Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan BUMN Menggunakan Rasio Keuangan (Studi Kasus PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tahun 2017-2021)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Akuntansi Syariah•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

YULIDIA, NIM 1830403128, Judul skripsi “PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN BUMN MENGGUNAKAN RASIO KEUANGAN (Studi Kasus PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk) Tahun 2017-2021”. Jurusan Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam skripsi ini adalah terjadinya penurunan kinerja keuangan pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, yang dilihat pada laporan keuangan dari tahun 2017 sampai 2021 yang diukur dengan rasio keuangan yaitu rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan rasio keuangan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi berupa laporan keuangan pada PT. Garuda Indonesia (persero) Tbk dari tahun 2017 sampai 2021. Teknik analisis data menggunakan analisis laporan keuangan. Hasil penelitian berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN nomor : KEP-100/MBU/2002 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan BUMN dilihat dari rasio likuiditas PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tahun 2017 sampai 2021 dengan menggunakan current ratio dan cash ratio belum mencerminkan kondisi keuangan perusahaan yang sehat, karena rasio ini masih berada dibawah standar rasio keuangan. Dilihat dari rasio aktivitas PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tahun 2017 sampai 2021 dengan menggunakan perputaran persediaan atau Inventory Turn Over dan perputaran total asset atau Total Asset Turn Over (TATO) perusahaan dalam keadaan tidak sehat, hal ini menunjukkan bahwa perusahaan belum mampu menggunakan sumber daya keuangan yang dimilikinya untuk menunjang aktivitas perusahaan. Dilihat dari rasio solvabilitas PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tahun 2017 sampai 2021 dengan menggunakan Total Modal Sendiri Terhadap Total Asset (TMS terhadap TA) perusahaan dalam keadaan tidak sehat, karena semakin rendah rasio ini maka semakin baik perusahaan dalam menutupi hutang-hutang yang dimilikinya. Dilihat dari rasio profitabilitas PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk tahun 2017 sampai 2021 dengan menggunakan Imbalan Investasi atau Return on Investment (ROI) menunjukkan perusahaan dalam keadaan tidak sehat, yang menunjukkan bahwa perusahaan belum mampu untuk menunjukkan hasil atas jumlah aktiva yang digunakan dalam perusahaan. Jika dilihat dari Imbalan pemegang saham atau Return on Equity (ROE) menunjukkan perusahaan dalam keadaan tidak sehat karena perusahaan belum mampu menghasilkan laba bersih dalam kegiatan mengelola modal. Maka dapat disimpulkan bahwa penilaian kinerja keuangan menggunakan rasio keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tahun 2017 sampai 2021 dalam keadaan tidak sehat.

Kata kunci

Kinerja Keuangan, Rasio Keuangan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan BUMN Menggunakan Rasio Keuangan (Studi Kasus PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tahun 2017-2021)2022 · oai:ais:skripsi:6045

Publikasi terkait