Abstrak
Ridho Arrahman, NIM 1930101127. Judul Skripsi: Implementasi Program Tahfidz Al-quran Sebagai Kegiatan Intrakurikuler di MAN 1 Kota Padang Panjang. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah tentang program tahfidz Al-quran yang dijadikan sebagai kegiatan intrakurikuler yang dilaksanakan di MAN 1 Kota Padang Panjang. Tujuan pembahasan yang dilaksanakan adalah untuk mendeskripsikan proses perencanaan program tahfidz Al-quran, pelaksanaan program tahfidz Al-quran, faktor pendukung dan penghambat program tahfidz Al-quran, serta evaluasi yang dilakukan untuk melihat kemajuan pembelajaran tahfidz Al-quran di MAN 1 Kota Padang Panjang. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (Field research) menggunakan metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif yang dipaparkan secara deskriptif untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Narasumbernya adalah Kepala sekolah, guru tahfidz dan peserta didik di MAN 1 Kota Padang Panjang. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan, kemudian untuk menguji keabsahan data dicek dengan teknik triangulisasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dalam perencanaan program tahfidz di MAN 1 Kota Padang Panjang awal nya menentukan tujuan dan target, tujuannya MAN 1 ingin menciptakan penerus bangsa yang qurani, bukan hanya banyak ilmu pengetahuan akan tetapi juga dekat dengan Al-quran, kemudian targetnya adalah peserta didik untuk lulus dari sekolah harus hafal minimal 3 Juz Al-quran. Dalam pelaksanaannya guru menginstruksikan peserta didik menghafal dirumah dan memurojaah hafalan di awal pembelajaran kemudian menyetorkannya kepada guru setiap kali pertemuan. Metode program tahfidz di MAN 1 kota Padang Panjang tidak mengkhususkan satu metode tetapi metode menghafal tergantung peserta didik sendiri, tergantung kreativitasnya masing-masing dalam menghafal Al-quran. Adapun faktor pendukung pelaksanaan program tahfidz ini adanya pemberian reward kepada peserta didik ketika diwisudakan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah waktu yang sedikit dalam proses pelaksanaan program tahfidz dan rasa malas dalam diri peserta didik kemudian banyaknya tuntutan tugas yang akan dikerjakan sehingga waktu anak dalam menghafal kurang maksimal.evaluasi pelaksanaan program tahfidz Al-quran dilaksanakan sekali dalam satu semester dalam bentuk ujian lisan.