Abstrak
SYAIFUL RAHMAN, NIM 1730301015, judul skripsi Tradisi Turun Mandi di Nagari Padang Laweh Tanah Datar (Study Living Qur’an), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Jurusan Ilmu Al-qur’an dan Tafsir Universitas Islam Neneri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah, pelaksanaan dan makna dari Tradisi Turun Mandi di Nagari Padang Laweh Tanah Datar (Studi Living Qur’an). Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara (interview), library research, dokumentasi dalam bentuk gambar dan rekaman suara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi turun mandi sudah ada sejak zaman dahulu yang dibawa oleh orang-orang terdahulu dan nenek moyang, yangmana tradisi turun mandi ini tidak dapat diprediksi kapan sampainya di Nagari Padang Laweh Kabupaten Tanah Datar. Tradisi turun mandi dilaksanakan dalam setiap rentetan persiapan dan langkah-langkah melakukan prosesi turun mandi yakni menentukan hari, mempersiapkan peralatan, menjemput, memasang gelang pancono, membawa bayi menuju pincuran atau tempat pemandian, mandi di pincuran, mandi 101 daun, mengasapi anak, menyuapi anak, berdo’a bersama, dan malam barzanji, yang di dalamnya terdapat ayat-ayat Al-Qur’an yang mengiringinya. Tradisi turun mandi bermakna sebagai bentuk rasa syukur karena telah lahir seorang anak dengan selamat dan ibu yang melahirkan juga selamat, mengenalkan bayi pada alam, serta terkandung di dalamnya rasa gotong-royong, kerjasama dan tolong-menolong. Ayat-ayat al-Qur’an yang digunakan dalam prosesi turun mandi adalah surat al-fatihah yang dipercayai mengandung makna sebagai obat penyembuh, permohonan, perlindungan dari jin dan syetan. Ayat kursi yang mengandung makna agar mendapat perlindungan dari Allah swt, serta terjaga dari godaan setan, kejahatan manusia, binatang buas yang bersifat negatif, dan lain sebagainya. Surat Al-Ikhlas, dipandang bahwa jika membacanya merupakan doa penyelamat. Surat al-Falaq, dipercayai sebagai do’a meminta perlindungan kepada Allah swt. Dan surat An-nas, mengandung makna juga sebagai do’a meminta perlindungan kepada Allah swt.