahui bahwa terjadi penurunan penyertaan modal yang diberikan oleh pemerintah Nagari Kumango untuk pengelolaan BUMNag Batang Simonce dari Tahun ke Tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini sumber data diperoleh dari dua sumber data, yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan untuk mengecek keabsahan data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola BUMNag Batang Simonce sejauh ini masih belum efektif dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di Nagari Kumango. Hal ini dikarenakan dalam pengelolaan BUMNag, kurangnya kerjasama antar pengurus, karena BUMNag hanya dikelola oleh 2 orang pengurus dan masing-masing pengurus memiliki kesibukannya masing-masing diluar BUMNag, bahkan salah satu pengurus ada yang tidak aktif dalam mengelola BUMNag, sehingga dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa kinerja pengurus masih belum optimal dalam pengelolaan BUMNag. Disisi lain masyarakat Nagari Kumango juga masih belum mampu merasakan pengaruh dan manfaat dengan adanya BUMNag di Nagari Kumango tersebut, pengelolaan BUMNag sejauh ini masih terfokus kepada unit usaha yang dijalankannya agar berkembang dan menghasilkan keuntungan. BUMNag tidak memiliki program kerja yang ditujukan untuk mensejahterakan masyarakat, sehingga menurut analisis penulis hal tersebutlah yang membuat BUMNag belum mampu memberikan pengaruh dan manfaatnya terhadap masyarakat di Nagari Kumango. Sementara, Faktor yang mejadi penyebab turunnya penyertaan modal BUMNag dipengaruhi oleh 2 faktor, diantaranya yaitu: faktor menyesuaikan dengan kebutuhan BUMNag dalam menjalankan usaha dan faktor ketersediaan dana yang ada di Nagari. Sedangkan beberapa kendala yang dihadapi BUMNag dalam pengelolaannya terdiri dari kendala pada Sturktur Organisasi BUMNag yang tidak lengkap dan sering mengalami pergantian pengurus, kendala minimnya SDM dan Kualitas SDM yang memiliki jiwa enterprenurship (kewirausahaan), serta yang terakhir yaitu kendala pengurus belum memahami bagaimana cara pembuatan laporan pertanggungjawaban BUMNag.